- Film Pesta Babi merupakan karya dokumenter investigasi sutradara Dandhy Laksono.
- Dokumenter ini memotret kerusakan alam akibat megaproyek industri di Papua.
- Publik diimbau mendaftar nobar resmi dan menghindari tautan ilegal.
Nama "Pesta Babi" diambil dari metafora tradisi kultural masyarakat Papua yang sarat akan nilai sosial.
Namun dalam film ini, simbol budaya tersebut digunakan untuk menggambarkan bagaimana kekayaan alam Papua "dipesta-porakan" dan dirampas demi kepentingan segelintir elite dan korporasi.
5. Menyoroti Keterlibatan Aparat Militer
Tak hanya soal lingkungan, film ini juga merekam sisi sensitif yakni keterlibatan aparat militer dalam mengamankan jalannya proyek-proyek komersial tersebut.
Kehadiran kekuatan keamanan di tengah konflik agraria ini menjadi salah satu poin yang memicu perdebatan panas soal kebebasan dan hak asasi di Papua.
6. Sistem Nonton yang Unik (Anti-Mainstream)
Demi menghindari pembajakan dan memastikan pesan sampai lewat diskusi, pihak produser tidak merilis film ini di platform streaming umum seperti YouTube.
Masyarakat yang ingin menonton wajib menyelenggarakan Nobar secara mandiri dengan syarat:
- Mendaftar secara daring melalui tautan resmi: bit.ly/musimnobar_pestababi.
- Minimal peserta adalah 10 orang.
- Penyelenggara wajib mengisi data penanggung jawab dan lokasi acara.
- Wajib mengunggah publikasi acara ke media sosial sebagai bentuk gerakan kesadaran.
7. Peringatan: Jangan Klik Link Ilegal!
Pihak produser mewanti-wanti publik agar tidak tergiur dengan tautan ilegal yang mengklaim menyediakan film Pesta Babi secara gratis di internet.
Selain merugikan pembuat karya, link bodong tersebut sangat berisiko mengandung malware yang bisa merusak perangkat atau mencuri data pribadi Anda.