3. Kondisi Fisik Proporsional dan Tidak Terlalu Kurus
Banyak orang tergoda membeli kambing yang sangat kurus karena harganya murah. Padahal, tidak semua kambing kurus bisa “diselamatkan” dengan penggemukan.
Kambing muda berkualitas biasanya memiliki tubuh yang proporsional—tidak terlalu kurus, tetapi juga belum gemuk. Tulang tidak terlalu menonjol, punggung terlihat rata, dan tubuh mulai berisi.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kambing berada dalam fase pertumbuhan yang baik. Dengan perawatan dan pakan yang tepat, bobotnya bisa meningkat signifikan dalam beberapa bulan.
Perlu diingat, hewan kurban tidak boleh terlalu kurus hingga tidak memiliki cadangan lemak. Jadi, memilih kambing dengan kondisi tubuh ideal sejak awal adalah langkah cerdas.

4. Mata Cerah, Bulu Bersih, dan Hidung Tidak Berair
Ciri fisik lain yang wajib diperhatikan adalah tampilan luar kambing. Kambing sehat biasanya memiliki mata yang cerah, tidak sayu, dan tidak mengeluarkan cairan berlebihan.
Bulu juga menjadi indikator penting. Pilih kambing dengan bulu bersih, mengkilap, dan tidak rontok berlebihan. Hindari kambing dengan tanda kudis, luka, atau parasit pada kulit.
Selain itu, periksa bagian hidung dan mulut. Hidung seharusnya bersih tanpa lendir kental atau darah. Mulut juga tidak berbau menyengat. Ciri-ciri ini menandakan kambing bebas dari infeksi atau penyakit menular. Kesehatan fisik yang baik akan meminimalkan risiko kerugian selama masa pemeliharaan.
5. Kaki Kokoh dan Tidak Pincang
Kaki sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan kualitas kambing. Pastikan kambing dapat berdiri tegak dan berjalan normal tanpa pincang.
Kambing dengan kaki yang kuat akan lebih aktif bergerak dan mencari makan, yang berpengaruh pada pertumbuhan otot dan bobot tubuh. Sebaliknya, kambing yang pincang atau memiliki masalah kaki akan sulit berkembang dan berisiko tidak laku saat dijual. Dalam syariat Islam, kambing yang pincang parah juga tidak sah dijadikan hewan kurban. Jadi, aspek ini penting dari sisi bisnis sekaligus ibadah.
Selain memahami ciri-ciri di atas, ada beberapa tips tambahan yang bisa membantu Anda mendapatkan keuntungan lebih besar. Pertama, beli kambing dari peternak terpercaya atau yang diawasi dinas peternakan. Ini penting untuk memastikan kualitas dan kesehatan hewan.
Kedua, tanyakan umur kambing secara jelas. Jika ragu, Anda bisa mengecek gigi kambing. Kambing yang sudah poel biasanya berusia sekitar 12 bulan atau lebih.
Ketiga, pastikan kambing dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Dokumen ini menjadi bukti bahwa kambing bebas dari penyakit berbahaya, termasuk zoonosis.