- Salat Idulfitri adalah ibadah sunnah muakkad dua rakaat yang dilaksanakan 1 Syawal sebagai penanda syukur Ramadhan.
- Ciri utama salat Ied adalah adanya tambahan 12 takbir zawaid, tujuh di rakaat pertama dan lima di rakaat kedua.
- Pelaksanaan salat diikuti khutbah Idulfitri yang disampaikan imam sebanyak dua kali sebagai penguatan persatuan umat.
Dilafalkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
Niatnya:
“Ushalli sunnatan li ‘idil fithri rak’ataini (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala.”
Artinya: “Aku berniat salat sunnah Idulfitri dua rakaat (sebagai makmum/imam) karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul Ihram
Membaca “Allahu Akbar” sambil mengangkat tangan, lalu membaca doa iftitah (Subhanaka Allahumma wa bihamdika…).
3. Rakaat Pertama
Setelah doa iftitah, takbir 7 kali sambil mengangkat tangan setiap kali.
Di sela takbir, bacalah tasbih atau shalawat. Kemudian bacalah Al-Fatihah dan surah pendek (disunnahkan surah Qaf atau Al-A’la).
Baca Juga: Hukum Takbiran di Malam Idulfitri, Kapan Waktu Baik Memulainya?
4. Ruku’, I’tidal, Sujud
Dilakukan seperti salat biasa.
5. Rakaat Kedua
Setelah bangkit dari sujud rakaat pertama (takbir intiqal), takbir 5 kali sambil mengangkat tangan.
Lalu baca Al-Fatihah dan surah pendek (disunnahkan surah Al-Ghasyiyah atau Al-Qamar).
6. Ruku’, I’tidal, Sujud, dan Tahiyat Akhir