Suara.com - Menempuh perjalanan jauh dalam rangka mudik Lebaran bisa jadi tantangan besar untuk mereka yang mengalami mabuk perjalanan.
Baik dalam bentuk mabuk darat, mabuk udara, atau mabuk laut, sebenarnya ada cara mengatasi mabuk perjalanan tanpa obat kimia.
Obat kimia yang dimaksud adalah obat yang diminum sebelum perjalanan, atau ketika rasa pusing dan mual melanda.
Beberapa solusinya justru bisa ditemukan pada bahan-bahan alami yang mudah didapatkan, dan cenderung tidak membawa efek samping untuk tubuh.
Konsumsi obat untuk mengatasi mabuk perjalanan bukanlah hal yang salah. Namun jika Anda dapat menemukan solusinya pada bahan-bahan alami, bukankah hal tersebut memberikan alternatif yang jauh lebih sehat?
Melansir Halodoc dan beragam sumber lain, berikut beberapa cara mengatasi mabuk perjalanan tanpa obat bisa Anda cermati pada poin di bawah ini.

1. Mengkonsumsi Makanan Spesifik
Beberapa makanan dan minuman dipercaya dapat membantu Anda mengatasi mabuk perjalanan. Kandungan di dalamnya dapat meredakan rasa pusing, mual, atau keinginan untuk muntah ketika Anda melakukan perjalanan panjang.
Makanan yang dimaksud antara lain adalah buah kering (tinggi sodium), pisang (kandungan protein dan kalium yang tinggi), jahe (dapat mengurangi mual dan aktivitas lambung tidak normal), roti gandum (mudah dicerna oleh tubuh dan tidak membuat perut terasa penuh), dan buah dengan rasa asam seperti jeruk.
Masing-masing memiliki kandungan dan khasiat yang secara langsung dapat meringankan gejala mual, pusing, atau keinginan muntah selama perjalanan yang jadi tanda mabuk perjalanan.
2. Mengalihkan Perhatian
Salah satu penyebab utama seseorang mengalami mabuk perjalanan adalah terlalu stres dan berfokus pada hal yang membuatnya tak nyaman. Maka dari itu, Anda dapat mengalihkan perhatian dengan melakukan kegiatan lain.
Namun pastikan Anda tidak membaca buku atau tulisan panjang, karena hal ini dapat memperparah gejala yang muncul.
Anda bisa mendengarkan musik atau bercakap-cakap, mengkonsumsi makanan ringan yang disebutkan di atas.
Dengan melakukan kegiatan lain, fokus yang Anda miliki tidak akan berada pada hal yang membuat Anda teringat bahwa Anda mengalami mabuk perjalanan.

3. Coba untuk Tidak Menjadi Penumpang
Jika dalam konteks menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa mencoba mengambil alih kemudi. Mengemudi terbukti bisa mengurangi gejala mabuk perjalanan secara signifikan, karena apa yang dialami tubuh berasal dari apa yang dilakukan tubuh Anda sendiri.
Saat mengemudikan kendaraan, indera yang dimiliki bekerja dengan maksimal untuk setiap aspeknya. Konsentrasi yang terjadi ini dapat membuat tubuh "lupa"untuk memunculkan gejala mabuk perjalanan yang sering mengganggu.
Meski demikian, mengambil alih kemudi ini hanya dapat dilakukan jika Anda memiliki kemampuan berkendara yang baik.
4. Menghadap ke Arah Depan
Duduk mengarah ke depan akan menjadi cara yang mudah dan efektif untuk menghindari gejala mabuk perjalanan.
Meski terdengar sederhana, tapi efeknya benar-benar bisa dirasakan sebab tubuh mengenali gerakan yang dialaminya selama berada di kendaraan.
Cara ini diklaim dapat membantu memutuskan hubungan indera penglihatan dan telinga bagian dalam, yang menjadi pemicu gejala mabuk perjalanan yang cukup mengganggu.
Mabuk perjalanan umumnya terasa semakin parah ketika Anda membelakangi arah perjalanan, tidak melihat ke arah depan, dan justru terus melihat ke arah bawah atau samping.
5. Buka Jendela
Membuka jendela diklaim bisa mengurangi gejala mabuk perjalanan yang muncul. Udara segar yang berhembus selain membantu melancarkan pernapasan, juga membuat tubuh menjadi lebih rileks.
Di waktu bersamaan hal ini dapat membantu tubuh mengurangi disorientasi gerak, sebab semakin kencang laju kendaraan maka semakin kencang pula angin yang berhembus. Hal ini membuat tubuh mengenali gerakan yang tengah dialami.
Itu tadi cara mengatasi mabuk perjalanan tanpa obat kimia yang bisa diberikan. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian