Gunung Dukono Meletus Berapa Kali? Ini Riwayat Erupsi Gunung Api Aktif di Halmahera

Farah Nabilla

Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:33 WIB
Gunung Dukono Meletus Berapa Kali? Ini Riwayat Erupsi Gunung Api Aktif di Halmahera
Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali erupsi, Sabtu ( 21/6/2025) [Suara.com/ANTARA/HO- Petugas PGA Dukono]
baca 10 detik
  • Gunung Dukono di Halmahera Utara mengalami erupsi besar yang memuntahkan kolom abu setinggi 10 kilometer pada 8 Mei 2026.
  • Erupsi menyebabkan tiga pendaki meninggal dunia dan lima lainnya terluka saat berada di kawasan gunung aktif tersebut.
  • Tim SAR gabungan dan BPBD segera melakukan proses evakuasi serta mendirikan posko tanggap darurat untuk penanganan bencana.

Suara.com - Gunung Dukono menjadi salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Berada di Halmahera Utara, Maluku Utara, gunung ini diketahui mengalami erupsi hampir tanpa henti sejak puluhan tahun lalu.

Lalu sebenarnya Gunung Dukono meletus berapa kali?

Gunung Dukono Meletus Berapa Kali?

Secara pasti, jumlah erupsi Gunung Dukono sulit dihitung satu per satu karena aktivitas vulkaniknya terjadi terus-menerus hampir setiap hari sejak tahun 1933.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono termasuk gunung api dengan tipe erupsi persisten atau berkelanjutan.

Artinya, letusan kecil hingga sedang dapat terjadi berkali-kali dalam sehari dengan semburan abu vulkanik yang terus keluar dari kawah aktif.

Karena itu, Gunung Dukono diperkirakan telah mengalami ribuan kali erupsi sejak awal aktivitas modernnya dimulai pada 1933.

Riwayat Erupsi Gunung Dukono dari Masa ke Masa

Catatan sejarah menyebut aktivitas Gunung Dukono sebenarnya sudah terjadi sejak abad ke-16.

baca juga

Berikut riwayat penting erupsi Gunung Dukono berdasarkan tahunnya:

1550
Catatan lama menyebut Gunung Dukono pernah mengalami erupsi besar pada abad ke-16, meski dokumentasinya masih terbatas.

1719–1868
Beberapa kali dilaporkan terjadi letusan dan hujan abu di wilayah Halmahera Utara.

1933
Tahun ini menjadi awal fase erupsi modern Gunung Dukono. Sejak saat itu, aktivitas vulkaniknya hampir tidak pernah berhenti.

1960–1980-an
Erupsi berkala menyebabkan hujan abu dan lontaran material pijar di sekitar kawah. Aktivitas gunung juga mulai diawasi intensif oleh vulkanolog.

1990-an
Gunung Dukono terus aktif hampir setiap hari dengan letusan kecil hingga sedang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Dukono di Mana? Baru Saja Erupsi dan Memakan Korban

Gunung Dukono di Mana? Baru Saja Erupsi dan Memakan Korban

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:08 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

Awas! Gunung Dukono Menyembur Asap Tebal 900 Meter Pagi Ini, Benarkah Statusnya Aman?

Awas! Gunung Dukono Menyembur Asap Tebal 900 Meter Pagi Ini, Benarkah Statusnya Aman?

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:40 WIB

Dua Hari Mencekam! Gunung Dukono Terus Erupsi, Ketinggian Abu Capai 1200 Meter

Dua Hari Mencekam! Gunung Dukono Terus Erupsi, Ketinggian Abu Capai 1200 Meter

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 17:50 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×