- Skin barrier adalah lapisan pelindung kulit yang berfungsi menjaga kelembapan serta mencegah iritasi dari bakteri luar.
- Penggunaan produk skincare mengandung ceramide, niacinamide, hyaluronic acid, centella asiatica, dan panthenol dapat memperbaiki kerusakan skin barrier.
- Perbaikan lapisan kulit yang rusak memerlukan konsistensi penggunaan produk rutin selama kurun waktu satu hingga empat minggu.
Suara.com - Skin barrier adalah lapisan pelindung terluar kulit yang menjaga kelembapan dan melindungi dari iritan serta bakteri.
Saat skin barrier rusak, kulit cenderung menjadi kering, sensitif, kemerahan, dan mudah berjerawat.
Untungnya, beberapa kandungan skincare dapat membantu untuk memperbaiki dan memperkuat skin barrier dengan cepat.
Apa saja kandungan skincare yang bisa membantu memperbaiki skin barrier rusak? Simak informasi berikut ini.
1. Ceramide
Ceramide adalah lipid alami yang menyusun 50% struktur skin barrier. Saat kadar ceramide menurun, kulit kehilangan kelembapan dan mudah iritasi.
Menggunakan produk mengandung ceramide (terutama Ceramide NP, AP, atau EOP) membantu “menambal” celah pada lapisan kulit, mengunci kelembapan, dan mengurangi sensitivitas. Kandungan ini cocok untuk kulit kering dan dehidrasi.
2. Niacinamide
Niacinamide atau Vitamin B3 mampu meningkatkan produksi ceramide alami kulit, menguatkan skin barrier, serta mengurangi peradangan.
Kandungan ini juga membantu menyamarkan pori, mengontrol minyak, dan mencerahkan kulit tanpa menyebabkan iritasi.
Konsentrasi ideal 5–10% sangat efektif untuk perbaikan skin barrier.
3. Hyaluronic Acid (HA)
Hyaluronic Acid bekerja dengan menarik dan mengikat air di lapisan kulit, sehingga menjaga hidrasi optimal.
Bentuk multi-molecular weight HA lebih baik karena melembapkan di berbagai lapisan kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan lebih kuat dan cepat pulih dari kerusakan barrier.
4. Centella Asiatica