Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB
Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran
Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran (Suara.com)
baca 10 detik
  • Saleh Daulay menyoroti selisih angka pada laporan anggaran pariwisata yang bernilai Rp1,46 triliun. 
  • Pihak kementerian tak mampu merinci angka, sehingga diberi waktu lima hari untuk revisi. 
  • Profil Saleh Daulay disorot publik karena memiliki latar belakang pendidikan mentereng dan aktivis. 

Suara.com - Rapat kerja di DPR mendadak tegang ketika Saleh Daulay mencecar Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri, terkait laporan anggaran kementerian yang nominalnya tidak sinkron. Momen panas ini langsung viral di media sosial, memicu rasa penasaran publik tentang siapa sebenarnya sosok politisi yang berani mengkritik tajam pengelolaan dana triliunan tersebut.

Bermula dari Rapat Kerja Komisi VII DPR RI pada 1 April 2026, suasana yang awalnya normatif berubah drastis saat masuk ke sesi pemaparan pagu efektif senilai Rp1,46 triliun.

Mata jeli Saleh menangkap ketidaksesuaian data rincian dari beberapa kedeputian kementerian dengan total anggaran yang diajukan.

Situasi makin canggung ketika staf biro perencanaan Kemenpar gagal memberikan penjelasan rasional terkait selisih angka, terutama pada pos tugas pembantuan dan pemasaran. Pihak kementerian terkesan memberikan angka tebakan, sesuatu yang memantik amarah sang Ketua Komisi VII.

“Ini eksak kalau angka itu. Ini dari tadi masalahnya enggak pas ikutan angka-angka ini, makanya saya soal,” tegas Saleh Daulay dalam rekaman rapat yang kini beredar luas di YouTube.

Ia menegaskan, dokumen keuangan negara pantang berisi angka 'sekitar' atau sekadar perkiraan kasar.

Kritik Porsi Pemasaran yang Jomplang

Ketidakpuasan Saleh tidak berhenti pada persoalan selisih hitungan matematis. Ia menyoroti tajam postur distribusi anggaran yang dianggap kurang berpihak pada fondasi pariwisata.

Porsi dana untuk promosi dan pemasaran dinilai terlalu gemuk, sementara anggaran untuk pembangunan destinasi wisata yang bersentuhan langsung dengan ekonomi daerah justru lebih kecil.

baca juga

Merasa laporan tersebut belum layak disahkan, ia mengambil langkah tegas. Komisi VII memberikan waktu lima hari kerja bagi kementerian untuk membongkar ulang dan menyajikan laporan yang transparan, akurat, serta proporsional.

Menjawab Penasaran: Saleh Daulay dari Partai Apa?

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay memberikan selamat ulang tahun ke-11 untuk media Suara.com. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Daulay memberikan selamat ulang tahun ke-11 untuk media Suara.com. (Suara.com/Bagaskara)

Keberanian dan gaya komunikasinya yang lugas membuat warganet ramai-ramai mengetikkan namanya di mesin pencari. Banyak yang penasaran, Saleh Daulay dari partai apa?

Bagi yang belum familiar, pria kelahiran Sibuhuan, 5 April 1974 ini merupakan kader senior sekaligus wajah penting dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Ia bukanlah nama baru di Senayan. Karier politiknya terekam stabil sejak pertama kali melenggang ke DPR RI pada tahun 2014 mewakili dapil Sumatera Utara II. Sebelum memimpin Komisi VII, ia juga pernah memegang palu pimpinan di Komisi VIII pada periode 2014–2019.

Pantas Saja Kritis, Ternyata Seorang Akademisi

Sikap tegas Saleh dalam meneliti dokumen negara ternyata sangat dipengaruhi oleh DNA akademisnya. Jauh sebelum mengenakan jas politisi, ia adalah seorang dosen dan cendekiawan.

Pendidikan yang ia tempuh pun sangat impresif. Setelah menyelesaikan studi S1 Sastra di Universitas Sumatera Utara, ia menyabet dua gelar Master (S2) sekaligus, yakni Sejarah Peradaban Islam di UIN Syarif Hidayatullah dan Filsafat di Universitas Indonesia.

Belum cukup sampai di situ, ia melengkapinya dengan gelar Doktoral (S3) di UIN Jakarta dan pernah mengenyam pendidikan di Colorado State University, Amerika Serikat.

Selain aktif di mimbar akademik, suami dari Wirdah Rahmi ini juga matang di jalanan sebagai aktivis.

Ia tercatat pernah menduduki kursi bergengsi sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2010–2014.

Kombinasi antara ketelitian seorang dosen filsafat dan insting seorang mantan aktivis inilah yang agaknya membuat Saleh Daulay tak bisa menoleransi laporan anggaran yang asal-asalan.

Aksi viralnya di DPR tak sekadar tontonan, melainkan pengingat bahwa setiap rupiah uang rakyat butuh pengawasan yang eksak dan tanpa kompromi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:11 WIB

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×