Tradisi Hidangan Berlimpah Saat Lebaran Picu Food Waste, Bagaimana Solusinya?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 18 Maret 2026 | 11:35 WIB
Tradisi Hidangan Berlimpah Saat Lebaran Picu Food Waste, Bagaimana Solusinya?
Ilustrasi: sejumlah ASN yang telah diizinkan pulang merayakan "Lebaran Topat" 1443 Hijirah, memburu pedagang ketupat beserta makanan pendamping lainnya seperti opor ayam, daging, telur, urap serta jajanan khas "bantal" di sepanjang Jalan Airlangga, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, untuk disantap bersama keluarga. Senin (9/5-2022). (Foto: ANTARA/Nirkomala)
baca 10 detik
  • Lonjakan sampah makanan saat Idulfitri terjadi akibat budaya menghormati tamu dengan sajian berlebih dan sistem pengelolaan sampah kurang efektif.
  • Penyebab utama tumpukan makanan adalah budaya tuan rumah enggan dianggap pelit serta kurangnya perencanaan konsumsi rumah tangga.
  • Dr Meti Ekayani menyarankan perencanaan konsumsi, pemilahan sampah, dan pengolahan limbah menjadi kompos atau pakan maggot.

Suara.com - Di tengah hangatnya tradisi silaturahmi dan berbagi hidangan saat Idulfitri, ada persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan sampah makanan.

Niat memuliakan tamu dengan sajian berlimpah justru sering berujung pada pemborosan.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr Meti Ekayani, menilai fenomena ini mencerminkan paradoks dalam budaya konsumsi masyarakat.

Di satu sisi, menyajikan makanan berlebih dianggap sebagai bentuk penghormatan. Namun di sisi lain, hal tersebut memicu timbunan makanan yang tidak habis.

Ilustrasi food waste / sampah makanan (wwf)
Ilustrasi food waste / sampah makanan (wwf)

“Kalau ditanya penyebabnya, sebenarnya ada dua hal, budaya konsumsi masyarakat dan sistem pengelolaan sampah yang belum efektif,” ujarnya seperti dikutip dari situs resmi IPB, Rabu, (18/03/2026). 

Menurutnya, dalam banyak budaya di Indonesia, bahkan di kawasan Asia dan Timur Tengah, tuan rumah cenderung menghindari kesan kekurangan makanan.

Akibatnya, hidangan disiapkan melebihi kebutuhan.

“Kita cenderung tidak mau dianggap tidak sopan kalau makanan kurang. Jadi lebih baik dilebihkan. Padahal sering kali akhirnya tidak habis,” jelasnya.

Namun persoalan ini tidak berdiri sendiri. Minimnya perencanaan konsumsi di tingkat rumah tangga turut memperparah kondisi.

baca juga

Selama Ramadan, misalnya, kebiasaan membeli makanan saat berbuka karena “lapar mata” sering membuat jumlah makanan tidak terkendali.

“Sering kali kita merasa semua makanan terlihat enak saat membeli. Tapi ketika waktunya makan, ternyata tidak habis,” katanya.

Perubahan aktivitas juga berperan. Tidak sedikit anggota keluarga yang berbuka di luar, sementara makanan sudah disiapkan di rumah.

“Misalnya di rumah ada lima orang, tapi ternyata tiga orang berbuka puasa di luar. Akhirnya makanan yang sudah disiapkan menjadi berlebih,” ungkapnya.

Dampaknya tidak hanya pemborosan, tetapi juga menambah beban pengelolaan sampah. Saat ini, sistem pengelolaan di Indonesia masih didominasi pola kumpul–angkut–buang, tanpa insentif untuk mengurangi sampah dari sumbernya.

“Berapa pun sampah yang dihasilkan, iurannya sama. Jadi tidak ada dorongan bagi masyarakat untuk mengurangi sampah,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z dan Milenial Tinggalkan Gengsi Baju Baru Saat Lebaran, Utamakan Kondisi Dompet

Gen Z dan Milenial Tinggalkan Gengsi Baju Baru Saat Lebaran, Utamakan Kondisi Dompet

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:00 WIB

Cara Pakai AI untuk Ucapan Idulfitri 2026 Menarik, Lengkap Prompt Tinggal Copas!

Cara Pakai AI untuk Ucapan Idulfitri 2026 Menarik, Lengkap Prompt Tinggal Copas!

Tekno | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:37 WIB

Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran

Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:14 WIB

Terkini

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:26 WIB

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:25 WIB

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:23 WIB

Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?

Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:36 WIB

BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta

BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:34 WIB

5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera

5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:30 WIB

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:20 WIB

Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:10 WIB

5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk

5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:02 WIB

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:50 WIB