Suara.com - Memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada keponakan merupakan tradisi yang menyenangkan dan mempererat silaturahmi. Namun, menentukan besaran THR yang tepat seringkali menjadi dilema.
Berapa jumlah yang ideal? Jawabannya bergantung pada beberapa faktor, termasuk kemampuan finansial pemberi, usia keponakan, kedekatan hubungan keluarga, dan kondisi ekonomi keluarga keponakan.
Keponakan dari keluarga dekat atau inti biasanya mendapatkan THR lebih besar daripada keponakan dari keluarga jauh. Pertimbangkan juga kondisi ekonomi keluarga keponakan.
Jika keluarga keponakan kurang mampu, pertimbangkan untuk memberikan nominal yang lebih besar untuk membantu meringankan beban ekonomi mereka.
Pembagian THR Buat Keponakan
Berikut beberapa rekomendasi besaran THR yah bisa kamu jadikan panduan.
Anak-Anak (1-10 Tahun)
Anak-anak dengan rentang usia 5-10 tahun, atau antara TK-SD kelas 3, bisa kamu berikan THR Rentang Rp10.000-Rp20.000.
Pasalnya, di usia ini umumnya anak belum banyak memiliki kebutuhan mendesak dan masih di cover oleh orang tua.
Jadi, rentang Rp10.000-Rp20.000 cukup pas jika kamu berikan kepada keponakan di momen lebaran.
Baca Juga: Apa Hukuman Jika Perusahaan Telat Kasih THR?
Kamu juga bisa memberikan lebih jika orang tuanya dekat dengan keluarga atau kamu memiliki budget yang lebih.
Usia SD-SMP (10-15 Tahun)
Beranjak ke usia pra-remaja, antara SD beralih ke SMP, kamu bisa memberikan uang THR yang lebih besar, misalnya di rentang Rp20.000-Rp30.000.
Umumnya anak SMP sudah memiliki beberapa kebutuhan tambahan yang lebih besar. Kamu bisa memberikan budget THR untuk keponakan yang berada di bangku SMP dengan budget yang lebih besar.
SMA (Remaja 15-17 Tahun)
Justru yang mesti dapat THR lumayan gede adalah remaja usia 15-17 tahun. Umumnya mereka sudah berada dibangku SMA.