Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
Ilustrasi puncak arus balik Lebaran. (Pexels)

Suara.com - Arus balik mudik Lebaran Idulfitri 2026 sebentar lagi akan mencapai puncaknya. Pemudik alhasil harus menentukan strategi jitu untuk bisa sampai ke perantauan demi bisa kembali bekerja tanpa hambatan.

Strategi tersebut juga termasuk opsi berangkat pagi atau malam agar tak terjebak macet sepanjang perjalanan dan bisa memanfaatkan lalu lintas secara optimal.

Adapun berdasarkan pantauan kepolisian, akan ada dua puncak gelombang arus balik mudik.

  • Puncak Gelombang Pertama: Terjadi pada hari Selasa dan Rabu, tepatnya tanggal 24 dan 25 Maret 2026. Waktu ini biasanya dipilih oleh pekerja yang masa cuti bersamanya telah habis dan harus segera kembali masuk kantor.
  • Puncak Gelombang Kedua: Diperkirakan terjadi pada akhir pekan berikutnya, yaitu tanggal 28 dan 29 Maret 2026. Periode ini kemungkinan besar akan dipadati oleh masyarakat yang memiliki waktu lebih lama di kampung halaman.

Lantas timbul pertanyaan, apakah lebih baik berangkat kembali ke perantauan pagi atau malam?

Mari simak analisa ringkas berikut.

Pertimbangan berangkat pagi hari

Berangkat pada pagi hari, terutama setelah subuh sekitar pukul 05.00, menawarkan keuntungan utama berupa kondisi fisik yang masih bugar setelah beristirahat cukup di malam hari.

Cahaya matahari yang terang memberikan jarak pandang maksimal, sehingga kewaspadaan terhadap medan jalan, lubang, atau kendaraan lain menjadi lebih baik.

Pencahayaan alami akhirnya sangat membantu dalam mengurangi risiko kecelakaan akibat penglihatan yang terbatas.

baca juga

Selain itu, udara pagi yang cenderung lebih sejuk dapat membuat mesin kendaraan bekerja lebih optimal.

Udara pagi yang segar mencegah suhu kabin meningkat terlalu cepat, yang pada akhirnya membantu menghemat penggunaan bahan bakar.

Namun, tantangan utama saat berangkat pagi adalah kemungkinan besar akan bertemu dengan puncak kepadatan di titik-titik lelah seperti rest area pada siang hari.

Selain itu, paparan sinar matahari yang terik di siang hari saat berada di tengah kemacetan dapat meningkatkan rasa lelah dan emosi selama berkendara.

Meskipun demikian, bagi keluarga yang membawa anak-anak atau lansia.

Waktu pagi seringkali menjadi pilihan paling aman karena memudahkan akses ke berbagai fasilitas umum seperti bengkel, rumah makan, atau pusat kesehatan jika terjadi keadaan darurat di tengah perjalanan.

Pertimbangan berangkat malam hari

Memilih untuk berangkat pada malam hari sering kali menjadi taktik untuk menghindari cuaca panas dan kemacetan ekstrem yang biasanya terjadi di siang hari.

Suhu udara yang dingin di malam hari memang membuat perjalanan terasa lebih santai bagi mesin kendaraan maupun penumpang di dalam kabin.

Selain itu, kondisi jalanan pada tengah malam hingga dini hari cenderung lebih lengang, sehingga waktu tempuh bisa menjadi lebih singkat.

Bagi pengemudi yang sudah terbiasa menempuh jarak jauh, ketenangan suasana malam dapat membantu fokus dalam menjaga kecepatan yang stabil tanpa banyak gangguan dari kendaraan lokal di jalur arteri.

Namun, risiko terbesar berangkat malam adalah faktor kelelahan biologis dan rasa kantuk yang sangat berbahaya.

Tubuh manusia secara alami diprogram untuk beristirahat di malam hari, sehingga memaksakan diri berkendara dapat menurunkan tingkat respons terhadap situasi darurat secara drastis.

Selain itu, jarak pandang yang hanya mengandalkan lampu kendaraan sangat membatasi antisipasi terhadap rintangan di jalan.

Jika terjadi kendala teknis seperti ban bocor atau mesin mogok, mencari bantuan bengkel atau fasilitas umum di malam hari akan jauh lebih sulit dan berisiko dari segi keamanan.

Kurangnya penerangan di beberapa ruas jalan tol atau jalur lintas provinsi juga menambah beban mental bagi pengemudi selama perjalanan.

Kesimpulan: pagi atau malam?

Berangkat pada pagi hari tetap menjadi pilihan yang lebih bijak dan sangat disarankan.

Faktor utama yang mendasarinya adalah kebugaran fisik pengemudi serta visibilitas jalan yang maksimal di bawah cahaya alami.

Berangkat pagi memungkinkan perjalanan selesai atau mencapai titik aman sebelum tubuh mencapai batas kelelahan di malam hari.

Meskipun malam hari menawarkan suhu yang lebih sejuk dan jalanan yang lebih sepi.

Risiko gangguan keamanan serta keterbatasan akses bantuan darurat juga jauh lebih tinggi.

Pagi hari memberikan kendali lebih besar atas situasi tidak terduga, akses fasilitas yang lengkap, serta keamanan yang lebih terjamin.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Buka 4 Posko Mudik Lebaran, Satker PJN DIY Lakukan Sejumlah Penanganan Demi Kenyaman Pemudik

Buka 4 Posko Mudik Lebaran, Satker PJN DIY Lakukan Sejumlah Penanganan Demi Kenyaman Pemudik

Video | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Download BRImo Lewat Link Ini Langsung Dapat Cashback

Download BRImo Lewat Link Ini Langsung Dapat Cashback

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang

Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:45 WIB

×