- Masjid Istiqlal mengubah skema distribusi kurban tahun 2026.
- Sudah tidak ada lagi pembagian langsung kepada individu di lokasi masjid.
- Panitia menerapkan sistem pendataan "By Name By Address".
Panitia juga harus terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial.
Ke depan, Masjid Istiqlal diharapkan dapat memperluas sistem ini dengan teknologi digital, seperti aplikasi pelacakan distribusi, sehingga masyarakat donatur bisa melihat langsung dampak kurban mereka.
Ini sejalan dengan visi Istiqlal sebagai masjid modern yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga pusat pemberdayaan umat.
Pada intinya, By Name By Address merupakan wujud nyata dari semangat kurban yang lebih manusiawi dan berkelanjutan. Melalui sistem ini, Masjid Istiqlal membuktikan bahwa inovasi pengelolaan hewan kurban Idul Adha dapat menjaga esensi ibadah sekaligus meningkatkan manfaatnya bagi sesama.