Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB
Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!
Kasus dugaan penipuan yang menjerat perusahaan Presiden AS, Donald Trump serta anak-anaknya memasuki babak baru. [Tangkap layar X]
  • Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz guna menghindari serangan militer pada Senin (6/4/2026).
  • Ketegangan geopolitik tersebut menyebabkan lonjakan harga minyak mentah Brent sebesar 1,4 persen di pasar keuangan kawasan Asia-Pasifik.
  • Investor merespons ancaman tersebut dengan mengalihkan aset, sementara pasar menantikan rilis data ekonomi makro penting dari Amerika Serikat.

Suara.com - Pasar keuangan di kawasan Asia mengawali perdagangan Senin (6/4/2026) dengan dinamika yang sangat kontras. Harga minyak mentah melonjak tajam, nilai obligasi merosot, sementara bursa saham bergerak bervariasi.

Situasi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum keras kepada Teheran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Presiden Trump memperingatkan akan adanya "neraka" jika Iran tidak memenuhi tenggat waktu pembukaan jalur pelayaran vital tersebut.

Ancaman berulang untuk menghancurkan infrastruktur sipil, termasuk pembangkit listrik dan jembatan jika Selat Hormuz tidak dibuka pada hari Selasa, membuat para pelaku pasar khawatir akan adanya serangan balasan dari Iran terhadap target-target di negara-negara Teluk.

Meskipun likuiditas pasar cenderung tipis karena banyak negara di kawasan Asia sedang menjalani hari libur, indeks berjangka S&P 500 e-mini terpantau turun 0,2 persen.

Sebaliknya, indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang menguat 0,5 persen. Di bursa regional lainnya, Nikkei 225 Jepang naik 1,2 persen, diikuti oleh indeks Kospi Korea Selatan yang melaju signifikan sebesar 2 persen.

Dikutip via Reuters, kontrak berjangka minyak Brent dibuka menguat 1,4 persen ke level USD 110,58 per barel.

Kenaikan ini terjadi meskipun anggota OPEC+ telah sepakat pada hari Minggu kemarin untuk menaikkan kuota produksi minyak sebesar 206.000 barel per hari untuk bulan Mei.

Namun, para analis menilai tambahan produksi tersebut hanyalah angka di atas kertas, mengingat banyak fasilitas produksi dan infrastruktur transportasi negara-negara produsen utama di balik Selat Hormuz telah mengalami kerusakan parah sejak perang meletus.

Fokus Pasar: Antara Geopolitik dan Data Makro AS

Ed Yardeni, Presiden dan Kepala Strategi Investasi Yardeni Research, mengungkapkan bahwa pekan ini pasar akan tetap didominasi oleh perkembangan di Timur Tengah.

Namun, perhatian investor juga akan terbagi dengan rilis data ekonomi penting di Amerika Serikat.

"Pekan ini akan didominasi oleh isu Timur Tengah, meski rilis data besar seperti notulensi rapat FOMC Maret, pendapatan pribadi Februari, dan inflasi (CPI) Maret akan ikut bersaing memperebutkan perhatian pasar," jelas Yardeni, dikutip via Reuters.

Dalam laporan risetnya, Yardeni juga menyoroti peringatan keras Trump yang menyebut hari Senin ini sebagai "Obliteration Day" atau hari pemusnahan, di mana militer AS mengancam akan membombardir pembangkit listrik Iran jika jalur laut strategis tersebut tidak segera dibuka.

Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS pada Jumat lalu menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan dengan penambahan 178.000 lapangan kerja non-pertanian pada Maret. Angka pengangguran pun turun menjadi 4,3 persen dari sebelumnya 4,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

News | Senin, 06 April 2026 | 12:31 WIB

Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga

Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga

News | Senin, 06 April 2026 | 12:07 WIB

Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel

Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 12:06 WIB

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

News | Senin, 06 April 2026 | 11:25 WIB

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

News | Senin, 06 April 2026 | 11:12 WIB

Terkini

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:16 WIB

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:49 WIB

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:39 WIB

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:10 WIB

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:53 WIB

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:25 WIB

Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu

Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:04 WIB

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:58 WIB