Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 27 Mei 2026 | 09:58 WIB
Kesenjangan Keterampilan Masih Tinggi, Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis AI
ilustrasi mahasiswa (freepik/pressfoto)
baca 10 detik
  • Perguruan tinggi dituntut menyesuaikan metode pembelajaran guna mengatasi kesenjangan kompetensi tenaga kerja yang diprediksi berubah signifikan pada 2030.
  • Rektor BINUS University, Dr. Nelly, menekankan pentingnya membekali mahasiswa dengan pengalaman profesional dan kompetensi relevan sejak masa perkuliahan.
  • BINUS University mengintegrasikan AI serta kolaborasi industri untuk mempersiapkan lulusan agar adaptif dan kompetitif di dunia kerja global.

Suara.com - Perubahan dunia kerja yang semakin cepat membuat banyak orang tua kini mempertimbangkan faktor kesiapan karier saat memilih perguruan tinggi bagi anak. Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), tantangan yang dihadapi lulusan tidak lagi sekadar mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Survei global ManpowerGroup menunjukkan sebanyak 77 persen perusahaan masih kesulitan menemukan talenta dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Sementara itu, laporan World Economic Forum memprediksi sekitar 22 persen pekerjaan di dunia akan mengalami perubahan sebelum 2030. Kondisi tersebut mendorong perguruan tinggi untuk menyesuaikan metode pembelajaran agar lebih relevan dengan perkembangan pasar kerja.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, mengatakan pendidikan tinggi saat ini perlu memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia profesional.

Ilustrasi Mahasiswa. (Dok. Istimewa)
Ilustrasi Mahasiswa. (Dok. Istimewa)

“Pendidikan tinggi saat ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/5).

Menurut Nelly, mahasiswa juga perlu memperoleh kesempatan memperluas kompetensi, mendapatkan paparan global, serta pengalaman profesional sejak dini agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Untuk menjawab tantangan tersebut, BINUS University memperkuat pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam proses pembelajaran, riset, hingga layanan mahasiswa. Mahasiswa didorong untuk memahami penggunaan AI secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab, termasuk dalam proses analisis informasi, pemecahan masalah, dan pengembangan solusi.

Selain melalui teknologi, kampus juga memperluas kolaborasi dengan dunia industri guna memperkenalkan mahasiswa pada kebutuhan dan tren terbaru di pasar kerja. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami penerapan teknologi dalam berbagai profesi sekaligus meningkatkan kesiapan kerja setelah lulus.

BINUS juga menawarkan sejumlah program pembelajaran fleksibel, seperti Minor Program, Mobility Program, dan Multi-Campus Program, yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman lintas disiplin, lintas budaya, serta paparan internasional.

baca juga

Melalui program enrichment, mahasiswa berkesempatan mengikuti magang, penelitian, kewirausahaan, pengabdian masyarakat, hingga pengalaman internasional sebelum menyelesaikan studi.

Dengan dukungan lebih dari 170 universitas mitra di berbagai negara dan lebih dari 2.200 mitra industri, perguruan tinggi dinilai semakin dituntut untuk membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya menghasilkan lulusan berijazah, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dunia kerja yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×