Suara.com - Iran secara resmi bernama Republik Islam Iran. Meskipun sebagian orang mungkin memilih untuk fokus pada peristiwa-peristiwa terkini dalam sejarah panjangnya, seperti Revolusi Iran (juga dikenal sebagai Revolusi Islam) atau Perang Iran-Irak dan sanksi internasional, masih banyak hal lain yang perlu dipelajari.
Karena posisi strategisnya di kawasan ini, Iran merupakan titik awal Kekaisaran Persia dan merupakan bagian dari Jalur Sutra bersejarah.
Teheran adalah ibu kota Iran , terletak di Iran Utara dan dekat dengan Laut Kaspia yang indah. Iran Selatan menawarkan pemandangan laut kepada wisatawan dengan garis pantainya di sepanjang Teluk Persia dan Teluk Oman.
Berikut beberapa fakta menarik dan mengejutkan seputar Iran, dilansir dari laman rusticpathways.
1. Pemimpin Tertinggi Iran
Pemimpin Tertinggi adalah otoritas politik dan agama tertinggi di Iran, dengan pengaruh signifikan atas angkatan bersenjata dan Korps Garda Revolusi Islam, yang didirikan setelah Revolusi Islam.
Saat ini, sebagian besar penduduk Iran beragama Islam, mencapai lebih dari 99% dari populasi. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 90-95% adalah Muslim Syiah.
2. Di Iran, mengacungkan jempol sama artinya dengan mengacungkan jari tengah
Mengacungkan jari tengah bukanlah sesuatu yang ingin kamu lakukan di negara asing, terutama jika kamu tidak tahu seberapa besar masalah yang akan ditimbulkannya.
Sayangnya, gestur jempol ke atas yang kita semua anggap sebagai indikasi bahwa semuanya baik-baik saja, sangat menyinggung dalam budaya Iran.
3. Kekaisaran Persia adalah salah satu kekaisaran terkuat di dunia
Kekaisaran Persia (sekitar 559 SM–331 SM) adalah salah satu kekaisaran terkuat di Bumi, pada suatu waktu meliputi Mesir, Turki, Iran modern, dan sebagian Afghanistan dan Pakistan.
Kekaisaran Persia, juga dikenal sebagai Kekaisaran Akhemenid, awalnya dipimpin oleh Cyrus II, yang kemudian dikenal sebagai Cyrus Agung.
Kekaisaran tersebut menyatukan situs tiga peradaban kuno: Mesopotamia, Lembah Nil di Mesir, dan Lembah Indus di India. Kekaisaran tersebut akhirnya runtuh setelah Persia dikalahkan oleh Alexander Agung.
Situs bersejarah dari periode ini termasuk kota kuno Persepolis , yang terletak di barat daya Iran. Reruntuhan kompleks kuil dari tahun 518 SM masih ada di sini, memberikan pengunjung gambaran sekilas tentang kehidupan di dunia kuno ini.
4. Iran memiliki jumlah Situs Warisan Dunia UNESCO tertinggi ke-10
Iran termasuk dalam daftar 10 negara teratas dengan Situs Warisan Dunia UNESCO terbanyak di dunia, dengan 27 situs.
Istilah “pembunuh bayaran” berasal dari kelompok Hashishin yang beroperasi di Iran pada abad ke-11 dan ke-12. Kelompok pembunuh ini, yang tinggal di pegunungan Iran, menargetkan musuh-musuh tertentu daripada berperang.
Karena metode dan keahlian dari Ordo Pembunuh ini, sebagaimana mereka juga disebut, kita masih menggunakan kata "assassin" dan "assassination" yang artinya 'pembunuh' atau 'pembunuhan' hingga saat ini.
6. Iran memiliki pulau pelangi
Pulau Pelangi Iran disebut Pulau Hormuz, terletak di Selat Hormuz dekat Teluk Persia. Lokasi di Timur Tengah ini menawarkan berbagai atraksi geologi dan arsitektur. Hal-hal yang dapat dilihat antara lain:
- Pantai Merah: Pasir merah di sini kontras mencolok dengan birunya perairan Selat Hormuz yang dalam.
- Lembah Pelangi: Lembah ini, yang dikelilingi oleh puncak-puncak bergaris warna-warni, membangkitkan gambaran Gunung Pelangi di Peru.
- Gua Dewi Garam: Gua ini mungkin tampak biasa saja dari luar, tetapi di dalamnya menampilkan pelangi warna yang menyerupai marmer. Menurut cerita rakyat setempat, gua ini adalah tempat tinggal seorang dewi.
- Kediaman Majara: Struktur berbentuk kubah ini, yang dirancang oleh studio arsitektur ZAV Architects yang berbasis di Teheran, mencakup akomodasi bagi pengunjung yang menawarkan pemandangan Teluk Persia.
- Kastil Portugis: Kastil Portugis, juga dikenal sebagai Benteng Bunda Maria Dikandung Tanpa Nikah, adalah benteng batu merah yang merupakan salah satu monumen yang tersisa yang dibangun selama pemerintahan kolonial Portugis di Teluk Persia.
7. Kucing Persia mungkin sebenarnya bukan berasal dari Persia
Terdapat beberapa catatan yang mengklaim bahwa nenek moyang pertama kucing Persia diimpor dari Khorasan (wilayah bersejarah di dataran tinggi Iran) ke Italia pada tahun 1600-an.
Namun, hal ini sulit dibuktikan. Konsensus umum menyatakan bahwa kucing berbulu panjang dan berhidung pendek ini diekspor dari Afghanistan dan Iran pada tahun 1800-an, meskipun sejarahnya sebelum itu masih diperdebatkan.
8. Alkohol ilegal tetapi dapat diperoleh di Iran
Penjualan dan konsumsi alkohol telah ilegal di Iran sejak Revolusi Islam 1979, tetapi permintaan akan alkohol tetap ada di masyarakat Iran, sehingga memunculkan operasi penyelundupan dan pembuatan minuman keras ilegal.
Hal ini bisa berbahaya karena merupakan industri yang tidak diatur dan alkohol ilegal telah menyebabkan kematian pada tahun 2024.
9. Kalender Iran sangat berbeda dengan kalender Gregorian
Kalender Iran sangat berbeda dengan kalender Gregorian yang digunakan di Barat.
Kalender Iran dimulai pada tengah malam yang paling dekat dengan ekuinoks musim semi utara dan dihitung berdasarkan pengamatan dari Teheran, bukan berdasarkan aturan, seperti kalender yang kebanyakan kita gunakan saat ini.
Karena itu, kalender ini bisa sulit dipahami oleh orang luar dan konverter kalender dapat ditemukan secara online.
Kontributor : Rizky Melinda