Begini Cara Pembatalan Tiket Kereta Api Online, Simak Detailnya!

Ruth Meliana

Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:47 WIB
Begini Cara Pembatalan Tiket Kereta Api Online, Simak Detailnya!
Ilustrasi cara pembatalan tiket kereta api online (ANTARA)

Suara.com - Merencanakan perjalanan sejak jauh hari menjadi hal yang baik untuk dilakukan, khususnya di bulan Ramadan 2026. Tapi ada saja waktu dimana Anda salah memesan tiket kereta api, atau mendadak terdapat hal yang muncul dan tidak bisa ditunda. Karena itu, ada baiknya Anda tahu cara pembatalan tiket kereta api online sehingga Anda bisa menjadwalkan ulang perjalanan yang akan dilakukan.

Pembatalan ini sendiri dapat dilakukan melalui berbagai metode, tergantung bagaimana Anda melakukan pembelian atau pemesanannya. Jadi pada akhirnya cara pembatalan tiket kereta api online akan bergantung pada metode pembelian yang digunakan.

Aplikasi Access by KAI jadi satu-satunya aplikasi yang dapat digunakan dalam proses pembelian tiket kereta api secara online. Maka berikut cara pembatalannya, disusul dengan cara dari platform lain yang bisa digunakan.

Cara Pembatalan Tiket Kereta Api Online melalui Access by KAI

Untuk cara pembatalannya sendiri cukup mudah, dengan langkah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi Accesss by KAI dan masuk ke menu Tiket Saya.
  • Pilih tiket yang akan dibatalkan.
  • Klik Kelola Pesanan Anda.
  • Pilih opsi Pembatalan.
  • Pilih nama penumpang yang akan dibatalkan, lakukan konfirmasi, dan pilih metode pengembalian. Tersedia opsi melalui rekening bank atau e-wallet.
  • Isi data rekening atau e-wallet yang digunakan dengan benar, lakukan konfirmasi, dan tunggu verifikasi.

Pembatalan dapat dilakukan maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan besaran refund 75% dari harta tiket. Besa 25% dikenakan tidak termasuk biaya pesan, sehingga sebaiknya hal ini disadari.

Ketentuan lain adalah bahwa tiket belum dicetak di mesin loket yang ada. Jika Anda ingin melakukan pembatalan yang lebih dekat dengan waktu keberangkatan, Anda bisa datang ke loket di stasiun hingga 30 menit sebelum waktu keberangkatan.

Pembatalan dari Platform Lain

Jika Anda membeli tiket kereta api dari platform lain, seperti misalnya Traveloka atau sejenisnya, maka pembatalan tidak dapat dilakukan secara online. Hal ini dipastikan dengan pengecekan pada syarat, ketentuan, dan prosedur pada aplikasi terkait.

baca juga

Pembelian melalui aplikasi selain Access by KAI akan diarahkan untuk langsung datang ke loket yang ada di stasiun keberangkatan. Dengan demikian, pembatalan online tidak dapat dilakukan dan hanya dapat dilakukan secara offline jika pembelian melalui platform lain.

Setelah pembatalan diproses di loket atau stasiun terkait, statusnya akan diperbarui pada aplikasi yang Anda gunakan untuk transaksi berikutnya. Jadi dapat dikatakan bahwa pembatalan online pembelian tiket kereta api secara eksklusif hanya dapat dilakukan menggunakan aplikasi resmi Access by KAI.

Opsi Lain: Penjadwalan Ulang

Jika pembatalan dirasa menjadi opsi yang terlalu berat, maka tersedia penjadwalan ulang sebagai alternatifnya., proses ini dapat dilakukan paling lambat 60 menit sebelum keberangkatan di loket stasiun, atau 2 jam sebelum keberangkatan melalui Access by KAI.

Yang harus diingat adalah memastikan kode booking aktif, belum melakukan pencetakan boarding pass, dan tersedia kursi pada jadwal baru. Perubahan akan dikenakan biaya administrasi 25% dari tarif di luar bea pemesanan.

Jika tarif baru lebih mahal, maka anda wajib membayar selisihnya. Namun jika tarif tiket baru lebih murah, tidak ada pengembalian uang atas selisih yang terjadi tersebut. Pembayaran wajib dilakukan secara tunai, dan penjadwalan ulang hanya dapat dilakukan ketika tiket dibeli dari kanal resmi KAI.

Itu tadi sedikit penjelasan tentang cara pembatalan tiket kereta api online yang bisa diberikan dalam artikel singkat ini. Semoga bermanfaat, dan selamat merencanakan perjalanan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Kelas Menengah: Antara Geliat Ramadan 2026 dan Fondasi Ekonomi yang Keropos

Nasib Kelas Menengah: Antara Geliat Ramadan 2026 dan Fondasi Ekonomi yang Keropos

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:50 WIB

Menu Sahur Hemat dan Bergizi: 4 Olahan Telur yang Satset dan Ramah Kantong

Menu Sahur Hemat dan Bergizi: 4 Olahan Telur yang Satset dan Ramah Kantong

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:45 WIB

E-commerce, Flash Sale, dan Ledakan Transaksi Ramadan

E-commerce, Flash Sale, dan Ledakan Transaksi Ramadan

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:40 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×