Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
Tak Cukup Kreatif, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas (Dok. Istimewa)
  • Unifam dan BPOM Manado memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan standar keamanan dan mutu produk pelaku UMK pangan olahan.
  • Pelaku usaha dibimbing menerapkan praktik produksi higienis, regulasi label, serta kemasan yang sesuai guna meningkatkan daya saing pasar.
  • Pendampingan tersebut bertujuan mendorong pelaku UMK agar profesional, memperoleh sertifikasi CPPOB, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Suara.com - Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat, pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK), khususnya di sektor pangan olahan, dituntut untuk tidak hanya kreatif dalam menciptakan produk, tetapi juga mampu memenuhi standar kualitas dan keamanan yang semakin tinggi. 

Sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam memahami regulasi, menjaga konsistensi produksi, hingga menyusun strategi agar produknya bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Di sinilah pentingnya dukungan nyata dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek) yang terarah dan berkelanjutan.

Bimbingan teknis menjadi salah satu pendekatan paling efektif untuk meningkatkan kapasitas UMK karena tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pemahaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Melalui program seperti yang dilakukan PT United Family Food (Unifam) bersama BPOM RI melalui Balai Besar POM Manado, pelaku usaha mendapatkan pendampingan menyeluruh yang menyasar aspek fundamental dalam industri pangan olahan.

Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah keamanan pangan. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan konsumen. Produk yang aman dikonsumsi akan lebih mudah diterima pasar dan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang. 

Selain itu, pelaku usaha juga perlu memahami dan menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), yang mencakup proses produksi higienis, pengolahan bahan baku yang tepat, hingga pengendalian kualitas produk secara konsisten.

Tak kalah penting adalah aspek label dan kemasan produk. Dalam praktiknya, banyak UMK yang masih mengabaikan detail ini, padahal label yang sesuai regulasi tidak hanya menjadi syarat legalitas, tetapi juga alat komunikasi dengan konsumen. 

Informasi yang jelas mengenai komposisi, tanggal kedaluwarsa, hingga izin edar dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus memperkuat citra produk di pasar. Kemasan yang menarik dan fungsional juga berperan besar dalam meningkatkan daya tarik sekaligus nilai jual produk.

Melalui bimtek yang komprehensif, pelaku UMK tidak hanya diajak memahami standar, tetapi juga didorong untuk mengimplementasikannya secara nyata. Hal ini penting agar peningkatan kapasitas tidak berhenti pada pengetahuan, melainkan berlanjut menjadi perubahan dalam proses produksi dan pengelolaan usaha.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap UMK pangan olahan dapat semakin siap memenuhi standar keamanan dan mutu yang ditetapkan, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar secara berkelanjutan,” ujar Danang Haris Pramudityo, Government Relations & CSR Unifam.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tujuan utama dari bimtek bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi mendorong UMK agar mampu “naik kelas”. 

Artinya, pelaku usaha diharapkan bisa berkembang dari usaha skala kecil menjadi bisnis yang lebih profesional, memiliki standar produksi yang jelas, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern atau bahkan ekspor. 

Selain itu, dukungan seperti ini juga berperan dalam membantu UMK memenuhi persyaratan untuk memperoleh izin penerapan CPPOB. 

Sertifikasi ini menjadi indikator penting bahwa produk telah memenuhi standar keamanan dan mutu, yang pada akhirnya membuka lebih banyak peluang pasar.

Windy Prastiwi, Head of Human Capital & Corporate Affairs Unifam, menekankan pentingnya kolaborasi dalam proses ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 00:35 WIB

Menteri Ekonomi Kreatif Ikut Kena Imbas Gara-Gara Pernikahan Teuku Rassya

Menteri Ekonomi Kreatif Ikut Kena Imbas Gara-Gara Pernikahan Teuku Rassya

Entertainment | Selasa, 14 April 2026 | 21:20 WIB

Gig Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?

Gig Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 20:25 WIB

Terkini

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:27 WIB

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:22 WIB

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB

6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi

6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:32 WIB

Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya

Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:25 WIB

Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast

Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:21 WIB