Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Magister Kampus Bisnis Ini Ikuti Asia Business Case Program

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:33 WIB
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Magister Kampus Bisnis Ini Ikuti Asia Business Case Program
Ilustrasi Mahasiswa Kampus Bisnis. (freepik)
  • Sebanyak 12 mahasiswa UPM ikut Asia Business Case Program bersama NTU dan SolBridge dari November 2025 hingga Januari 2026 di Korea Selatan.
  • Program ini merupakan imersi bisnis lintas negara yang fokus pada studi kasus nyata dan dinamika manajemen bisnis Asia.
  • Peserta belajar langsung praktik bisnis, budaya kerja berbeda, serta mengasah kolaborasi dalam tim multinasional yang beragam.

Suara.com - Belajar bisnis global tidak cukup hanya dari teori di ruang kelas. Mahasiswa perlu melihat langsung bagaimana perusahaan bekerja, memahami budaya bisnis di negara lain, serta belajar berkolaborasi dengan tim lintas negara.

Dalam konteks itulah, 12 mahasiswa program magister dari Universitas Prasetiya Mulya (UPM) mengikuti Asia Business Case (ABC) Program, sebuah program imersi bisnis yang mempertemukan mahasiswa pascasarjana dari tiga institusi di Asia: Universitas Prasetiya Mulya, National Taiwan University, dan SolBridge International School of Business di Korea Selatan.

Program ini berlangsung sejak November 2025 hingga Januari 2026, dengan melibatkan masing-masing 12 mahasiswa dari setiap universitas. Tahun ini, Korea Selatan menjadi tuan rumah. Puncak kegiatan berlangsung pada 12–16 Januari 2026 melalui rangkaian studi lapangan yang mempertemukan mahasiswa dengan berbagai praktik bisnis dan dinamika manajemen di kawasan Asia.

Kolaborasi Lintas Negara Mahasiswa Magister Kampus Bisnis. (Dok. Istimewa)
Kolaborasi Lintas Negara Mahasiswa Magister Kampus Bisnis. (Dok. Istimewa)

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari studi kasus di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana perusahaan beroperasi, memahami budaya kerja, serta berinteraksi dengan peserta dari latar belakang negara yang berbeda.

Mochammad Rifqi, mahasiswa Program Magister Manajemen Strategic Management Universitas Prasetiya Mulya, mengatakan pengalaman tersebut memberikan sudut pandang baru dalam memahami bisnis.

“Program ini memberi kesempatan untuk melihat langsung perusahaan yang menjadi objek penelitian. Kami juga belajar memahami Korea sebagai sebuah negara, baik dari sisi bisnis maupun konteks nasionalnya, sehingga bisa melihat bagaimana negara tersebut mampu berkembang pesat secara ekonomi dalam waktu relatif singkat,” ujarnya.

Menurut Rifqi, memahami budaya suatu negara juga menjadi bagian penting dari pembelajaran. Ia menilai selalu ada pelajaran yang dapat diambil dari cara masyarakat dan organisasi bekerja dalam konteks budaya yang berbeda.

Pengalaman serupa dirasakan Lee Chieun Yun, peserta dari National Taiwan University. Ia menilai dinamika kerja lintas negara menjadi salah satu aspek paling berkesan dari program tersebut.

“Sungguh mengesankan. Kami bekerja bersama mahasiswa dari latar belakang yang sangat beragam. Dengan waktu yang terbatas, kami harus membangun kerja tim dengan orang yang sebelumnya belum saling mengenal. Keterlibatan langsung dalam proyek dunia nyata membuat pengalaman ini sangat membekas,” katanya.

Asia Business Case Program sendiri telah diselenggarakan secara bergilir di tiga negara Asia. Indonesia menjadi tuan rumah pada 2023, disusul Taiwan pada 2024, dan Korea Selatan pada 2026.

Koordinator program dari Universitas Prasetiya Mulya, Henry Pribadi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang praktik bisnis di Asia melalui pendekatan lintas budaya.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat dalam studi kasus nyata, bekerja dalam tim multinasional, serta berinteraksi langsung dengan perusahaan dan akademisi dari berbagai negara.

Selama program berlangsung, para peserta tergabung dalam kelompok internasional untuk menganalisis persoalan bisnis yang dihadapi perusahaan mitra. Mereka juga mengikuti kunjungan industri, diskusi dengan pimpinan perusahaan, serta sesi kuliah dari profesor universitas mitra.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami lingkungan bisnis di berbagai negara Asia sekaligus mengasah kemampuan berpikir strategis dan bekerja dalam tim lintas budaya.

Bagi para peserta, pengalaman ini bukan hanya soal belajar bisnis, tetapi juga tentang memahami bagaimana kolaborasi lintas negara dapat membuka cara pandang baru terhadap dunia kerja yang semakin global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan

Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:20 WIB

Tayang Paruh Kedua, Ini Jajaran Pemain Drama Korea 100 Days of Lies

Tayang Paruh Kedua, Ini Jajaran Pemain Drama Korea 100 Days of Lies

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:22 WIB

4 Serum Korea Vitamin B12, Andalan Wajah Glowing dan Kenyal Bebas Iritasi!

4 Serum Korea Vitamin B12, Andalan Wajah Glowing dan Kenyal Bebas Iritasi!

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali

Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:25 WIB

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:05 WIB

Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam

Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 16:50 WIB

5 Sepatu Lari Murah Mulai Rp100 Ribuan yang Empuk dan Cocok untuk Pemula

5 Sepatu Lari Murah Mulai Rp100 Ribuan yang Empuk dan Cocok untuk Pemula

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 15:35 WIB

5 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Pengeringnya Bagus

5 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Pengeringnya Bagus

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 15:29 WIB

5 Sepatu Adidas Samba Termurah Harga Berapa? Ini Tipenya

5 Sepatu Adidas Samba Termurah Harga Berapa? Ini Tipenya

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 15:15 WIB

Apakah Skin Tint dan Tinted Sunscreen Sama? Cek 5 Rekomendasi yang Bagus

Apakah Skin Tint dan Tinted Sunscreen Sama? Cek 5 Rekomendasi yang Bagus

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 14:40 WIB

Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini

Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 14:31 WIB

5 Lotion untuk Kaki Pecah-Pecah yang Bisa Dibeli di Apotek, Kembali Mulus Tanpa Ribet

5 Lotion untuk Kaki Pecah-Pecah yang Bisa Dibeli di Apotek, Kembali Mulus Tanpa Ribet

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 14:00 WIB

Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing

Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 13:43 WIB