Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah ancam devisa pariwisata Indonesia Rp184 miliar per hari.
  • Penutupan bandara internasional kurangi kunjungan lima ribu wisatawan asing setiap hari.
  • Airlangga Hartarto siapkan strategi pariwisata tangguh guna hadapi krisis global.

Suara.com - Ketegangan geopolitik global di kawasan Timur Tengah mulai berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata Indonesia. Perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran memicu penutupan operasional bandara internasional di berbagai negara, yang secara langsung mengganggu konektivitas udara ke Tanah Air.

Pemerintah RI memproyeksikan potensi kehilangan devisa mencapai Rp184,8 miliar per hari jika kendala konektivitas ini tidak segera ditangani. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengungkapkan bahwa dinamika geopolitik ini memaksa adanya penyesuaian rute penerbangan jarak jauh serta memicu lonjakan biaya perjalanan akibat kenaikan harga bahan bakar.

“Timur Tengah merupakan hub strategis bagi wisatawan dari Eropa dan Amerika menuju Indonesia. Gangguan pada jalur ini berpotensi mengurangi kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 4.700 hingga 5.500 orang per hari,” ujar Widiyanti dalam Webinar Nasional Tourism Under Fire, Selasa (17/3/2026).

Padahal, pariwisata Indonesia sedang dalam tren pertumbuhan yang positif. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 15,39 juta kunjungan wisman dengan perolehan devisa mencapai 18,27 miliar dolar AS.

Menariknya, pasar dari Eropa, Timur Tengah, dan Amerika menyumbang kontribusi devisa yang besar, yakni 34,7 persen, meski secara jumlah kunjungan hanya mewakili 21,7 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut menekankan bahwa stabilitas pariwisata nasional kini sedang diuji oleh tekanan global. Ia memperingatkan risiko kerugian ekonomi yang masif jika langkah mitigasi tidak segera dilakukan.

“Kita berisiko kehilangan 5.500 wisman dan devisa senilai Rp184,8 miliar setiap hari. Oleh karena itu, Indonesia perlu melakukan reformasi struktural untuk membangun fondasi pariwisata yang tangguh menghadapi krisis global,” tegas Airlangga.

Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna meredam dampak tersebut. Beberapa upaya yang akan ditempuh antara lain penguatan pasar domestik melalui skema micro-tourism, pengembangan destinasi khusus bagi digital nomad, serta kampanye pemasaran yang menonjolkan Indonesia sebagai destinasi eksklusif (high-end) namun tetap dengan harga yang kompetitif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?

Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:09 WIB

Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah

Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:27 WIB

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

Boom! Rudal Iran Hantam Israel, Sirene Perang Meraung di Tel Aviv!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

Terkini

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

×