- Jangan cuci daging kambing mentah; pastikan tetap kering agar bau kandang tidak keluar.
- Gunakan asam seperti jeruk nipis atau cuka apel untuk menetralkan bau prengus.
- Potong daging melawan arah serat dan masak perlahan agar teksturnya super empuk.
Suara.com - Momen pembagian daging kurban seringkali membawa dilema tersendiri buat Ibu-ibu di rumah. Niat hati ingin menyajikan sate atau gulai spesial untuk keluarga, tapi bayang-bayang daging yang alot seperti karet ban dan bau prengus (bau kandang) yang menyengat bikin ragu untuk mulai memasak.
Ternyata, rahasia kelezatan olahan daging kambing ala restoran tidak terletak pada bumbu yang mahal. \
Melansir dari unggahan edukasi di akun Instagram @jerrymci7 (Jerry Andrean, pemenang MasterChef Indonesia Season 7), ada trik dan metode khusus sejak fase persiapan yang pantang dilewatkan di dapur rumahan.
Agar masakan kurban tahun ini sukses besar dan jadi rebutan keluarga, catat 4 rahasia ala chef berikut ini:
1. Pantang Dicuci Air (Rahasia Anti Prengus)
Ini adalah kesalahan paling umum yang sering dilakukan di dapur. Kebiasaan mencuci daging kambing mentah dengan air mengalir justru menjadi bumerang.
Kondisi daging yang basah dan lembap akan membuat bakteri penyebab bau lebih cepat berkembang biak.
"Untuk ngilangin bau kandang, pertama pastikan dagingnya dalam kondisi kering karena daging yang lembab bikin bakteri lebih cepat berkembang dan aroma kambing makin keluar," tegas Chef Jerry.
Solusi: Pastikan daging dalam kondisi kering. Cukup lap daging menggunakan tisu dapur hingga benar-benar kering sebelum diolah. Jika ada kotoran yang menempel, iris tipis dan buang bagian tersebut.
2. Beri Sentuhan Asam untuk Menetralkan Aroma
Setelah daging dipastikan kering, langkah selanjutnya adalah menetralisir sisa bau prengusnya. Chef profesional sangat mengandalkan bahan-bahan yang mengandung acid (asam).
"Kasih sedikit acid seperti jeruk nipis, lemon atau cuka apel. Acid membantu netralisir bau khas kambing," jelas Chef Jerry dalam unggahannya.
Solusi: Kucurkan sedikit air perasan jeruk nipis, lemon, atau cuka apel ke permukaan daging. Kandungan asam dari bahan-bahan dapur ini bertindak sebagai penetralisir alami yang sangat ampuh mematikan aroma tak sedap dari si "embe".

3. Eksekusi Pemotongan "Melawan Serat"
Banyak yang fokus pada bumbu, tapi lupa pada teknik memotong. Rahasia utama daging yang ramah untuk dikunyah ada pada arah pisau Anda.
"Potong daging lawan arah serat karena makin panjang serat makin alot saat dikunyah. Kalau mau lebih empuk lagi bisa digiling aja guys," saran Chef Jerry memberikan jalan pintas.
Solusi: Perhatikan alur serat daging kambing, lalu potong berlawanan arah atau melawan serat tersebut. Untuk ekstra kelembutan, Anda bisa memanfaatkan enzim alami dari baluran daun pepaya, nanas, atau taburan sedikit baking soda. Pastikan tidak merendamnya terlalu lama agar teksturnya tidak hancur.
4. Teknik Slow Cook dan Bumbu Rempah Medok
Daging kambing adalah jenis daging yang sangat cocok "dikawinkan" dengan rempah-rempah beraroma kuat dan dimasak perlahan.
Metode ini tidak hanya menutupi sisa aroma kambing, tapi juga mengubah tekstur daging. Pilih menu masakan yang kaya bumbu seperti tongseng, kari, atau gulai.
"Gunakan teknik slow cook dan juga banyak liquid seperti rendang atau gulai. Masak perlahan dan juga banyak air bikin daging jauh lebih empuk dan juga juicy," pungkasnya.
Solusi: Proses slow cook (memasak perlahan dengan api kecil) di dalam genangan kuah bumbu akan memecah jaringan keras pada daging secara perlahan, membuatnya lumer di lidah dan bumbu meresap sempurna hingga ke dalam serat daging.