suara mereka

9 Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Al Quran, Bagaimana Cara Meraihnya?

Senin, 09 Maret 2026 | 21:32 WIB
9 Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Al Quran, Bagaimana Cara Meraihnya?
Ciri ciri malam Lailatul Qadar menurut Al Quran (freepik)

Suara.com - Di antara banyaknya malam di bulan Ramadan, ada satu malam yang memiliki kemuliaan luar biasa, yaitu malam Lailatul Qadar.

Malam ini disebut sebagai malam yang penuh keberkahan dan memiliki nilai ibadah yang sangat besar. Tidak heran jika umat Islam berlomba-lomba memperbanyak ibadah untuk meraihnya. Lantas, bagaimana ciri ciri malam Lailatul Qadar menurut Al Quran?

Meski waktu pastinya dirahasiakan, Al-Qur’an dan hadis memberikan beberapa petunjuk yang bisa menjadi tanda datangnya malam penuh keberkahan itu.

Lalu, apa saja ciri-ciri malam Lailatul Qadar dan bagaimana cara meraihnya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, seperti dikutip dari NU Online dan sumber lainnya.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Ciri ciri malam Lailatul Qadar menurut Al Quran (freepik)
Ciri ciri malam Lailatul Qadar menurut Al Quran (freepik)

Allah SWT menjelaskan keistimewaan malam ini dalam Surah Al-Qadr. Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan.

Salah satu ayatnya berbunyi:

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Ayat ini menunjukkan bahwa satu malam Lailatul Qadar memiliki nilai ibadah yang sangat besar. Amal kebaikan yang dilakukan pada malam tersebut bisa bernilai seperti ibadah selama puluhan tahun.

Selain itu, Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan ketetapan Allah.

Baca Juga: Makna Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan yang Dinanti Umat Islam

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al-Qadr: 4)

Malam ini juga digambarkan sebagai malam yang penuh kedamaian hingga terbitnya fajar.

Ciri Ciri Malam Lailatul Qadar

Walaupun waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui, Rasulullah SAW memberikan beberapa tanda yang bisa menjadi petunjuk datangnya malam istimewa tersebut. Berikut beberapa ciri-cirinya:

1. Terjadi pada Malam Ganjil di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam ganjil. Malam yang dimaksud biasanya adalah malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

Karena tidak diketahui secara pasti malam mana yang menjadi Lailatul Qadar, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada seluruh sepuluh malam terakhir.

2. Suasana Malam Terasa Tenang dan Damai

Salah satu tanda yang sering disebutkan adalah suasana malam yang terasa sangat tenang dan menenangkan. Pada malam tersebut, suasana alam terasa lebih damai dibandingkan malam biasanya. Bahkan sebagian orang merasakan ketenangan hati yang lebih dalam saat beribadah.

Ketenangan ini dipercaya terjadi karena banyak malaikat yang turun ke bumi membawa rahmat bagi orang-orang yang beribadah.

3. Langit Terlihat Cerah

Ciri lain dari malam Lailatul Qadar adalah kondisi langit yang tampak cerah dan bersih. Langit biasanya terlihat jernih tanpa awan tebal. Suasana malam pun terasa nyaman sehingga mendukung orang yang ingin beribadah.

4. Udara Tidak Terlalu Panas dan Tidak Terlalu Dingin

Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar memiliki suhu udara yang sejuk dan stabil. Udara pada malam tersebut tidak terasa panas maupun dingin. Kondisi ini membuat ibadah terasa lebih nyaman dan khusyuk.

5. Angin Berhembus Lembut

Sebagian ulama menjelaskan bahwa pada malam Lailatul Qadar angin berhembus dengan lembut. Hembusan angin yang menenangkan ini menambah suasana damai pada malam penuh keberkahan tersebut.

6. Suasana Alam Terasa Hening

Banyak orang juga merasakan suasana malam yang lebih hening dibandingkan malam biasanya. Suara-suara alam seperti hewan malam terkadang terdengar lebih sedikit sehingga suasana terasa lebih tenang.

7. Matahari Terbit dengan Cahaya Lembut

Salah satu tanda yang sering disebut dalam hadis adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah Lailatul Qadar. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa matahari terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak terlalu menyilaukan. Matahari terlihat lebih redup dan sinarnya tidak terasa menyengat seperti biasanya.

8. Langit Pagi Berwarna Kemerahan

Selain cahaya matahari yang lembut, sebagian riwayat juga menyebutkan bahwa langit pada pagi hari tampak kemerahan. Fenomena ini sering dianggap sebagai salah satu tanda setelah terjadinya malam Lailatul Qadar.

9. Hati Terasa Lebih Tenang Saat Beribadah

Selain tanda-tanda alam, ciri lainnya juga dapat dirasakan secara batin. Orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar sering merasakan ketenangan hati, kekhusyukan dalam ibadah, serta kedekatan dengan Allah SWT.

Cara Meraih Malam Lailatul Qadar

Karena waktu pastinya tidak diketahui, Rasulullah SAW mencontohkan untuk meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam-malam tersebut. Beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:

1. Memperbanyak Salat Malam

Salat tahajud menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar. Minimal dilakukan dua rakaat, tetapi bisa lebih banyak sesuai kemampuan.

2. Membaca Al-Qur’an

Mengisi malam dengan membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan.

3. Memperbanyak Doa dan Dzikir

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika mencari Lailatul Qadar adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.”

Artinya:

“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

4. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Rasulullah SAW juga mencontohkan untuk menghidupkan malam dengan berbagai ibadah seperti berdzikir, berdoa, dan memperbanyak amal kebaikan. Beliau bahkan membangunkan keluarganya agar ikut beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Demikianlah penjelasan lengkap terkait ciri-ciri malam Lailatul Qadar menurut Al Quran yang memberikan gambaran tentang keistimewaan malam tersebut.

Namun, waktu pastinya tetap dirahasiakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak hanya menunggu tanda-tandanya, tetapi memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI