Berapa Harga Sapi Kurban 2026? Ini Rinciannya Berdasarkan Jenis dan Bobot

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:39 WIB
Berapa Harga Sapi Kurban 2026? Ini Rinciannya Berdasarkan Jenis dan Bobot
harga sapi kurban 2026 (dibuat menggunakan AI)
baca 10 detik
  • Menjelang Iduladha 2026, permintaan sapi meningkat sehingga menyebabkan fluktuasi harga.
  • Masyarakat perlu menyesuaikan anggaran dengan daftar kisaran harga sapi jenis Simental, Limosin, maupun sapi putih lokal.
  • Calon pembeli wajib memastikan kesehatan fisik, usia minimal dua tahun, serta bobot ideal sesuai ketentuan syariat.

Suara.com - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, harga sapi kurban mulai menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah. Banyak calon pembeli mulai mencari informasi kisaran harga sapi berdasarkan jenis, usia, hingga bobot ternak.

Permintaan sapi kurban biasanya meningkat mendekati bulan Dzulhijjah. Kondisi tersebut membuat harga hewan kurban cenderung mengalami kenaikan dibanding hari biasa, terutama untuk sapi dengan ukuran besar dan kondisi prima.

Sebelum membeli, penting bagi calon pekurban untuk memahami kisaran harga sapi kurban 2026 agar dapat menyesuaikan dengan anggaran. Pemilihan sapi yang sehat dan memenuhi syariat juga menjadi hal utama agar ibadah kurban berjalan sah dan berkah.

Sebanyak 113 ekor sapi yang akan dikirim menuju Batu Licin, Kalimantan Selatan, menjalani pemeriksaan oleh petugas karantina sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit hewan menular [SuaraSulsel.id/Badan Karantina Indonesia]
ilustrasi sapi kurban [SuaraSulsel.id/Badan Karantina Indonesia]

Harga Sapi Kurban 2026 Berdasarkan Jenis

Berikut perkiraan harga sapi kurban 2026 berdasarkan jenis dan usia ternak secara umum di pasaran:

1. Sapi Jantan Simental/Limosin

Sapi jantan dewasa: mulai dari Rp14.000.000-Rp21.500.000
Sapi jantan umur 1 tahun: mulai dari Rp10.000.000-Rp16.000.000
Sapi jantan umur 3-5 bulan: mulai dari Rp6.000.000-Rp11.500.000

Sapi jenis Simental dan Limosin banyak diminati karena memiliki postur tubuh besar serta produksi daging yang cukup banyak. Harga sapi ini biasanya lebih tinggi dibanding sapi lokal karena kualitas dan bobotnya.

2. Sapi Jantan Putih

Sapi jantan dewasa: mulai dari Rp12.500.000-Rp24.000.000
Sapi jantan umur 1 tahun: mulai dari Rp8.000.000-Rp15.500.000
Sapi jantan umur 3-5 bulan: mulai dari Rp5.500.000-Rp6.500.000

baca juga

Sapi putih lokal juga menjadi pilihan favorit masyarakat untuk kurban. Selain mudah ditemukan, harga sapi putih cenderung lebih bervariasi tergantung ukuran dan kondisi fisiknya.

3. Sapi Betina Simental/Limosin

Sapi betina dewasa: mulai dari Rp11.500.000-Rp19.500.000
Sapi betina umur 1 tahun: mulai dari Rp8.500.000-Rp13.000.000
Sapi betina umur 3-5 bulan: mulai dari Rp5.000.000-Rp8.000.000

4. Sapi Betina Putih

Sapi betina dewasa: mulai dari Rp9.500.000-Rp16.000.000
Sapi betina umur 1 tahun: mulai dari Rp7.800.000-Rp10.500.000
Sapi betina umur 3-5 bulan: mulai dari Rp4.900.000-Rp8.500.000

Perlu diketahui, harga sapi kurban 2026 di setiap daerah bisa berbeda-beda. Faktor lokasi peternakan, biaya pengiriman, hingga permintaan pasar menjelang Iduladha dapat memengaruhi harga akhir hewan kurban.

Tips Memilih Sapi Kurban untuk Iduladha

Memilih sapi kurban tidak boleh dilakukan sembarangan. Selain mempertimbangkan harga, kondisi hewan juga harus memenuhi syariat agar ibadah kurban sah dan berkah.

1. Perhatikan Kondisi Fisik Sapi

Pastikan sapi yang dipilih sehat dan tidak cacat. Periksa bagian mata, hidung, kaki, kulit, serta tubuh sapi secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada luka maupun penyakit.

Sapi yang sehat biasanya memiliki mata cerah, bulu bersih, dan gerakan aktif. Hindari membeli sapi yang terlihat lemas atau mengalami gangguan fisik.

2. Pastikan Usia Sapi Sudah Memenuhi Syarat

Dalam syariat Islam, sapi untuk kurban minimal berusia 2 tahun. Pembeli dapat meminta informasi usia sapi kepada peternak atau penjual agar tidak keliru saat memilih.

Usia sapi biasanya dapat diketahui melalui catatan peternakan maupun pemeriksaan gigi ternak. Hal ini penting agar hewan kurban memenuhi ketentuan ibadah.

3. Pilih Bobot Sapi yang Ideal

Sapi dengan bobot ideal umumnya memiliki kualitas daging lebih baik. Pilih sapi yang tubuhnya proporsional dan tidak terlalu kurus maupun terlalu gemuk.

Bobot sapi juga memengaruhi jumlah daging yang akan dibagikan kepada penerima kurban. Karena itu, banyak masyarakat memilih sapi berukuran sedang hingga besar.

4. Amati Perilaku Sapi

Perilaku sapi dapat menjadi tanda kondisi kesehatannya. Sapi yang sehat biasanya aktif bergerak, memiliki nafsu makan baik, dan responsif terhadap lingkungan sekitar.

Sebaliknya, sapi yang terlihat lesu atau tidak bertenaga sebaiknya dihindari. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi hewan sedang sakit atau tidak fit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Salah Beli, Ini Ciri-ciri Hewan yang Tidak Boleh untuk Kurban

Jangan Salah Beli, Ini Ciri-ciri Hewan yang Tidak Boleh untuk Kurban

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:47 WIB

Kapan Batas Akhir Penyembelihan Hewan Kurban? Ini Penjelasan Menurut Syariat

Kapan Batas Akhir Penyembelihan Hewan Kurban? Ini Penjelasan Menurut Syariat

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:41 WIB

Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli

Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

×