Kenapa Kastengel Rapuh? Ini 5 Penyebabnya

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 12 Maret 2026 | 12:31 WIB
Kenapa Kastengel Rapuh? Ini 5 Penyebabnya
Ilustrasi kue kastengel. (Dibuat dengan Gemini AI)

Faktor berikutnya yang sering menyebabkan kastengel rapuh adalah suhu oven yang tidak stabil. Proses pemanggangan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir kue kering.

Jika suhu oven terlalu rendah, kastengel tidak akan matang sempurna dan teksturnya menjadi kurang kokoh. Sebaliknya, suhu yang terlalu tinggi dapat membuat bagian luar kue cepat gosong sementara bagian dalamnya belum benar-benar matang.

Untuk menghasilkan kastengel yang renyah dan matang merata, suhu oven perlu dijaga tetap stabil. Umumnya, kastengel dipanggang pada suhu sekitar 130–170 derajat Celsius, tergantung jenis oven yang digunakan.

Sebelum memanggang, sebaiknya oven dipanaskan terlebih dahulu selama sekitar 10–15 menit agar suhu di dalamnya stabil. Setelah itu, kastengel bisa dipanggang selama 20–35 menit hingga warnanya berubah menjadi keemasan.

Beberapa pembuat kue juga memilih memanggang kastengel dengan suhu yang lebih rendah namun dalam waktu yang lebih lama. Metode ini dapat membantu mengurangi kadar air dalam kue sehingga hasilnya lebih kering dan renyah.

3. Adonan Terlalu Lama Diuleni

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menguleni adonan terlalu lama. Banyak orang mengira adonan harus diuleni hingga kalis seperti saat membuat roti, padahal teknik tersebut tidak cocok untuk kue kering.

Menguleni adonan terlalu lama dapat memicu terbentuknya gluten secara berlebihan dari tepung terigu. Gluten yang terlalu kuat akan memengaruhi tekstur kastengel, membuatnya keras di bagian luar namun rapuh di bagian dalam.

Untuk mendapatkan tekstur kastengel yang ideal, adonan cukup diaduk hingga semua bahan tercampur rata dan dapat dibentuk. Tidak perlu menguleninya terlalu lama.

Baca Juga: Link Daftar Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng, Simak Jadwal dan Syaratnya!

Dengan mengaduk adonan secukupnya, pembentukan gluten dapat diminimalkan. Hal ini membantu menjaga tekstur kastengel tetap lembut, renyah, dan tidak mudah hancur saat digigit.

4. Pemilihan Tepung Terigu yang Kurang Tepat

Jenis tepung terigu yang digunakan juga berpengaruh terhadap tekstur kastengel. Tepung terigu dengan kandungan protein rendah biasanya lebih disarankan untuk membuat kue kering.

Tepung protein rendah memiliki kadar gluten yang lebih sedikit sehingga menghasilkan tekstur kue yang lebih ringan dan renyah. Jika menggunakan tepung dengan protein tinggi, kastengel bisa menjadi lebih keras dan kurang rapuh.

Selain memilih jenis tepung yang tepat, beberapa pembuat kue juga melakukan proses sangrai atau oven tepung sebelum digunakan. Tujuan dari proses ini adalah untuk mengurangi kadar air dalam tepung.

Cara melakukannya cukup mudah. Tepung terigu dapat dioven pada suhu sekitar 100 derajat Celsius selama kurang lebih 30 menit sambil sesekali diaduk. Teknik ini dipercaya dapat membantu menghasilkan kastengel yang lebih kering dan renyah setelah dipanggang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI