Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata

Dinda Rachmawati

Kamis, 05 Maret 2026 | 07:55 WIB
Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata
Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Astri Puji Lestari membagikan kebiasaan kecil ramah lingkungan di media sosial sebagai cara efektif mengajak kepedulian lingkungan.
  • Chandra Asri Group menginisiasi kampanye Indonesia Asri, mengajak masyarakat membangun perilaku lingkungan baik dari tindakan sederhana.
  • Indonesia Asri meluncurkan platform Jejak Asri sebagai ruang ketiga daring-luring untuk berbagi inspirasi aksi lingkungan kolektif.

Suara.com - Perubahan besar bagi bumi sering kali berawal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Hal sederhana seperti membawa tas belanja sendiri, memilah sampah di rumah, memastikan keran air tidak menetes, hingga mematikan lampu saat tidak digunakan mungkin terlihat sepele. 

Namun ketika kebiasaan itu dilakukan banyak orang, dampaknya bisa menjadi gerakan kolektif yang membawa perubahan bagi lingkungan. Pengalaman ini juga dirasakan oleh Astri Puji Lestari, pegiat lingkungan yang aktif membagikan gaya hidup ramah lingkungan melalui media sosial. 

Bagi Astri, kebiasaan kecil yang ia jalani sehari-hari justru menjadi cara paling efektif untuk mengajak orang lain ikut peduli terhadap bumi.

“Platform digital memberi saya ruang untuk berbagi kebiasaan kecil yang saya jalani sehari-hari, dan dari sana saya melihat bagaimana hal sederhana bisa menggerakkan orang lain. Awalnya terasa kecil, tetapi ketika dibagikan, banyak yang merasa dekat dan ikut mencoba,” ujarnya.

Ia menilai, banyak orang sebenarnya ingin berbuat sesuatu untuk lingkungan, tetapi sering kali tidak tahu harus memulai dari mana. Melihat contoh sederhana dari kehidupan sehari-hari membuat langkah tersebut terasa lebih mudah untuk diikuti.

“Dari situ saya belajar bahwa sebenarnya banyak orang ingin bergerak, hanya butuh contoh yang relevan dan mudah dilakukan. Ruang seperti Jejak Asri penting karena memberi tempat bagi cerita-cerita sederhana tersebut untuk saling terhubung dan menginspirasi lebih banyak orang,” jelas Astri.

Gagasan bahwa perubahan dapat dimulai dari kebiasaan kecil juga menjadi landasan dari kampanye Indonesia Asri yang diinisiasi oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk atau Chandra Asri Group. 

Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk membangun perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa harus menunggu langkah besar.

Head of Corporate Communication Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, menjelaskan bahwa menjaga lingkungan sebenarnya bisa dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan di rumah maupun di ruang publik.

baca juga

“Yang kita harapkan sebenarnya sederhana. Di mana pun kita berada dan aktivitas apa pun yang kita jalankan, kita bisa berperilaku baik terhadap lingkungan. Misalnya mulai dari memilah sampah dari hal-hal kecil, memastikan air tidak terbuang percuma, atau mematikan lampu ketika tidak digunakan. Hal-hal sederhana seperti itu yang sebenarnya bisa kita lakukan setiap hari untuk bumi ini,” ujarnya.

Menurut Chrysanthi, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan inspirasi bagi orang lain dan pada akhirnya menciptakan dampak yang lebih luas.

“Kita berharap perilaku sederhana yang dilakukan setiap orang bisa memberikan inspirasi, sehingga suatu saat kita bisa mewariskan bumi yang lebih baik untuk generasi berikutnya,” tambahnya.

Namun ia juga mengakui bahwa membangun kebiasaan baru tidak selalu mudah. Karena itu, penting untuk menciptakan ruang bagi masyarakat untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.

“Kita tahu ekspektasinya semua orang melakukan itu, tapi caranya memang tidak mudah. Karena itu kami mencoba membuat ruang yang partisipatif, di mana masyarakat bisa berkumpul, berdialog, dan belajar dari cerita orang lain tentang bagaimana mereka memulai kebiasaan baik untuk lingkungan,” jelasnya.

Pendekatan tersebut selama dua tahun terakhir telah melibatkan lebih dari 3.300 Warga Asri yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan lingkungan. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 161 Sobat Asri yang berperan sebagai penggerak di komunitas masing-masing.

Para Sobat Asri berasal dari beragam latar belakang dan generasi, mulai dari Gen Z hingga milenial. Mereka aktif menginisiasi berbagai kegiatan ramah lingkungan, mulai dari diskusi komunitas hingga membangun inisiatif seperti bank sampah.

“Sobat Asri ini unik karena datang dari berbagai latar belakang dan generasi. Mereka menjadi penggerak di komunitasnya, melakukan diskusi, memikirkan apa yang bisa dilakukan untuk lingkungan, sampai akhirnya muncul inisiatif seperti bank sampah. Mereka yang menghubungkan warga dan memberikan edukasi, sementara kami membantu memfasilitasi,” kata Chrysanthi.

Melihat semakin banyaknya cerita dan aksi kecil yang lahir dari komunitas, Indonesia Asri kemudian menghadirkan ruang yang memungkinkan inspirasi tersebut dibagikan kepada lebih banyak orang.

Memasuki tahun ketiga perjalanannya, Indonesia Asri meluncurkan Jejak Asri, sebuah platform partisipatif yang dirancang sebagai ruang berbagi inspirasi dan aksi nyata bagi lingkungan.

Melalui platform ini, masyarakat dapat membagikan cerita, pengalaman, maupun gagasan mengenai kebiasaan ramah lingkungan yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Jejak Asri mengusung konsep third space atau ruang ketiga, yaitu ruang di luar rumah dan lingkungan formal yang memungkinkan generasi muda mengekspresikan ide, berdialog, serta membangun koneksi dengan komunitas yang memiliki kepedulian serupa terhadap lingkungan.

Platform ini juga dibangun dengan pendekatan offline-to-online (O2O), yang mengintegrasikan berbagai kegiatan komunitas di lapangan dengan ruang partisipasi digital melalui situs indonesiaasri.com. 

Melalui ekosistem ini, masyarakat dapat berbagi pengalaman dalam berbagai format, mulai dari tulisan, karya visual, video, hingga bentuk kreatif lainnya.

“Sejak awal, Indonesia Asri hadir dengan keyakinan bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Selama dua tahun terakhir kami melihat bagaimana aksi sederhana di tingkat komunitas dapat menciptakan dampak melalui perubahan perilaku individu,” ujar Chrysanthi.

Ia berharap ruang ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk berani memulai langkah kecil bagi lingkungan dan membagikan ceritanya kepada orang lain.

“Kami ingin menghadirkan ruang partisipatif yang lebih terbuka dan inklusif, di mana masyarakat bisa saling terhubung dan menginspirasi. Harapannya, cerita dan aksi kecil tersebut dapat berkembang menjadi gerakan kolektif yang lebih besar,” tutupnya.

Ke depan, Jejak Asri juga akan diperkuat melalui berbagai kegiatan lapangan dalam rangkaian Aksi Asri, seperti #AksiAsri Operasi Semut, edukasi pengelolaan sampah, hingga pengembangan komunitas. 

Seluruh aktivitas ini akan terhubung dengan platform digital sehingga aksi nyata yang dilakukan di lapangan dapat terdokumentasi dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Melalui langkah ini, pesan sederhana kembali ditegaskan: menjaga bumi tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Justru kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari dan dibagikan kepada orang lain dapat menjadi awal dari perubahan besar bagi lingkungan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padang Lamun Terancam: Mengapa Kerusakannya Bisa Picu Emisi dan Ganggu Ekonomi Pesisir?

Padang Lamun Terancam: Mengapa Kerusakannya Bisa Picu Emisi dan Ganggu Ekonomi Pesisir?

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:16 WIB

IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor

IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:23 WIB

Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan

Kisah Kolaborasi Mengejutkan: Pramuka dan Kophi Jateng Satukan Kekuatan Jaga Lingkungan

Your Say | Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'

Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:35 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram

Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:33 WIB

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30 WIB

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik

Jakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix

Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:25 WIB

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:23 WIB

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:22 WIB

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:20 WIB

×