Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?

Yasinta Rahmawati

Senin, 25 Mei 2026 | 12:17 WIB
Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?
ilustrasi beauty blender/spons. (Pexels.com/Maria Camila Castaño)
baca 10 detik
  • Penggunaan spons basah menghasilkan tampilan makeup natural, hemat produk cair, serta memberikan hidrasi ekstra bagi kulit wajah.
  • Spons kering memberikan tingkat tutupan maksimal untuk menutupi noda hitam dan cocok digunakan bersama produk kosmetik bubuk.
  • Teknik pengaplikasian yang benar adalah menepuk-nepuk spons ke wajah dan menjaga kebersihan alat guna mencegah pertumbuhan bakteri.

Suara.com - Bagi para pencinta makeup, spons bedak atau yang populer dengan sebutan beauty blender adalah senjata wajib di meja rias.

Namun, sering kali muncul perdebatan soal teknik aplikasinya. Ada yang memilih menggunakan spons dalam keadaan basah dan ada yang kering.

Meskipun terlihat sepele, perbedaan kondisi spons ini bisa memberikan hasil akhir yang sangat berbeda pada wajah Anda.

Mari kita bedah kelebihan dan kekurangan masing-masing metode agar Anda tidak salah pilih!

1. Menggunakan Spons Basah (Lembap)

Ini adalah teknik yang paling direkomendasikan oleh banyak makeup artist profesional. Caranya bukan dengan menggunakan spons yang basah kuyup, melainkan merendamnya di air lalu memerasnya hingga benar-benar hanya tersisa rasa lembap.

Kelebihan:

  • Hasil Akhir yang Dewy dan Natural: Spons lembap memberikan hasil yang lebih menyatu dengan kulit (seamless). Teksturnya membuat foundation tampak seperti kulit kedua.
  • Hemat Produk: Saat spons sudah terisi air, pori-pori spons akan tertutup. Hal ini mencegah spons menyerap terlalu banyak cairan foundation, sehingga produk Anda tidak terbuang sia-sia.
  • Blending Lebih Mudah: Permukaan yang lembap memudahkan Anda meratakan foundation tanpa harus menekan terlalu keras, meminimalisir risiko garis-garis kasar (streaks).
  • Memberi Hidrasi Tambahan: Bagi pemilik kulit kering, cara ini sangat membantu agar makeup tidak terlihat cakey atau pecah-pecah.

Kekurangan:

Coverage Berkurang: Karena ada unsur air, tingkat tutupan (coverage) foundation cenderung sedikit menurun menjadi light to medium.

baca juga
Ilustrasi Spons Makeup. [Shutterstock]
Ilustrasi Spons Makeup. [Shutterstock]

2. Menggunakan Spons Kering

Menggunakan spons langsung dari wadahnya tanpa dibasahi terlebih dahulu mungkin terasa lebih praktis, namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Kelebihan:

  • Coverage Maksimal: Spons kering tidak mengencerkan foundation, sehingga Anda mendapatkan tingkat tutupan yang penuh (full coverage). Sangat cocok untuk menutupi noda hitam atau jerawat secara intens.
  • Cocok untuk Produk Powder: Spons kering bekerja lebih baik jika Anda menggunakan foundation jenis bubuk (powder foundation) atau saat melakukan teknik baking dengan bedak tabur.

Kekurangan:

  • Boros Produk: Spons kering memiliki sifat seperti "penghisap". Sebagian besar foundation cair Anda akan terserap ke dalam spons daripada menempel di wajah.
  • Hasil Terlihat Lebih Tebal: Risiko hasil akhir yang tampak cakey atau "dempul" lebih tinggi karena produk menumpuk di satu area dan sulit diratakan secara halus.
  • Tekstur Kasar: Spons kering cenderung lebih keras, sehingga kurang nyaman saat ditepuk-tepukkan ke wajah yang sensitif.

Mana yang Paling Bagus?

Jawabannya tergantung pada hasil akhir yang Anda inginkan dan jenis kulit Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Memakai Cushion agar Hasil Tidak Cakey, Makeup Tetap On Point Seharian

5 Tips Memakai Cushion agar Hasil Tidak Cakey, Makeup Tetap On Point Seharian

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera

Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB

5 Produk Complexion di Indomaret, Bikin Makeup Mulus dan Tahan Lama

5 Produk Complexion di Indomaret, Bikin Makeup Mulus dan Tahan Lama

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×