suara mereka

Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya, Bukan Mohon Maaf Lahir Batin

Rabu, 11 Maret 2026 | 08:23 WIB
Arti Minal Aidin Wal Faizin yang Sebenarnya, Bukan Mohon Maaf Lahir Batin
Ilustrasi momen saling bermaafan saat Idul Fitri (Pexels/Alfatah Bilal Afdam)
Baca 10 detik
  • Arti Minal Aidin Wal Faizin adalah doa kembali suci dan meraih kemenangan.

  • Ungkapan Minal Aidin Wal Faizin bukan berarti mohon maaf lahir dan batin.

  • Ucapan Lebaran yang dicontohkan sahabat Nabi adalah Taqabbalallahu minna wa minkum.

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ucapan Minal Aidin Wal Faizin menggema di mana-mana, mulai dari pesan singkat, media sosial, hingga diucapkan langsung saat bersilaturahmi.

Namun, tahukah Anda bahwa selama ini banyak masyarakat Indonesia yang salah mengira "Minal Aidin Wal Faizin" adalah bahasa Arab dari "Mohon Maaf Lahir dan Batin".

Padahal, secara harfiah, arti keduanya sangatlah berbeda. Lantas, apa makna yang sebenarnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini agar tidak salah ucap lagi!

Arti Minal Aidin Wal Faizin secara Harfiah

11 Ucapan Sungkem Lebaran dari Anak ke Orang Tua. (Freepik)
11 Ucapan Sungkem Lebaran dari Anak ke Orang Tua. (Freepik)

Kalimat Minal 'Aidin wal Fa'izin (من العائدين والفائزين) sebenarnya merupakan sebuah doa dan harapan. Jika dibedah satu per satu artinya seperti berikut ini:

  • Min: Dari
  • Al-Aidin: Orang-orang yang kembali
  • Wal: Dan
  • Al-Faizin: Orang-orang yang menang

Secara utuh, ungkapan ini berarti: "Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah/suci) dan orang-orang yang meraih kemenangan."

Makna "Kembali" di sini merujuk pada kondisi suci seperti bayi yang baru lahir setelah dosa-dosanya diampuni selama Ramadan.

Sementara itu, "Menang" berarti sukses melawan hawa nafsu dan meraih pahala terbaik di bulan suci.

Bukan Berarti "Mohon Maaf Lahir Batin"

Baca Juga: 8 Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung Tanpa Santan

Kesalahan persepsi ini terjadi karena kebiasaan masyarakat Indonesia yang selalu menyambung kalimat tersebut dengan "Mohon maaf lahir dan batin".

Karena sering diucapkan dalam satu tarikan napas, banyak yang menganggap keduanya memiliki arti yang sama.

Meskipun bukan berarti permohonan maaf, menggunakan ucapan ini saat Lebaran tetap diperbolehkan karena mengandung doa yang sangat baik bagi sesama Muslim.

Asal-usul dan Hukum Mengucapkan Selamat Idul Fitri

Menariknya, ungkapan "Minal Aidin Wal Faizin" justru jarang terdengar di negara-negara Arab. Kalimat ini diyakini berasal dari sastra Arab klasik atau syair pujian dan menjadi sangat populer di wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia dan Malaysia.

Terkait hukumnya, pendakwah Habib Muhammad Al Habsyi menjelaskan bahwa para ulama dari empat mazhab sepakat bahwa memberi ucapan selamat (tahniah) saat hari raya adalah Sunnah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI