suara mereka

Apa Kepanjangan Kata Ketupat? Kuliner Khas Lebaran yang Sarat Makna

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:30 WIB
Apa Kepanjangan Kata Ketupat? Kuliner Khas Lebaran yang Sarat Makna
Ilustrasi ketupat. (Pixabay)

Suara.com - Perayaan Hari Raya Idulfitri di Indonesia identik dengan dua hal yakni ketupat dan mudik. 

Sederet makanan yang selalu dinantikan pada momen Lebaran ini di antaranya opor ayam, sambal goreng ati, rendang daging, sayur lodeh yang semuanya disantap bersama dengan ketupat.

Makanan yang terbuat dari beras, dibungkus anyaman janur yang direbus itu identik dengan Lebaran. 

Tahukah kamu, ternyata kata "ketupat" memiliki kepanjangannya tersendiri lengkap dengan filosofi mendalam yang sarat makna?

Sejarah Ketupat

Sebelum mengenal lebih jauh tentang kepanjangan dan makna ketupat, ada baiknya untuk mengetahui sejarah ketupat di Tanah Air terlebih dahulu. 

Ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga pada masyarakat Jawa. Ia merupakan seorang anggota dari Wali Sanga yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa.

Dalam penyebarannya, Sunan Kalijaga membudayakan istilah yang dikenal dengan Bakda. Bakda sendiri memiliki arti "setelah".

Tradisi Lebaran Ketupat menjadi tradisi turun temurun di berbagai daerah di Pulau Jawa.
Ilustrasi ketupat.

Ada dua buah Bakda yang dibudayakan, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat.

Bakda Lebaran merupakan prosesi pelaksanaan salat Id mulai dari 1 Syawal dengan berkunjung untuk saling silaturahmi. Tradisi ini biasanya saling bermaaf-maafan antara keluarga dan sanak saudara.

Baca Juga: 5 HP dengan Sinyal Paling Kuat di Daerah Terpencil, Cocok Dibawa Mudik

Bakda Kupat diperingati seminggu setelah lebaran. Masyarakat muslim Jawa umumnya membuat ketupat untuk dimakan bersama-sama.

Kemudian terciptalah tradisi membuat ketupat dan diantarkan ke kerabat dekat atau orang yang lebih tua. Umumnya, tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Jawa yang selalu digelar setelah perayaan Hari Raya Idulfitri sebagai harapan agar dapat saling memaafkan.

Kepanjangan "Ketupat" dan Maknanya

Ketupat atau kupat (bahasa Jawa) merupakan akronim alias singkatan dari "ngaku lepat" yang artinya "mengakui kesalahan". 

Ini merupakan simbol umat muslim yang mengakui kesalahan dan saling memaafkan serta melupakan kesalahan pada momentum lebaran.

"Kupat" juga berarti "laku papat" atau empat laku yang tercermin dari empat sisi ketupat. 

Laku papat berarti empat perbuatan, berdasarkan lahir yaitu takbir, zakat, salat Id, dan silaturahmi, sedangkan berdasarkan batin yaitu lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Berikut masing-masing penjelasannya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI