Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia

Dinda Rachmawati

Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:55 WIB
Tatah 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia
TATAH 2026: Saat Ukir Jepara Naik Kelas dari Komoditas ke Karya Seni Dunia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Pameran seni ukir "Tatah" 2026 diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia dari 29 April hingga 5 Juli 2026.
  • Acara kolaborasi lintas instansi ini mengangkat status ukiran Jepara sebagai karya seni adiluhung yang bernilai sejarah tinggi.
  • Pameran ini bertujuan mendorong pengakuan UNESCO sekaligus mengatasi tantangan regenerasi perajin melalui edukasi nilai budaya lokal.

Ukir Jepara: Dari Komoditas ke Karya Bernilai Tinggi

Selama ini, ukir Jepara kerap dipandang sebagai produk industri mebel semata. Padahal, di balik setiap ukiran ada nilai artistik dan historis yang tinggi. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan pentingnya mengubah cara pandang tersebut.

“Selama ini karya ukir hanya dianggap komoditas. Padahal ini adalah art dengan nilai tinggi, cerminan karakter masyarakat Jepara yang ulet dan berjiwa seni,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua HIMKI Jepara Raya, Hidayat Hendra Sasmita, yang melihat pameran ini sebagai momentum kebangkitan. Menurutnya, kejayaan “Jepara Kota Ukir” sempat meredup akibat arus globalisasi dan pergeseran minat generasi muda.

Di sisi lain, pemerintah melihat ukir Jepara sebagai kekuatan ekonomi kreatif. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa ukiran bukan hanya warisan budaya, tetapi juga penggerak ekonomi.

“Ukir Jepara memberdayakan perajin, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekosistem industri kreatif,” ujarnya.

Langkah strategis pun disiapkan, termasuk pengajuan ukir Jepara sebagai warisan budaya takbenda dunia ke UNESCO. Ini bukan hanya soal pengakuan, tetapi juga upaya memperluas jejaring global dan meningkatkan nilai ekonomi karya lokal.

Tantangan Regenerasi dan Masa Depan

Namun di balik potensi besar tersebut, ada tantangan serius: regenerasi perajin. Minat generasi muda terhadap profesi pengukir mulai menurun. Tanpa intervensi dan inovasi, bukan tidak mungkin tradisi ini perlahan memudar.

baca juga

Karena itu, pameran seperti Tatah menjadi penting, bukan hanya untuk memamerkan, tetapi juga menginspirasi. Mengajak generasi baru melihat bahwa ukiran bukan sekadar pekerjaan, melainkan identitas, kebanggaan, dan peluang masa depan.

Pada akhirnya, ukir Jepara adalah cerita tentang ketekunan yang diukir dalam diam. Tentang tangan-tangan yang bekerja tanpa banyak sorotan, tapi menghasilkan karya yang melintasi zaman.

“Tatah” 2026 menjadi pengingat bahwa budaya bukan sesuatu yang statis. Ia hidup, berkembang, dan perlu terus dirawat. Dan dari Jepara, dunia kembali diingatkan, bahwa sepotong kayu pun bisa menjadi mahakarya, jika disentuh dengan jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk

Pameran Vivienne Westwood & Jewellery 2026 Debut di Makau, Hadirkan Arsip Ikonis dan Sentuhan Punk

Lifestyle | Kamis, 30 April 2026 | 18:06 WIB

Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness

Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 13:24 WIB

Pasar Properti Premium Mulai Menggeliat, Pengembang Genjot Penjualan Lewat Pameran

Pasar Properti Premium Mulai Menggeliat, Pengembang Genjot Penjualan Lewat Pameran

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×