Tampil Cantik saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up untuk Persalinan?

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:15 WIB
Tampil Cantik saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up untuk Persalinan?
ilustrasi melahirkan (pexels.com/@jonathanborba)
baca 10 detik
  • Tenaga medis menyarankan ibu hamil menghindari riasan wajah tebal saat bersalin.
  • Tujuannya guna memudahkan pemantauan tanda vital kesehatan.
  • Penggunaan kosmetik dan cat kuku dapat menghalangi akurasi alat medis dalam mendeteksi kadar oksigen serta sianosis ibu.

Suara.com - Momen persalinan adalah salah satu peristiwa paling bersejarah dalam hidup seorang wanita.

Di era media sosial saat ini, muncul tren "maternity glam" di mana para ibu ingin tetap terlihat segar dan cantik saat menyambut sang buah hati, terutama untuk dokumentasi foto dan video pertama pasca-melahirkan.

Namun, di balik keinginan untuk tampil camera-ready, muncul pertanyaan penting dari sisi medis: Bolehkah ibu hamil memakai make up untuk persalinan?

Secara psikologis, merasa cantik dapat meningkatkan rasa percaya diri dan memberikan energi positif bagi ibu yang akan menghadapi kontraksi hebat.

Namun, sebagian besar tenaga medis, baik dokter kandungan maupun bidan, menyarankan agar ibu hamil tidak menggunakan kosmetik yang berlebihan saat masuk ke ruang persalinan.

Mengutip dari laman kesehatan Alodokter, alasan utama pelarangan penggunaan make up yang tebal bukan karena bahan kimianya semata, melainkan karena fungsi klinis dari kulit dan kuku sebagai indikator kondisi kesehatan ibu selama proses persalinan.

Mengapa Dokter Menyarankan Wajah "Polos" saat Melahirkan?

Berikut adalah beberapa alasan krusial mengapa Anda sebaiknya mempertimbangkan kembali penggunaan make up lengkap sebelum persalinan:

1. Pemantauan Kadar Oksigen (Saturasi)

baca juga

Salah satu alat yang paling penting saat persalinan adalah pulse oximeter, sebuah alat kecil yang dijepitkan di ujung jari untuk mengukur kadar oksigen dalam darah.

Hello Sehat menjelaskan bahwa penggunaan cat kuku (nail polish) atau kuku palsu (gel/acrylic) dapat menghalangi sensor alat ini, sehingga hasil pembacaan oksigen menjadi tidak akurat.

Hal ini sangat berisiko, terutama jika terjadi komplikasi yang membutuhkan penanganan cepat.

2. Deteksi Sianosis (Kekurangan Oksigen)

Dokter dan perawat memantau kondisi ibu tidak hanya melalui mesin, tetapi juga observasi fisik. Warna bibir dan rona kulit adalah indikator alami.

Jika bibir atau ujung jari mulai membiru (sianosis), itu pertanda ibu kekurangan oksigen. Penggunaan lipstik yang tebal atau foundation yang menutupi warna asli kulit dapat menyamarkan tanda-tanda vital ini.

3. Risiko Infeksi dan Higienitas

Persalinan, baik normal maupun Caesar, menuntut lingkungan yang steril.

Partikel dari bedak tabur atau eyeshadow yang rontok bisa saja masuk ke area sensitif atau bahkan mengganggu kebersihan ruang operasi jika persalinan berubah menjadi tindakan darurat.

4. Reaksi Alergi dan Iritasi

Selama hamil dan menjelang persalinan, hormon tubuh mengalami fluktuasi besar yang membuat kulit menjadi lebih sensitif.

Menggunakan produk kosmetik yang tidak biasa atau terlalu berat berisiko menyebabkan gatal atau iritasi di tengah proses mengejan, yang tentu akan menambah ketidaknyamanan ibu.

Bagaimana Jika Harus Menjalani Operasi Caesar?

Jika Anda sudah terencana akan menjalani operasi Caesar (SC), aturan mengenai make up biasanya jauh lebih ketat. Dalam prosedur pembedahan, dokter anestesi perlu memantau sirkulasi darah Anda dengan sangat cermat.

Penggunaan bulu mata palsu (eyelash extensions) juga sering kali dilarang karena risiko lem yang lepas atau helai bulu mata yang masuk ke mata saat pasien dalam kondisi tidak sadar/bius, yang dapat menyebabkan iritasi kornea.

Tips Tetap Segar Tanpa Make Up Berlebihan

Jika Anda tetap ingin terlihat segar di foto perdana bersama bayi tanpa melanggar protokol medis, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan:

1. Fokus pada Skincare, Bukan Kosmetik

Gunakan pelembap wajah dan pembersih wajah agar kulit terlihat sehat dan glowing alami.

Kulit yang terhidrasi akan terlihat jauh lebih baik di kamera daripada kulit yang tertutup foundation retak akibat keringat saat mengejan.

2. Lip Balm Berwarna Tipis

Alih-alih lipstik matte, gunakan lip balm yang memberikan rona alami sekaligus mencegah bibir pecah-pecah selama proses persalinan yang panjang.

3. Rapikan Alis

Anda tetap boleh merapikan alis atau menggunakan pensil alis tipis (selama tidak berlebihan) karena area ini biasanya tidak menjadi parameter pemantauan medis utama.

4. Tatanan Rambut

Gunakan bando yang cantik atau ikat rambut yang rapi. Rambut yang tertata akan memberikan kesan "siap" dan segar meskipun wajah tanpa riasan.

5. Gunakan Kamera dengan Filter Alami

Jika tujuan utama adalah dokumentasi, Anda selalu bisa mengandalkan teknik pencahayaan yang baik atau editing ringan setelah bayi lahir.

Menjawab pertanyaan "bolehkah ibu hamil pakai make up untuk persalinan?", jawabannya adalah boleh secara terbatas dan sangat tidak disarankan untuk riasan tebal.

Keamanan Anda dan bayi adalah prioritas utama. Mengikuti saran untuk meminimalisir penggunaan kosmetik akan membantu tim medis memantau kondisi Anda dengan lebih akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alyssa Daguise Geram Ibu Melahirkan Normal Dikatai Pick Me: Emangnya Nggak Boleh Bangga?

Alyssa Daguise Geram Ibu Melahirkan Normal Dikatai Pick Me: Emangnya Nggak Boleh Bangga?

Entertainment | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:00 WIB

Tanpa Jahitan dan Induksi, Ini Rahasia Persalinan Alyssa Daguise yang Bikin Al Ghazali Takjub

Tanpa Jahitan dan Induksi, Ini Rahasia Persalinan Alyssa Daguise yang Bikin Al Ghazali Takjub

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:26 WIB

Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui

Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui

Entertainment | Senin, 11 Mei 2026 | 17:48 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×