4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:00 WIB
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras (Freepik)

Suara.com - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal. Aktivis tersebut mengalami luka bakar sekitar 24 persen di wajah, tangan dan dada. Andrie dikabarkan telah menjalani operasi pada bagian mata di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat kemarin.

Di media sosial, netizen berbondong-bondong mengungkapkan rasa prihatin terhadap kasus serupa. Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat sekaligus memunculkan berbagai pertanyaan terkait bagaiaman pertolongan pertama jika kena air keras. 

Sebagaimana diketahui, paparan air keras seperti asam sulfat (H2SO4) atau asam klorida (HCl) adalah kondisi gawat darurat yang bisa menyebabkan luka bakar kimia secara permanen hanya dalam hitungan detik. Penanganan yang tepat di menit-menit pertama sangat berpengaruh terhadap tingkat kesembuhan korban.

Oleh karena itu, kita sebaiknya memahami pertopongan pertama ketika terkena air keras baik itu yang terkena diri sendiri atau orang lain. Simak selengkapnya di bawah ini!

Pertolongan pertama saat terkena air keras

Apabila kita terkena air keras, maka pertolongan pertama yang harus dilakukan antara lain:

1. Bilas Luka dengan Air Mengalir Segera

Langkah paling utama yaitu bilas area yang terpapar oleh air keras dengan air mengalir sebanyak-banyaknya selama kurang lebih 20 hingga 60 menit. Pastikan kamu menggunakan air bersih bersuhu normal. Hindari penggunaan air yang menggenang lantaran zat korosif akan tetap akan menempel pada jaringan.

2. Lepaskan Pakaian dan Aksesoris di Tubuh

Jika memakai perhiasan, maka segera tanggalkan pakaian, sepatu, atau aksesoris yang terpapar cairan kimia. Apabila ada kain menempel pada luka, maka segera gunting bagian di sekitarnya tetapi usahalan jangan menarik paksa bagian yang telah melekat pada kulit.

Baca Juga: Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

3. Lindungi Mata

Jika mata terkena air keras, segera siram dengan air mengalir dengan hati-hati. Posisikan kepala miring ke area mata yang terkena air keras agar air bilasan tak mengalir ke mata yang sehat.

Apabila cairan mengenai area mata dalam, maka pembilasan harus dilakukan sambil kelopak mata dibuka agar air bisa membersihkan seluruh permukaan mata. Jangan menggosok atau mengucek mata.

4. Cari Pertolongan Medis

Setelah pertolongan awal, korban tetap perlu mendapatkan pertolongan medis. Sebab luka bakar kimia bisa berkembang lebih dalam hanya dalam beberapa waktu setelah kejadian.

Hal yang Dilarang (Kontraindikasi) Saat Terkena Air Keras

Berikut beberapa hal yang harus dihindari ketika terkena air keras:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI