Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya

Farah Nabilla

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40 WIB
Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Selat Hormuz Milik Siapa (freepik)

Suara.com - Konflik yang kembali memanas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran membawa dampak serius terhadap jalur perdagangan global, terutama di kawasan Teluk Persia. Salah satu titik yang paling terdampak adalah Selat Hormuz, jalur pelayaran sempit namun sangat vital bagi distribusi energi dunia.

Ketegangan geopolitik terbaru membuat banyak pihak yang belum mengetahui sejarahnya bertanya-tanya, Selat Hormuz milik siapa dan pihak mana yang paling dirugikan jika selat tersebut ditutup.

Dalam beberapa hari terakhir, situasi keamanan di sekitar selat tersebut memburuk. Sejumlah perusahaan pelayaran internasional menghentikan operasionalnya akibat meningkatnya risiko serangan.

Mengutip berbagai laporan internasional, kapal-kapal komersial yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat atau Israel dinilai berpotensi menjadi target.

Bahkan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan memperingatkan bahwa Selat Hormuz “pada dasarnya ditutup”, meskipun belum ada keputusan resmi yang diumumkan secara formal.

potret Selat Hormuz (Wikimedia Commos/Askeuhd)
potret Selat Hormuz (Wikimedia Commos/Askeuhd)

Dampaknya langsung terasa. Data analitik maritim menunjukkan lalu lintas kapal di Selat Hormuz anjlok drastis. Berdasarkan pemantauan waktu nyata, jumlah kapal yang melintas turun sekitar 70 persen setelah pukul 16.00 UTC pada 28 Februari dibandingkan 12 jam sebelumnya.

Sejumlah kapal tanker minyak terlihat berputar balik, berhenti sementara, memperlambat kecepatan, atau mengalihkan rute di menit-menit terakhir setelah peringatan keamanan dikeluarkan.

Langkah antisipatif juga dilakukan oleh perusahaan pelayaran besar dunia. Perusahaan Jerman Hapag-Lloyd mengumumkan penghentian seluruh pelayaran melalui Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut. Maersk memperingatkan pelanggan tentang potensi keterlambatan pengiriman akibat pengalihan rute.

Sementara itu, perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM memerintahkan seluruh kapalnya di kawasan Teluk untuk mencari perlindungan dan menangguhkan pelayaran melalui Terusan Suez.

baca juga

Kapal-kapal mereka dialihkan melalui Tanjung Harapan di Afrika Selatan, yang memperpanjang jarak tempuh hingga ribuan kilometer.

Maskapai penerbangan juga ikut terdampak. Sejumlah penerbangan ke wilayah Timur Tengah ditangguhkan menyusul laporan serangan baru di Teheran. Pemerintah Amerika Serikat pun mengeluarkan peringatan resmi agar kapal-kapal menjauhi kawasan Teluk karena aktivitas militer yang sedang berlangsung.

Semua perkembangan ini menegaskan satu hal, yakni Selat Hormuz adalah titik sempit maritim yang sangat strategis. Lantas siapa sebenarnya yang memiliki Selat Hormuz?

Di Mana Selat Hormuz?

Secara geografis, Selat Hormuz terletak di antara Iran di sisi utara dan Semenanjung Musandam milik Oman di sisi selatan. Selat ini menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan selanjutnya ke Samudra Hindia. Lebarnya bervariasi antara 55 hingga 95 kilometer, menjadikannya salah satu jalur perairan sempit paling penting di dunia.

Selat Hormuz merupakan gerbang utama industri minyak global. Setiap kapal tanker yang membawa minyak dari pelabuhan-pelabuhan di Teluk Persia harus melewati selat ini sebelum menuju pasar internasional.

Ilustrasi perang di Selat Hormuz. (AI)
Ilustrasi perang di Selat Hormuz. (AI)

Menurut data Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat (EIA), sekitar 20 juta barel minyak mentah melintasi Selat Hormuz setiap hari pada 2024. Angka ini setara dengan hampir 20 persen konsumsi minyak cair global. Tak hanya itu, selat ini juga menjadi jalur pengiriman sepertiga gas alam cair dunia.

Dengan kata lain, Selat Hormuz adalah satu-satunya jalur terbuka bagi distribusi seperlima produksi minyak dan sepertiga LNG global.

Dari sisi hukum internasional, kepemilikan Selat Hormuz tidak dimiliki oleh satu negara tunggal. Wilayah perairannya berbatasan langsung dengan Iran dan Oman, serta dekat dengan Uni Emirat Arab.

Secara prinsip, masing-masing negara memiliki wilayah laut teritorial hingga 12 mil laut dari garis pantainya, sebagaimana diatur dalam Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS).

Namun, karena Selat Hormuz merupakan selat internasional yang digunakan untuk pelayaran global, berlaku prinsip transit passage. Artinya, kapal-kapal dari berbagai negara berhak melintas secara bebas dan terus-menerus selama tidak mengancam keamanan negara pantai.

Dengan demikian, meskipun Iran dan Oman memiliki kedaulatan atas perairan teritorialnya masing-masing, mereka tidak dapat secara sepihak menutup jalur pelayaran internasional tersebut tanpa konsekuensi hukum dan politik internasional.

Kendati demikian, dalam praktiknya, posisi geografis Iran yang berada di sisi utara selat membuat negara tersebut memiliki pengaruh strategis yang besar. Beberapa kali dalam sejarah, Iran menggunakan ancaman penutupan Selat Hormuz sebagai alat tekanan politik ketika hubungan dengan Barat memanas.

Pernyataan terbaru dari pejabat IRGC yang menyebut pengerahan pasukan untuk menutup selat kembali memunculkan kekhawatiran global.

Jika penutupan benar-benar terjadi, dampaknya akan sangat luas. Negara-negara Asia seperti China, India, Jepang, dan Korea Selatan sangat bergantung pada pasokan energi yang melewati jalur ini. Gangguan berkepanjangan dapat memicu lonjakan harga minyak dunia, inflasi global, hingga perlambatan ekonomi di berbagai negara.

Pada akhirnya, pertanyaan “Selat Hormuz milik siapa?” tidak bisa dijawab dengan menyebut satu nama negara. Secara geografis dan hukum, selat ini berada di antara wilayah Iran dan Oman, dengan keterlibatan kawasan Uni Emirat Arab. Namun secara fungsional, Selat Hormuz adalah jalur internasional yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia.

Itulah sebabnya setiap ketegangan di kawasan tersebut selalu memicu kekhawatiran global. Selat Hormuz bukan sekadar perairan sempit di Timur Tengah, melainkan simpul penting yang menghubungkan stabilitas geopolitik dengan denyut ekonomi dunia.

Ketika kawasan itu bergejolak, dampaknya terasa hingga ke pompa bensin, harga listrik, dan biaya logistik di berbagai belahan bumi.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:37 WIB

Kisah Para Sopir Pejabat Iran dan Bagaimana Mossad Melacak Ayatollah Ali Khamenei

Kisah Para Sopir Pejabat Iran dan Bagaimana Mossad Melacak Ayatollah Ali Khamenei

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:16 WIB

Deretan Senjata Mematikan Iran, Siap Ratakan Pangkalan AS dan Israel

Deretan Senjata Mematikan Iran, Siap Ratakan Pangkalan AS dan Israel

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:01 WIB

Musuh Dalam Selimut? Israel Dituding Jadi Dalang Utama Serangan ke Kilang Minyak Saudi Aramco

Musuh Dalam Selimut? Israel Dituding Jadi Dalang Utama Serangan ke Kilang Minyak Saudi Aramco

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:01 WIB

Bisnis AI Terancam Lumpuh? Perang AS, Israel dan Iran Sasar Cloud Amazon

Bisnis AI Terancam Lumpuh? Perang AS, Israel dan Iran Sasar Cloud Amazon

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Tak Perlu Bongkar Dinding! Ini 4 AC Portable 1 PK Review Terbaik yang Dinginnya Semriwing

Tak Perlu Bongkar Dinding! Ini 4 AC Portable 1 PK Review Terbaik yang Dinginnya Semriwing

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:55 WIB

4 Shio Bernasib Baik Hari Ini 4 Juli 2026, Masa Sulit Mulai Berlalu

4 Shio Bernasib Baik Hari Ini 4 Juli 2026, Masa Sulit Mulai Berlalu

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:35 WIB

7 Tanaman Pembawa Hoki di Ruang Tamu Menurut Feng Shui, Bikin Rumah Terasa Lebih Segar dan Estetik

7 Tanaman Pembawa Hoki di Ruang Tamu Menurut Feng Shui, Bikin Rumah Terasa Lebih Segar dan Estetik

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:35 WIB

Punya Rumah Tusuk Sate? Ini 5 Tips Blokir Energi Negatif Menurut Feng Shui

Punya Rumah Tusuk Sate? Ini 5 Tips Blokir Energi Negatif Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong

Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:03 WIB

Ramalan Zodiak 4 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Bakal Dapat Kabar Gembira di Akhir Pekan

Ramalan Zodiak 4 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Bakal Dapat Kabar Gembira di Akhir Pekan

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 06:55 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare

Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:04 WIB

4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt

4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:55 WIB

Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis

Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:45 WIB

Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus

Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

×