Suara.com - Libur Lebaran selalu identik dengan lonjakan arus kendaraan, baik dari pemudik yang pulang kampung maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana Yogyakarta. Kota pelajar yang biasanya terasa santai bisa berubah padat dan macet dalam hitungan jam.
Sebab itu, mengetahui titik rawan macet di Jogja saat libur lebaran sekaligus jalur alternatif menjadi hal penting agar perjalanan tetap nyaman dan efisien. Kira-kira daerah mana saja di Jogja yang langgananan macet?
Titik Rawan Macet di Jogja
Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul telah memetakan sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan selama musim libur Lebaran.
Pemudik maupun warga lokal diimbau untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari antrean panjang kendaraan, terutama di kawasan menuju objek wisata dan jalur utama antarwilayah. Berikut titik macet yang perlu diwaspadai.
![Kawasan Tugu Jogja yang dipadati kendaraan menjelang perayaan Tahun Baru 2025, Selasa (31/12/2024) sore. [Kontributor Suarajogja.id/Putu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/31/51168-keramaian-di-tugu-jogja.jpg)
1. Jalan Yogyakarta–Wates hingga kawasan Pasar Gamping
Beberapa ruas yang diprediksi padat antara lain Jalan Yogyakarta–Wates hingga kawasan Pasar Gamping. Jalur ini merupakan akses penting dari arah barat menuju pusat kota maupun wilayah Bantul.
2. Simpang Empat Sedayu
Berikutnya simpang empat Sedayu juga kerap menjadi bottleneck karena pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.
3. Jalan Ahmad Yani dan Simpang empat Ketandan di ruas Jalan Yogyakarta–Wonosari
Wilayah ini menjadi jalur vital bagi kendaraan dari arah timur yang hendak menuju pusat kota atau kawasan wisata Gunungkidul.
4. Dekat Ringroad Selatan
Tak hanya itu, simpang empat Kotagede, simpang empat Giwangan di sekitar ring road selatan, serta simpang empat Dongkelan termasuk area yang perlu diwaspadai. Persimpangan besar dengan volume kendaraan tinggi sering kali menyebabkan antrean panjang, terutama pada jam-jam sibuk.
5. Jalan Srandakan–Palbapang
Di wilayah selatan, kepadatan diperkirakan terjadi di Jalan Srandakan–Palbapang yang menjadi akses menuju Kulon Progo dan Bantul.
6. Jalan Paragtritis