3. Tidak Menjaga Kebersihan Kompor
Kebersihan kompor ternyata juga turut andil dalam efisiensi pemakaian gas elpiji. Endapan kerak dan kotoran bisa menghalangi jalur yang ada di bagian burner atau pembakaran.
Akibatnya, api yang dikeluarkan pun tidak bisa optimal sehingga pembakarannya jadi kurang merata. Agar hal ini tidak terjadi, solusi terbaik adalah mulai peduli dengan kebersihan kompor.
Pastikan untuk membersihkan endapan lemak, kotoran dan bekas bahan makanan di berbagai bagian kompor gas setiap selesai masak.
4. Kualitas Burner yang Buruk
Selain regulator dan selang, burner atau pembakar menjadi bagian dari kompor yang harus dikenali.
Sesuai dengan namanya, burner berfungsi sebagai tempat keluarnya gas yang nantinya menyemburkan api. Bagian ini memiliki jalur yang bisa saja bermasalah seiring lamanya pemakaian kompor.
Banyaknya endapan kotoran dan kerak yang menutupi jalur burner bisa menimbulkan berbagai masalah, salah satunya pembakaran yang tidak merata sehingga membutuhan lebih banyak gas.
Jika sudah tidak tertolong kondisinya, opsi terbaik adalah dengan melakukan penggantian. Hal ini demi efisiensi pemakaian gas sehingga tidak membuat pengeluaran bulanan membengkak.
5. Tidak Menjaga Kebersihan Bahan dan Alat Masak
Tidak hanya kebersihan kompor, kebersihan bahan dan alat masak juga bisa mempengaruhi efisiensi pemakaian gas elpiji. Alasannya adalah alat masak yang kotor akan membuatnya lebih sulit untuk dipanaskan.
Selain itu, bahan alat masak yang dipakai juga ternyata bisa menjadi penyebab cepat habisnya gas elpiji. Bahan alat masak yang dipakai juga ternyata bisa menjadi penyebab cepat habisnya gas elpiji.
Misalnya saja Stainless Steel, bahan ini dinilai bagus untuk dijadikan alat masak karena dapat menghantarkan panas lebih merata.
Berbeda dengan bahan lainny yang mungkin memikiki harga lebih terjangkau tapi sayangnya perlu waktu dan gas yang lebih banyak untuk memanaskannya.
Kontributor : Rizky Melinda