Suara.com - Bulan Ramadan adalah momen yang paling istimewa dan dinantikan oleh umat Islam. Bulan tersebut menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan amal ibadah dan memperbanyak pahala. Dalam pelaksanaannya, puasa Ramadhan identik dengan dua momen penting, yakni sahur dan berbuka.
Sahur sendiri adalah aktivitas makan dan minum yang dilakukan pada dini hari sebelum waktu imsak atau sebelum terbit fajar. Sahur dilakukan sebagai persiapan untuk menjalani puasa selama seharian penuh.
Akan tetapi, tak sedikit umat Muslim yang terkadang melewatkan waktu sahur lantaran berbagai alasan. Misalnya seperti bangun kesiangan, malas bangun atau merasa sanggup berpuasa tanpa harus makan atau minum terlebih dahulu. Padahal sahur menjadi aktivitas yang penting sebelum puasa.
Anjuran Sahur Sebelum Puasa Ramadhan
Syariat Islam menganjurkan umat muslim sahur sebelum berpuasa. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadist dari Anas RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةٌ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
Artinya: "Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah." (HR Bukhari)
Sahur sendiri mempunyai berbagai keutamaan, seperti melatih diri untuk bangun lebih awal, membantu menjaga stamina selama berpuasa, meningkatkan energi dan ketahanan tubuh, serta mendapatkan pahala lantaran mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.
Hukum Sahur Sebelum Puasa
Baca Juga: Cobaan Terberat Selama Ramadan Apa Saja? Padahal Setan Dibelenggu saat Puasa
Menurut syariat Islam, hukum sahur sebelum puasa adalah sunnah dan bukan merupakan syarat wajib puasa. Akan tetapi, meninggalkannya berarti kehilangan keberkahan yang dijanjikan di dalam hadits Rasulullah SAW.
Hukum Puasa Tidak Sahur
Terdapat beberapa pendapat mengenai hukum puasa tidak sahur. Berikut penjelasan dari beberapa imam mahzab:
1. Mazhab Hanafi
Menurut pendapat mazhab Hanafi, hukum puasa tidak sahur tetap sah asalkan sudah membaca niat sejak malam hari. Niat menjadi faktor utama dan terpentung yang menentukan keabsahan suatu ibadah termasuk puasa.
2. Mazhab Maliki
Sama seperti mahzab Hanafi, Mazhab Maliki juga menyatakan bahwa puasa tetap sah meskipun tidak sahur, asalkan sebelumnya sudah berniat.
3. Mazhab Syafi’i
Mazhab Syafi’i menyatakan bahwa sahur bukan syarat sahnya ibadah puasa, namun sangat dianjurkan demi mendapatkan berkah dari Allah SWT.
4. Mazhab Hanbali
Sama seperti pendapat sebelumnya, mazhab Hanbali mengatakan bahwa hukum puasa tidak sahur tetap sah lantaran rukun puasa yaitu niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya.
Dari pendapat keempat mazhab tersebut, maka bisa disimpulkam bahwa hukum puasa tidak sahur tetap sah menurut syariat Islam.
Mengapa Sahur Penting bagi Kesehatan Tubuh?
Sahur menjadi momen yang penting untuk dilakukan karena berperan sebagai sumber energi sebelum tubuh menjalani puasa selama kurang lebih 12–14 jam setiap hari. Asupan makanan atau cairan ketika sahur dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi rasa dahaga.
Dengan mengisi energi saat sahur, maka tubuh mempunyai cadangan energi yang cukup sehingga menjadikan aktivitas sehari-hari tetap stabil dan dapat dilakukan secara optimal.
Tips Agar Tidak Melewatkan Sahur
Beberapa orang merasa kesulitan untuk bangun hingga melewatkan waktu sahur. Agar tidak terlewat waktu sahur, maka janhan lewatkan tips berikut:
1. Pasang Alarm Lebih Awal
Agar tidak bangun kesiangan, kamu perlu mengatur alarm beberapa kali sebelum waktu sahur dan sebelum imsak.
2. Persiapkan Menu Sahur di Malam Hari
Siapkan menu makanan sebelum tidur untuk memudahkan ketika sahur dan menghindari bangun kesiangan.
3. Tidur Lebih Awal
Tidur lebih awal di malam hari akan menjadikan tubuh lebih segar ketika bangun sahur.
4. Minum Air yang Cukup Sebelum Tidur
Menjaga hidrasi tubuh sebelum tidur bisa membantu mengurangi rasa haus saat menjalani puasa.
5. Berdoa Agar Dimudahkan Bangun Sahur
Berdoa dan memohon kepada Allah SWT supaya diberikan kemudahan untuk bangun sahur dapat menjadi salah satu tips agar tidak melewatkan sahur.
Demikian tadi ulasan seputar hukum puasa tidak sahur yang perlu diketahui umat Islam. Jadi, puasa tetap sah meski tidak sahur namun utamanya tetap sahur. Semoga mudah dipahami!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari