5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

Farah Nabilla

Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB
5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi
Foto ilustrasi palang pintu perlintasan Ampera [Gemini AI]

Suara.com - Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek PLB 4B relasi Gambir-Surabaya mengungkap sejumlah fakta krusial, mulai dari gangguan sistem perkeretaan, perlintasan kereta api hingga menyeret Taksi Green SM.

Penyebab utama dari insiden paling memilukan sepanjang 2026 ini mulai terkuak satu per satu, setelah mencium adanya gangguan sistem perkeretaan, fakta lain menunjukan adanya masalah di perlintasan Ampera.

Perlintasan Ampera diduga jadi titik awal kecelakaan KRL di bekasi. Bermula dari sini, taksi mobil listrik mogok hingga tertabrak rangkaian KRL lain dari arah berlawanan di area perlintasan dekat stasiun.

Setelah ditelusuri, ternyata perlintasan Ampera minim penjagaan, bahkan banyak kendaraan yang nekat menerobos jalur rel kereta api meski sudah diperingatkan.

Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]
Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]

Tidak ada pintu palang resmi di perlintasan Ampera membuat warga khawatir karena sering terjadi kecelakaan. Namun, setelah bergotong royong membuat palang darurat dari bambu, kecelakaan pun jadi jarang terjadi.

Fakta Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL di Bekasi

1.       Tidak Memiliki Palang Pintu Resmi

Perlintasan Ampera berlokasi di Jalan Ampera, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Jalur lintasan ini kurang dari 5 meter dan tidak memiliki palang pintu resmi.

Padahal, jalur lintasan ini termasuk padat, terutama di jam pergi dan pulang kerja banyak lalu lalang berbagai kendaraan.

baca juga

2.       Satu Sisi Palang Pintu Terbuat dari Bambu

Di sela padatnya lalu lintas, area sekitaran rel banyak dihuni warga. Anak-anak bermain di pinggir jalan, sementara warga lainnya bersantai di warung kecil tak jauh dari pintu palang perlintasan.

Di area sekitar perlintasan ada rambu-rambu untuk mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas.

Sayangnya, jalur perlintasan ini hanya memiliki satu palang di satu sisi, sementara sisi lainnya tidak ada sama sekali. Itu pun hanya terbuat dari bambu yang diangkat secara manual oleh warga secara bergiliran.

3.       Banyak Warga Nekat Menerobos Jalur Perlintasan

Menurut kesaksian dari warga sekitar, kondisi palang pintu palang yang tidak memadai sudah terjadi sejak lama. Karena sudah dianggap hal yang biasa, lantas banyak pengendara nekat menerobos lintasan meski sudah diperingatkan akan ada kereta yang lewat.

4.       Warga Bergiliran Jaga Pintu Palang Lintasan

Tanpa penjaga atau palang resmi, warga sekitar sana bergotong royong menjaga lintasan secara bergiliran setiap harinya.

Upaya ini dilakukan demi menjaga keselamatan sekaligus sudah jadi bagian aktivitas warga sekitar sehari-harinya.

Jalur lintasan ini padat kendaraan karena digunakan sebagai jalur utama karena akses lebih dekat, ketimbang memutar ke daerah Bulak Kapal yang memakan waktu lebih lama dan jauh.

5.       Sering Terjadi Kecelakaan

Informasi dari saksi mata warga sekitar, sering terjadi kecelakaan kendaraan tertemper kereta di perlintasan Jalan Ampera.

Peristiwa tersebut terjadi lima tahun yang lalu. Namun, setelah banyak warga gotong rotong jaga pintu palang perlintasan, kecelakaan jadi jarang terjadi.

Sebelumnya, selain kasus tabrakan kendaraan dengan kereta, tak ada kejadian lain selain kasus bunuh diri di dekat perlintasan.

"Ada yang bunuh diri juga. Ada beberapa kali yang coba bunuh diri tapi udah dihalau bocah-bocah," ucap salah satu warga.

Berhubung tidak ada pintu palang resmi, maka warga berinisiatif beli bambu yang digunakan sebagai palang darurat.

Menurut penuturan salah satu warga, pasalnya sudah banyak pejabat yang datang melintasi rel kereta tersebut dan berjanji untuk memperbaikinya.

Namun, sayangnya janji tersebut belum kunjung direalisasikan hingga saat ini.

"Gubernur (Jabar) sudah datang kemarin belum lama, tapi rencana dari jaman baheula, dari jaman Pak (Presiden) Harto (Soeharto)," tuturnya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan

KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:20 WIB

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:14 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Potret Dirut KAI Bobby Rasyidin Terduduk Lesu di Depan Kereta Ringsek Bikin Pilu

Potret Dirut KAI Bobby Rasyidin Terduduk Lesu di Depan Kereta Ringsek Bikin Pilu

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 14:07 WIB

Kesaksian Korban Kecelakaan KRL: Nyawa Selamat Berkat Cooler Bag ASI

Kesaksian Korban Kecelakaan KRL: Nyawa Selamat Berkat Cooler Bag ASI

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×