Suara.com - Umat Muslim telah rampung merayakan eforia Idul Fitri 2026 setelah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadan yang jatuh pada Februari hingga Maret 2026. Ternyata setelah semarak perayaan Idul Fitri 2026 redup, umat Islam akan kembali bersuka cita dengan satu kali lebaran lagi di tahun ini Lebaran tersebut tak lain dan tak bukan Lebaran Idul Adha.
Alhasil, umat Islam dituntut untuk mempersiapkan kurban terbaik sekaligus melakukan amalan-amalan yang dianjurkan sembari menanti lebaran selanjutnya.
Lantas, kapan Idul Adha 2026 tiba?
Siapkan hati, kurban terbaik, dan perbanyak ibadah sebelum Idul Adha tiba
Menjelang Idul Adha, umat Muslim dianjurkan melakukan persiapan spiritual dan material agar ibadah lebih bermakna.
Salah satu fokus utama adalah memilih hewan kurban terbaik. Kurban terbaik adalah hewan yang memenuhi syariat yakni sebagai berikut.
- Sehat
- Tidak cacat (seperti buta, pincang, atau sangat kurus),
- Telah cukup umur.
Hewan yang sah untuk kurban adalah hewan ternak (bahimatul an'am), meliputi kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta.
Berkaca pada masyarakat Indonesia, sapi dan kambing menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang melimpah.
Sebaliknya, unta sangat jarang ditemukan karena faktor iklim dan distribusi.
Begitu pula dengan domba gibas yang berbulu tebal yang dapat ditemukan di timur tengah.
Meski secara syariat sangat utama dan merupakan jenis hewan yang disembelih menggantikan Nabi Ismail, keberadaannya di pasar lokal tidak sebanyak kambing kacang atau sapi potong.
Adapun dari segi kualitas, pilihlah hewan yang paling gemuk dan berdaging banyak sebagai bentuk ketakwaan maksimal kepada Allah SWT.
Selain itu, niat yang ikhlas tanpa mengharap pujian menjadi pondasi utama dalam berkurban.
Terdapat pula amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, umat Muslim disarankan memperbanyak zikir, takbir, dan sedekah.