Suara.com - Sepuluh malam terakhir Ramadan selalu menjadi waktu yang dinantikan oleh umat Islam. Di malam-malam inilah terdapat kemungkinan datangnya Lailatul Qadar, yaitu malam penuh kemuliaan yang disebut lebih baik daripada seribu bulan.
Karena keutamaannya yang luar biasa, banyak umat Islam berusaha menghidupkan malam tersebut dengan berbagai amalan, termasuk sholat malam. Lantas, apakah sholat Lailatul Qadar harus tidur dulu?
Memahami aturan dan tata cara sholat malam sangat penting agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan syariat. Berikut ini penjelasan mengenai tata cara sholat Lailatul Qadar.
Keutamaan Sholat Malam Lailatul Qadar
Sholat malam pada malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar. Malam ini merupakan salah satu malam paling mulia dalam Islam karena pahala ibadah yang dilakukan pada saat itu dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Keistimewaan lain dari sholat malam di malam Lailatul Qadar adalah adanya janji ampunan dari Allah SWT. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa saja yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak melewatkan malam-malam terakhir Ramadan hanya dengan tidur.
Sebaliknya, malam tersebut sebaiknya diisi dengan berbagai ibadah seperti sholat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, hingga melakukan i’tikaf di masjid.
Waktu Pelaksanaan Sholat Lailatul Qadar
Sholat Lailatul Qadar termasuk dalam kategori sholat malam atau qiyamul lail. Oleh karena itu, waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh.
Meskipun dapat dilakukan sepanjang malam, waktu yang paling dianjurkan adalah pada sepertiga malam terakhir. Pada waktu tersebut, doa-doa diyakini lebih mudah dikabulkan dan suasana malam biasanya lebih tenang sehingga ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk.
Selain itu, malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil. Malam yang sering disebutkan antara lain malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.
Karena tidak ada kepastian mengenai malam yang tepat, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di seluruh malam tersebut agar tidak melewatkan kesempatan meraih keutamaannya.
Apakah Sholat Lailatul Qadar Harus Tidur Dulu?
Dalam ajaran Islam, memang ada sholat malam yang dianjurkan dilakukan setelah tidur, yaitu sholat tahajud.
Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk semua sholat malam. Sholat Lailatul Qadar tidak memiliki syarat harus tidur terlebih dahulu sebelum melaksanakannya. Artinya, seseorang tetap boleh melaksanakan sholat ini meskipun belum tidur sama sekali.
Jika seseorang ingin tidur terlebih dahulu lalu bangun pada sepertiga malam untuk melaksanakan sholat, itu juga diperbolehkan dan bahkan bisa lebih baik karena suasana malam biasanya lebih tenang.
Namun, jika seseorang langsung melaksanakan sholat setelah Isya tanpa tidur terlebih dahulu, ibadah tersebut tetap sah dan tetap mendapatkan pahala.
Niat dan Jumlah Rakaat Sholat Lailatul Qadar
Dalam setiap ibadah sholat, niat menjadi bagian penting yang harus ada di dalam hati sebelum memulai sholat. Berikut ini niat sholat Lailatul Qadar dua rakaat:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatan lailatal qadri rak’ataini lillaahi ta’ala
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Sholat malam Lailatul Qadar biasanya dilakukan dua rakaat satu salam, sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Namun, jumlah rakaatnya tidak dibatasi secara khusus.
Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar
Secara umum, tata cara sholat malam Lailatul Qadar tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
- Membaca niat sholat dalam hati sebelum takbiratul ihram
- Takbiratul ihram, yaitu mengangkat tangan sambil mengucapkan “Allahu Akbar”
- Membaca Surah Al-Fatihah pada setiap rakaat
- Dilanjutkan dengan membaca surah lain dari Al-Qur’an, misalnya Surah Al-Ikhlas atau surah pendek lainnya
- Melakukan rukuk, i’tidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud seperti pada sholat biasa
- Pada rakaat kedua, membaca tasyahud akhir sebelum mengakhiri sholat
- Mengucapkan salam sebagai penutup sholat
Setelah selesai melaksanakan sholat, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan istighfar. Umat Islam juga dapat melanjutkan ibadah dengan membaca Al-Qur’an atau memanjatkan doa kepada Allah.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait apakah sholat Lailatul Qadar harus tidur dulu. Semoga informasi tersebut bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas