Pastikan kendaraan di depan sudah bergerak dan tersedia ruang cukup di seberang rel sebelum Anda melintas. Jangan masuk jika kondisi macet.
4. Gunakan Gigi Rendah
Untuk mobil manual, gunakan gigi pertama agar tenaga kendaraan stabil saat melintasi rel. Pada mobil matic, lewati rel perlahan tanpa akselerasi mendadak.
5. Buka Jendela
Menurunkan kaca mobil membantu pengemudi mendengar klakson kereta, alarm, atau peringatan petugas lebih jelas.
6. Jaga Posisi Roda
Jika rel tidak sejajar dengan jalan, arahkan roda secara lurus dan stabil. Hindari berhenti mendadak di atas rel.
7. Waspada Saat Hujan
Jalan menuju rel sering licin saat hujan. Kurangi kecepatan lebih awal untuk mencegah selip, terutama bagi pengendara motor.
8. Hindari Menyilang untuk Motor
Pengendara motor, khususnya dengan velg kecil, sebaiknya tidak memotong rel secara tajam karena roda bisa tersangkut.
9. Beri Jarak Aman
Saat menunggu kereta lewat, beri jarak aman antara kendaraan dan palang pintu. Posisi terlalu dekat berisiko membuat mobil terjebak ketika palang menutup atau saat kendaraan di depan berhenti mendadak. Setelah kereta lewat pun, jangan langsung tancap gas. Tunggu hingga palang benar-benar terbuka penuh dan pastikan tidak ada kereta lain dari arah berlawanan.
Demikian itu beberapa tips aman melintasi perlintasan kereta api. Jika kendaraan tiba-tiba mati di atas rel, hal terpenting adalah tetap fokus dan bertindak cepat. Coba nyalakan ulang mesin dengan prosedur yang benar. Pada mobil manual, tekan kopling penuh. Pada mobil matic, injak rem sebelum starter.
Jika tanda kereta sudah terdengar atau terlihat, segera keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri. Keselamatan penumpang jauh lebih penting daripada menyelamatkan mobil. Jangan abaikan sinyal, jangan menerobos palang, dan jangan memaksakan kendaraan masuk ke rel saat kondisi tidak memungkinkan. Sedikit sabar bisa menjadi pembeda antara perjalanan aman dan tragedi yang tak diinginkan.