-
Syekh Ahmad Al Misry dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis.
-
Lima santri penghafal Al-Qur'an menjadi korban dengan modus iming-iming beasiswa.
-
Oki Setiana Dewi mengungkap kasus ini hingga berlanjut ke jalur hukum.
"(Kata Syekh Ahmad ke korban) 'Rasulullah saja melakukan hal ini dengan Ali bin Abi Thalib'. Ucapan itu yang membuat kami tidak bisa menerimanya," ujar Ustaz Abi Makki sambil menahan tangis.
Selain itu, ia juga mencatut nama Imam Syafi'i saat mengajak korban menonton tayangan tak senonoh.
4. Terungkap Berkat Oki Setiana Dewi

Kasus ini sebenarnya sudah pernah disidang secara internal oleh para guru pada 2021 setelah kejadian pertama di 2017.
Kala itu, pelaku sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi.
Namun, fakta pahit terungkap saat Oki Setiana Dewi mewawancarai salah satu korban di Mesir pada 2025.
Oki Setiana Dewi langsung menghubungi rekan-rekan pendakwah di Indonesia.
Hal inilah yang memicu para ulama untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.
5. Ada Intimidasi, Sogokan, Hingga Libatkan Interpol
Kuasa hukum korban, Ahmad Cholidin, mengungkapkan bahwa para kliennya sempat mengalami teror dan ancaman agar mencabut laporan.
Mulai dari ancaman putus sekolah hingga ancaman keselamatan keluarga.
Bahkan, ada upaya pemberian dana atau sogokan agar kasus tidak berlanjut.
Namun, karena laporan sudah naik ke tahap penyidikan di Bareskrim Polri, pihak pengacara kini berupaya menggandeng Interpol.
Hal ini dikarenakan Syekh Ahmad Al Misry saat ini diketahui berada di Mesir.
"Kami berharap penyidik bisa bekerjasama dengan Interpol untuk ditarik kembali ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Ahmad Cholidin.