7 Dampak Makanan Ultra Proses yang Mengancam Tumbuh Kembang Anak

Husna Rahmayunita, Dita Alvinasari

Senin, 27 April 2026 | 10:43 WIB
7 Dampak Makanan Ultra Proses yang Mengancam Tumbuh Kembang Anak
Ilustrasi sosis. (Pexels/Pixabay)
baca 10 detik
  • Makanan ultra proses seperti nugget, sosis, dan minuman kemasan semakin sering dikonsumsi anak-anak karena praktis.
  • Padahal, kandungan gizinya rendah dan dapat meningkatkan risiko stunting, obesitas, serta gangguan pertumbuhan tulang.
  • Orang tua disarankan membatasi makanan kemasan dan lebih memilih makanan segar serta bergizi seimbang.

Suara.com - Produk Ultra Processed Food (UPF) belakangan ini semakin mudah ditemui di rak-rak supermarket maupun toko kelontong.

Mulai dari sosis, nugget, hingga camilan manis dalam kemasan, semuanya menawarkan kemudahan karena siap santap kapan saja.

Bagi sebagian keluarga, makanan-makanan tersebut sering kali dianggap sebagai solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan makan anak di tengah padatnya aktivitas harian.

Namun, di balik kepraktisan makanan ultra proses, ada ancaman kesehatan yang mengintai pertumbuhan anak-anak.

Berbeda dengan makanan segar atau minimal proses, produk UPF telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga kandungan nutrisi aslinya sering kali hilang selama proses pembuatan.

Padahal, masa balita merupakan periode emas di mana tubuh membutuhkan asupan nutrisi terbaik untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Mengonsumsi makanan hasil olahan pabrik secara berlebihan dapat membawa dampak jangka panjang yang merugikan, mulai dari masalah gizi hingga gangguan fisik yang bersifat permanen di masa depan.

Ilustrasi nuget, salah satu produk ayam olahan. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi nuget, salah satu produk ayam olahan. (Sumber: Shutterstock)

Apa Itu Makanan Ultra Proses?

Berdasarkan klasifikasi NOVA, makanan ultra proses adalah produk yang diproduksi melalui berbagai proses industri dan biasanya mengandung zat tambahan untuk meningkatkan cita rasa.

baca juga

Bahan-bahan seperti pewarna, perasa buatan, pengemulsi, hingga pengawet ditambahkan agar produk memiliki daya tarik sensorik yang tinggi dan masa simpan yang lebih lama.

Beberapa contoh produk UPF yang sering ditemui di sekitar kita meliputi sebagai berikut.

  1. Daging olahan seperti sosis, nugget, dan kornet.
  2. Minuman bersoda dan jus buah kemasan.
  3. Camilan seperti es krim, cokelat, permen, dan biskuit.
  4. Sereal sarapan dan susu formula tertentu.

Ancaman Kesehatan bagi Balita

Mengenai dampaknya secara spesifik, terdapat temuan penting mengenai kaitan antara konsumsi produk ini dengan kondisi fisik anak.

Mengutip dari artikel ilmiah karya Eka Putri Rahmadhani , makanan ultra proses terbukti berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan serius pada anak, mulai dari kelebihan berat badan hingga anemia.

Selain itu, konsumsi berlebihan dapat mengganggu pembentukan serta kepadatan tulang, yang berujung pada terhambatnya pertumbuhan tinggi badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG

Makanan Prajurit AS 'Tak Layak' Saat Perang Iran, Netizen Sebut Lebih Enak MBG

Video | Rabu, 22 April 2026 | 11:16 WIB

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:03 WIB

49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban

49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×