Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Ruth Meliana

Minggu, 31 Mei 2026 | 10:42 WIB
Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?
ilustrasi Hanania Travel (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Ahmad Syah Farhan, pemilik Hanania Travel, ditetapkan sebagai tersangka penipuan umrah oleh Polda Metro Jaya pada Mei 2026.
  • Travel tersebut melakukan penggelapan dana ribuan jemaah dengan total kerugian mencapai Rp12 miliar hingga Rp60 miliar lebih.
  • Praktik penipuan dilakukan dengan membatalkan keberangkatan sepihak dan menggunakan uang jemaah untuk keperluan lain yang tidak semestinya.

Suara.com - Kasus dugaan penipuan perjalanan umrah oleh Hanania Travel menjadi sorotan. Travel yang beroperasi di bawah PT Khazanah Tamma Internasional ini dituduh menggelapkan dana ribuan calon jemaah dengan total kerugian mencapai Rp12 miliar.

Pemilik sekaligus Direktur Utama, Ahmad Syah Farhan (ASF), telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Berikut kronologi kasus penipuan umrah oleh Hanania Travel.

Kronologi Kasus Penipuan Umrah oleh Hanania Travel

Hanania Travel dikenal aktif memasarkan paket umrah dengan harga kompetitif. Banyak calon jemaah, terutama dari Jakarta, Bandung, dan berbagai daerah lain, mendaftar sejak akhir 2025 hingga awal 2026.

Mereka membayar biaya paket secara bertahap atau lunas, mulai dari puluhan juta hingga mendekati Rp100 juta per orang, tergantung fasilitas.

Kejanggalan mulai terasa menjelang keberangkatan kloter Syawal pada akhir Maret hingga April 2026. Pihak Hanania Travel tiba-tiba membatalkan keberangkatan secara sepihak.

Alasan yang diberikan adalah force majeure akibat situasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang di Iran yang memengaruhi rute transit melalui Dubai.

Meski ada pembatalan, pihak travel terus meyakinkan jemaah bahwa keberangkatan periode berikutnya pada Juni hingga Agustus 2026 tetap aman.

Banyak korban yang sudah melunasi pembayaran tetap percaya dan tidak menarik diri. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, tidak ada keberangkatan yang terealisasi.

baca juga

Para jemaah kemudian melakukan investigasi mandiri. Mereka menemukan bukti bahwa tiket pesawat dan pemesanan hotel di Tanah Suci ternyata belum pernah dilakukan.

Terdapat dugaan kuat praktik “gali lubang tutup lubang”, di mana dana dari pendaftar baru digunakan untuk memberangkatkan jemaah periode sebelumnya atau keperluan lain yang tidak terkait.

Pada 28 Mei 2026, ratusan hingga ribuan calon jemaah menggeruduk kantor Hanania Travel di Tower 88, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Emosi memuncak karena mediasi dengan pihak travel tidak membuahkan hasil. Tidak ada kepastian pengembalian dana maupun jadwal keberangkatan baru.

Setelah mediasi gagal, para korban melaporkan Ahmad Syah Farhan ke Polda Metro Jaya. Salah satu pelapor mewakili sekitar 128–300 korban dengan kerugian Rp12,14 miliar.

Estimasi keseluruhan kerugian disebut-sebut mencapai Rp60 miliar karena jumlah korban yang lebih banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 08:56 WIB

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:33 WIB

Sosok Owner Hanania Travel, Dipolisikan Usai Rugikan Calon Jemaah Umrah hingga Rp60 Miliar

Sosok Owner Hanania Travel, Dipolisikan Usai Rugikan Calon Jemaah Umrah hingga Rp60 Miliar

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×