Saat Dunia Kerja Berubah, Generasi Muda Dituntut Siap: Keterampilan Digital Jadi Kunci

Dinda Rachmawati

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:27 WIB
Saat Dunia Kerja Berubah, Generasi Muda Dituntut Siap: Keterampilan Digital Jadi Kunci
Program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital yang Inklusif (ANDAL) (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • BPS mencatat 9,58 juta generasi muda Indonesia masuk kategori NEET pada 2024 akibat kesenjangan keterampilan kerja.
  • Ekonomi digital Indonesia diprediksi mencapai US$100 miliar pada 2025 sehingga menciptakan berbagai peluang kerja serta kewirausahaan.
  • Pemerintah dan YCAB Foundation melalui program ANDAL meningkatkan pelatihan keterampilan agar generasi muda lebih siap berkompetisi.

Suara.com - Perubahan dunia kerja berlangsung lebih cepat dibanding sebelumnya. Digitalisasi yang merambah hampir seluruh sektor industri tidak hanya mengubah cara perusahaan beroperasi, tetapi juga menciptakan jenis pekerjaan baru yang beberapa tahun lalu mungkin belum pernah dikenal. 

Di tengah perubahan tersebut, generasi muda Indonesia menghadapi tantangan sekaligus peluang yang sama besarnya. Di satu sisi, masih banyak anak muda yang belum terserap ke dunia pendidikan maupun pekerjaan. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan sekitar 9,58 juta generasi muda atau 21,46 persen masuk dalam kategori Not in Education, Employment, and Training (NEET). Kondisi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebutuhan pasar kerja dengan keterampilan yang dimiliki sebagian generasi muda.

Di sisi lain, ekonomi digital Indonesia terus tumbuh pesat. Laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia mencapai hampir US$100 miliar pada 2025, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai yang terbesar di Asia Tenggara. 

Pertumbuhan tersebut menghadirkan berbagai peluang baru, mulai dari pekerjaan berbasis teknologi hingga kewirausahaan digital yang semakin diminati anak muda.

Dalam konteks inilah, membangun kesiapan generasi muda menjadi semakin penting. Kesiapan tersebut tidak hanya berarti memiliki kemampuan teknis untuk bekerja, tetapi juga mencakup keterampilan adaptasi, kemampuan berkomunikasi, literasi keuangan, hingga keberanian menciptakan peluang usaha sendiri.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, menilai transformasi ekonomi digital harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang inklusif.

"Transformasi ekonomi digital harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan inklusif. Generasi muda perlu mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pelatihan, pengembangan keterampilan, dan peluang kerja agar mampu bersaing serta berkembang di dunia kerja yang terus berubah," ujarnya.

Menurut Afriansyah, penguatan pelatihan vokasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan bebas dari diskriminasi. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.

baca juga

Dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas perlu bergerak bersama agar generasi muda memiliki kesempatan yang lebih setara dalam menghadapi masa depan dunia kerja.

Upaya tersebut kini banyak diwujudkan melalui program-program yang berfokus pada dua kebutuhan utama generasi muda saat ini, yakni persiapan kerja dan kewirausahaan digital.

Persiapan kerja menjadi fondasi pertama yang harus dibangun. Melalui pelatihan vokasi berbasis kompetensi, penguatan soft skills, literasi finansial, hingga edukasi mengenai lingkungan kerja yang aman dan inklusif, generasi muda dapat memiliki bekal yang lebih relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Namun, dunia kerja modern tidak lagi hanya menawarkan pilihan menjadi pekerja. Kemajuan teknologi juga membuka jalan bagi semakin banyak anak muda untuk membangun usaha secara mandiri. Karena itu, pilar kedua yang tidak kalah penting adalah kewirausahaan digital.

Platform digital kini memungkinkan seseorang memulai bisnis dengan modal yang lebih terjangkau dibandingkan model usaha konvensional. Peluang tersebut hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari penjualan produk secara daring, ekonomi kreator, pemasaran afiliasi, hingga usaha berbasis platform digital lainnya.

Melihat perubahan tersebut, berbagai pihak mulai mendorong pengembangan keterampilan digital yang lebih praktis dan sesuai kebutuhan pasar. Pelatihan mengenai pemasaran digital, pemanfaatan platform online, hingga strategi membangun sumber penghasilan dari ekosistem digital menjadi semakin relevan bagi generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia

Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 15:02 WIB

Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya

Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:00 WIB

Promo BRImo di Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Ada Cashback Wastra Hingga Rp150 Ribu

Promo BRImo di Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Ada Cashback Wastra Hingga Rp150 Ribu

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:00 WIB

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dengarlah Nyanyian Angin

Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dengarlah Nyanyian Angin

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:00 WIB

Andritany Ardhiyasa Bertahan di Persija, Siap Bantu Macan Kemayoran Kejar Gelar Juara

Andritany Ardhiyasa Bertahan di Persija, Siap Bantu Macan Kemayoran Kejar Gelar Juara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:55 WIB

Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija

Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran

Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:48 WIB

Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek

Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek

Sumbar | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:47 WIB

Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal

Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:44 WIB

6 HP dengan GPS Terbaik Harga Rp1 Jutaan Buat Narik Ojol, Navigasi Akurat Baterai Badak Awet

6 HP dengan GPS Terbaik Harga Rp1 Jutaan Buat Narik Ojol, Navigasi Akurat Baterai Badak Awet

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:42 WIB

Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK

Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:39 WIB

×