Film Pelita Asa Ungkap Wajah Lain Transisi Energi, Dari Desa Gelap ke Energi Surya

Vania Rossa

Selasa, 12 Mei 2026 | 17:25 WIB
Film Pelita Asa Ungkap Wajah Lain Transisi Energi, Dari Desa Gelap ke Energi Surya
Film Pelita Asa. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Kalimantan Timur menyumbang 33 persen ekspor batubara nasional, namun masih terdapat wilayah yang belum memiliki akses listrik stabil.
  • Masyarakat Desa Muara Enggelam membangun PLTS komunal mandiri melalui BumDes untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur energi listrik konvensional.
  • Film dokumenter Pelita Asa menyoroti pentingnya transisi energi adil sebagai langkah strategis mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Suara.com - Kalimantan Timur selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri batubara terbesar di Indonesia. Berdasarkan data BPS 2024, provinsi ini menyumbang lebih dari 33 persen ekspor batubara nasional dengan nilai mencapai sekitar Rp414 triliun. Namun di balik kontribusi ekonomi yang besar itu, masih ada wilayah-wilayah yang belum sepenuhnya menikmati akses energi dasar seperti listrik yang stabil.

Kontras inilah yang menjadi fokus utama dalam film dokumenter Pelita Asa, karya Project Clean, Affordable and Secure Energy (CASE) for Southeast Asia. Film ini mengajak penonton menyelami kehidupan masyarakat di Dusun Donomulyo, Kelurahan Manggar, hingga Desa Muara Enggelam, yang menjadi potret nyata tantangan transisi energi di Indonesia.

Hidup di Tengah Keterbatasan Energi

Desa Muara Enggelam menjadi salah satu contoh paling ekstrem keterbatasan infrastruktur energi. Tanpa akses jalan darat, pembangunan jaringan listrik konvensional nyaris mustahil dilakukan. Selama bertahun-tahun, warga hanya mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang pun terbatas hanya menyala dari sore hingga malam hari.

Namun keterbatasan itu justru memicu inovasi dari warga. Mereka bergotong royong membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

“Di seluruh kecamatan Muara Wis ini hanya Desa Muara Enggelam saja yang tidak punya akses jalur darat. Karena keterbatasan ini, kami dipaksa harus mandiri, salah satunya dengan membangun PLTS, karena hanya ini yang bisa kami dapatkan dan sesuai dengan kebutuhan desa,” ujar Aliansyah, Staf Kaur Keuangan Desa Muara Enggelam dalam cuplikan film Pelita Asa.

Dampaknya tidak hanya soal penerangan. Kehadiran listrik siang hari membuat aktivitas ekonomi warga ikut bergerak. Ibu rumah tangga bisa menggunakan peralatan elektronik, sementara usaha kecil seperti warung mulai tumbuh karena adanya pasokan listrik yang lebih stabil.

Transisi Energi yang Harus Adil

Di sisi lain, Kalimantan Timur juga menghadapi tantangan besar karena ketergantungan ekonomi pada batubara. Ribuan masyarakat masih menggantungkan hidup pada sektor ini, baik langsung maupun tidak langsung. Karena itu, isu transisi energi tidak bisa hanya dilihat dari sisi lingkungan, tetapi juga keadilan sosial.

baca juga

Direktur Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa Kementerian PPN/Bappenas, Yusuf Suryanto, menegaskan bahwa transisi energi harus menjadi bagian dari agenda besar pembangunan jangka panjang Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Percepatan transisi energi di bidang ketenagalistrikan menjadi salah satu langkah utama atau game changer untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujar Yusuf.

Ia menekankan bahwa transisi energi bukan sekadar mengganti sumber fosil menjadi energi bersih, tetapi memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan energi yang lebih baik.

“Harapan kami ini lebih dari sekadar perpindahan teknologi. Ini tentang bagaimana kita bisa memberikan pelayanan energi yang andal, berkelanjutan, dan bersih kepada seluruh lapisan masyarakat, sehingga dalam jangka panjang kualitas hidup bisa meningkat,” lanjutnya.

Yusuf juga mengingatkan bahwa kesenjangan akses energi masih nyata di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Karena itu, diperlukan kolaborasi luas agar transisi energi tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi gerakan bersama.

Film sebagai Jembatan Kesadaran

Melalui Pelita Asa, penonton diajak melihat bahwa energi yang dinikmati masyarakat kota besar sering kali berasal dari daerah yang masih menghadapi keterbatasan. Film ini tidak hanya menampilkan persoalan, tetapi juga solusi berbasis komunitas seperti PLTS komunal yang menjadi simbol kemandirian energi desa.

Lebih dari sekadar dokumenter, Pelita Asa menjadi medium untuk memperluas kesadaran publik bahwa transisi energi adalah proses sosial, bukan hanya teknis. Ia menyangkut kehidupan masyarakat, masa depan ekonomi lokal, dan keadilan dalam akses pembangunan.

Di tengah ambisi menuju Indonesia Emas 2045, film ini mengingatkan bahwa perubahan besar dalam sistem energi hanya akan berhasil jika seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat dan tidak ada yang tertinggal di balik gelapnya pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Optimalkan Ketahanan Pangan dan Transisi Energi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:11 WIB

Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit

Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit

Entertainment | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:00 WIB

Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan

Film Kamu Harus Mati Siap Hantui Bioskop, Hadirkan Teror Gaib yang Menguji Persahabatan

Entertainment | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:20 WIB

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:17 WIB

×