Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu

Bernadette Sariyem

Senin, 06 April 2026 | 14:05 WIB
Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
Therese Halasa (kiri) dan Benjamin Netanyahu (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Mahkamah Pidana Internasional menerbitkan surat penangkapan terhadap Benjamin Netanyahu pada 2024 atas tuduhan melakukan genosida di Gaza.
  • Pejuang Palestina Therese Halasa pernah menembak bahu Netanyahu saat operasi pembajakan pesawat Sabena di Israel tahun 1972.
  • Setelah dibebaskan dari penjara Israel tahun 1983, Therese Halasa menjalani masa pengasingan dan wafat di Yordania tahun 2020.

Dalam sebuah wawancara bersejarah, ia menegaskan motivasinya bergabung dengan revolusi bukan semata-mata karena kesengsaraan pribadi.

"Saya bergabung tak hanya karena penderitaan, tetapi karena rasa patriotisme yang diilhami oleh Abdel Nasser dan ayah saya," kata Therese Halasa kepada media Samidoun, dikutip hari Senin (6/4/2026).

Konfrontasi Sabena: Momen Sejarah yang Melukai Netanyahu

Puncak aksi Therese Halasa terjadi pada Mei 1972, dalam operasi pembajakan pesawat Sabena Flight 571.

Bersama rekan-rekannya—Rima Tannous, Ali Taha Abu Sneineh, dan Abdel-Aziz al-Atrash—Therese mengambil alih pesawat tersebut dengan tuntutan pembebasan ratusan tahanan Palestina.

Pesawat tersebut mendarat di Bandara Lod, kini dinamakan Israel sebagai Bandara Ben Gurion.

Dalam upaya penyelamatan, pasukan khusus Israel melakukan penyergapan dengan menyamar sebagai teknisi pesawat dan petugas Palang Merah.

Di antara pasukan komando Israel yang melakukan serangan tersebut terdapat dua sosok yang nantinya menjadi pemimpin besar Israel: Ehud Barak dan Benjamin Netanyahu.

Therese Halasa dalam pelatihan militer pembebasan Palestina di Lebanon (kiri) dan Benjamin Netanyahu setelah ditembak Therese (kanan). [Suara.com]
Therese Halasa dalam pelatihan militer pembebasan Palestina di Lebanon (kiri) dan Benjamin Netanyahu setelah ditembak Therese (kanan). [Suara.com]

Pertempuran sengit meletus di dalam kabin pesawat. Ali Taha dan Abdel-Aziz gugur dalam baku tembak tersebut.

baca juga

Namun, dalam kekacauan itu, Therese Halasa sempat melepaskan tembakan yang mengenai bahu Benjamin Netanyahu.

Insiden ini menjadi salah satu catatan sejarah yang paling sering dibicarakan, di mana seorang pejuang perempuan Palestina berhasil melukai sosok yang kelak menjadi tokoh sentral dalam politik Israel.

Therese sendiri mengalami luka parah dalam serangan itu sebelum akhirnya ditangkap.

Therese Halasa, revolusioner Palestina dalam peristiwa pembajakan pesawat Sabena Flight 571, tanggal 9 Mei 1972. [X]
Therese Halasa, revolusioner Palestina dalam peristiwa pembajakan pesawat Sabena Flight 571, tanggal 9 Mei 1972. [X]

Perlawanan di Balik Jeruji Besi

Setelah aksi tersebut, Therese Halasa dan rekannya, Rima Tannous, diseret ke pengadilan militer Israel.

Keduanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Namun, tembok penjara tidak memadamkan semangatnya.

Selama bertahun-tahun di dalam sel, Therese terus mendidik dirinya sendiri dan memimpin aksi-aksi protes sesama tahanan.

Penderitaan di dalam penjara Israel bukanlah rahasia. Rima Tannous, dalam catatan yang diterbitkan setelah pembebasannya, menceritakan detail penyiksaan luar biasa yang mereka alami selama interogasi.

Therese Halasa, revolusioner Palestina saat dalam tawanan Israel. [X]
Therese Halasa, revolusioner Palestina saat dalam tawanan Israel. [X]

Meski demikian, Therese tetap teguh. Ia baru menghirup udara bebas pada tahun 1983 melalui proses pertukaran tawanan antara perlawanan Palestina dan Israel.

Pada saat pembebasannya, Therese dilaporkan sedang terlibat dalam aksi mogok makan massal bersama tahanan lainnya sebagai bentuk protes atas kondisi penjara yang tidak manusiawi.

Pengasingan dan Dedikasi Kemanusiaan di Yordania

Setelah dibebaskan, Israel melarang Therese untuk kembali ke tanah kelahirannya di Akka. Ia akhirnya dideportasi dan menghabiskan sisa hidupnya di Yordania.

Di sana, ia kembali ke akar profesinya sebagai perawat. Namun, ia memilih jalan yang sulit dengan mendedikasikan dirinya untuk merawat pasien dengan disabilitas.

Kehidupan di pengasingan tidak membuatnya berhenti menyuarakan isu Palestina. Therese menjadi narasumber penting bagi para pembuat film dokumenter dan sejarawan, yang meneliti tentang revolusi Palestina dan sejarah pembajakan Sabena.

Di Yordania, kehadirannya selalu dinanti dalam berbagai aksi demonstrasi dan pertemuan solidaritas untuk Palestina.

Bahkan, ketika tubuhnya digerogoti oleh kanker paru-paru, semangat Therese tidak pernah pudar. Ia tetap hadir di barisan terdepan dalam aksi-aksi unjuk rasa, menunjukkan bahwa perjuangan belum usai meski fisiknya telah melemah.

Kematiannya di Amman pada tahun 2020 menandai berakhirnya perjalanan fisik sang revolusioner, namun warisan keberaniannya tetap hidup di hati generasi muda Palestina.

Kisah Therese Halasa adalah pengingat akan peran krusial perempuan dalam perjuangan kemerdekaan. Dari seorang perawat yang memegang senjata demi tanah air, hingga kembali menjadi perawat bagi mereka yang membutuhkan di masa senjanya.

Therese menunjukkan esensi dari revolusi adalah kemanusiaan dan cinta terhadap tanah kelahiran yang mendalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran

6 Anak-anak Meninggal Dunia Akibat Serangan AS-Israel di Teheran Iran

News | Senin, 06 April 2026 | 13:31 WIB

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel

Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 12:06 WIB

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 11:06 WIB

Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

News | Senin, 06 April 2026 | 10:19 WIB

Iron Dome Jebol, Serangan Rudal Iran Hantam Haifa Israel Akibatkan Bayi Luka Parah

Iron Dome Jebol, Serangan Rudal Iran Hantam Haifa Israel Akibatkan Bayi Luka Parah

News | Senin, 06 April 2026 | 09:49 WIB

Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa

Sirene Tak Henti! Israel Diguncang Serangan Rudal Iran, 4 Orang Hilang di Haifa

News | Senin, 06 April 2026 | 09:34 WIB

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

Serangan Israel di Jnah Beirut Tewaskan Warga hingga Iran Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Militer AS

News | Senin, 06 April 2026 | 08:53 WIB

Terkini

Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:46 WIB

Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri

Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:38 WIB

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba

Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants

Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya

Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:05 WIB

3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres

3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×