Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan

Ruth Meliana

Selasa, 14 April 2026 | 09:38 WIB
Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan
Ilustrasi WhatsApp. [Pexels/pri]
baca 10 detik
  • Skandal pelecehan seksual di FH UI menjadi sorotan publik setelah tersebarnya bukti percakapan melalui media sosial X.
  • Grup WhatsApp orang tua mahasiswa FH UI menuai kontroversi karena dinilai menyalahkan penyebar informasi alih-alih mengecam pelaku.
  • Respons orang tua tersebut memicu perdebatan luas mengenai fenomena helicopter parenting dan budaya internal di lingkungan kampus tersebut.

Suara.com - Kasus pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menggemparkan publik. Awalnya, kasus pelecehan seksual FH UI bermula grup WhatsApp internal mahasiswa.

Kasus ini pun meledak setelah bukti berupa tangkapan layar disebarluaskan ke publik. Yang semula dianggap urusan kampus, kini menjadi berita nasional. Namun, bukan hanya pelaku yang jadi sorotan, melainkan respons dari grup WhatsApp orang tua mahasiswa FH UI yang justru menuai kontroversi hebat.

Pada Senin, 13 April 2026, akun X @/screamerdiva membagikan tangkapan layar percakapan dalam grup “Parents Fakultas Hukum” beserta foto suasana sidang atau pertemuan di kampus.

Postingan itu langsung viral dengan tag @/sampahfhui, akun yang mengungkap skandal pelecehan seksual di FH UI. Dalam screenshot tersebut, seorang anggota grup yang diduga orang tua mahasiswa menuliskan pesan yang kontroversial.

Andai saja si penyebar (chat kasus pelecehan) lebih bijak. Diingatkan/dinasehatkan terlebih dahulu sesama teman atau melibatkan pihak kampus (internal saja). Jika tidak berubah baru punishment. Kalau disebarkan seperti ini menjadi bola liar. Semua pihak dirugikan,” tulisnya.

Pesan itu sontak menuai reaksi keras. Banyak netizen menilai orang tua justru membela anak-anaknya yang diduga terlibat pelecehan seksual.

Alih-alih mengecam perilaku tidak pantas, respons kelompok orang tua dinilai lebih fokus menyalahkan penyebar informasi. Bahkan, ada yang menuliskan kata "setuju" pada ucapan orang tua di atas.

Sontak, adanya grup WhatsApp orang tua mahasiswa juga kena sindir netizen.

Ngapain ada grup orang tua mahasiswa? Lu pada umur berapa gue tanya? Ngapain bapak emak lu ngurusin urusan lu di kampus sampai bikin grup WhatsApp,” tulis seorang netizen.

baca juga

Postingan ini sudah dilihat hampir 837 ribu kali dan dibagikan ribuan kali dalam waktu singkat.

Fenomena grup WhatsApp orang tua mahasiswa S1 di kampus top seperti UI memang menuai pertanyaan. Banyak yang bertanya, mengapa mahasiswa yang sudah dewasa secara hukum (umur 18–22 tahun) masih “dikawal” sedemikian rupa oleh orang tua?

Beberapa netizen mengungkap bahwa grup semacam ini memang ada di beberapa fakultas besar, biasanya untuk koordinasi kalender akademik, pembayaran UKT, hingga informasi kegiatan.

Namun, dalam kasus ini, grup tersebut justru digunakan untuk membahas strategi “penanganan internal” kasus pelecehan seksual—sesuatu yang dianggap tidak tepat ketika korban sudah merasa trauma dan memilih jalur publik.

Kritik semakin tajam karena FH UI sebagai fakultas hukum seharusnya menjadi teladan dalam menegakkan keadilan dan etika. Alih-alih mendukung transparansi dan perlindungan korban, respons orang tua justru dinilai memperkuat budaya “back up” antar keluarga.

Banyak yang menganalogikan mahasiswa FH UI seperti anak TK yang masih butuh orang tua mengatur segalanya, padahal mereka akan segera menjadi calon lawyer, hakim, atau notaris yang harus mandiri dan berintegritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara

Grup Chat Mahasiswa FH UI Diduga Berisi Konten Pelecehan Seksual, Pihak Kampus Buka Suara

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 18:19 WIB

Terkini

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:36 WIB

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 17:27 WIB

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:26 WIB

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

×