Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Dinda Rachmawati

Rabu, 27 Mei 2026 | 11:51 WIB
Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri
Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Susu Mbok Darmi mengadakan acara Nyusu After Office di Rumah Wijaya untuk membahas relevansi manusia di era AI.
  • Kegiatan ini memfasilitasi profesional muda membangun relasi dan bertukar wawasan melalui konsep diskusi santai serta suportif.
  • Para pembicara menekankan bahwa kemampuan beradaptasi dan penggunaan teknologi AI secara efektif menjadi kunci penting pengembangan karier.

Suara.com - Bagi banyak generasi produktif saat ini, jam pulang kantor bukan lagi sekadar waktu untuk beristirahat. Di tengah dunia kerja yang berubah cepat, muncul realita baru yang semakin dekat dengan keseharian pekerja muda: capek kerja, tetapi tetap merasa harus terus upgrade diri agar tidak tertinggal.

Tekanan untuk selalu relevan membuat banyak profesional muda kini aktif mencari ruang belajar baru di luar kantor. Mulai dari networking event, komunitas kreatif, sharing session, hingga diskusi soal artificial intelligence (AI), semuanya perlahan menjadi bagian dari perjalanan profesional generasi urban masa kini.

Menariknya, cara anak muda membangun koneksi dan belajar juga ikut berubah. Jika dulu networking identik dengan acara formal penuh presentasi dan tukar kartu nama, kini banyak orang justru mencari ruang yang lebih santai, hangat, dan terasa relate dengan kehidupan sehari-hari.

Fenomena ini terlihat dalam acara “Nyusu After Office” yang digelar Susu Mbok Darmi di Rumah Wijaya. Mengangkat tema “AI vs Humans: Who Stays Relevant?”, acara tersebut memadukan networking, obrolan soal AI, dan suasana after office hangout dalam satu ruang yang santai tetapi tetap penuh insight.

Berawal sebagai brand susu segar lokal yang dekat dengan keseharian anak muda, Susu Mbok Darmi kini mulai berkembang bukan hanya sebagai produk minuman, tetapi juga ruang interaksi dan komunitas.

Mengusung semangat bahwa “ngobrol baik sering dimulai dari segelas susu”, brand ini menghadirkan berbagai activation yang relevan dengan gaya hidup generasi produktif, mulai dari kegiatan komunitas hingga networking event.

Melalui konsep tersebut, anak muda tidak hanya datang untuk mendengar materi, tetapi juga membangun relasi, bertukar pengalaman, hingga mencari perspektif baru tentang dunia kerja modern.

CEO Susu Mbok Darmi, Dhony Pratama, mengatakan generasi sekarang membutuhkan ruang yang bukan hanya insightful, tetapi juga nyaman secara emosional.

“Sekarang anak muda bukan cuma cari acara yang insightful, tapi juga yang nyaman secara emosional. Mereka ingin tempat untuk connect, recharge, dan merasa tidak sendirian menghadapi tekanan dunia kerja modern,” ujarnya.

baca juga

Berbeda dari seminar karier konvensional, Nyusu After Office dikemas seperti social space modern. Peserta datang setelah pulang kerja, menikmati free flow susu segar, mengikuti sharing session, hingga networking santai dengan profesional dari berbagai industri.

Konsep ini sekaligus mencerminkan perubahan gaya hidup generasi muda urban. Networking kini tidak lagi soal formalitas, tetapi tentang membangun koneksi yang lebih authentic dan meaningful.

Topik AI yang diangkat dalam acara ini juga terasa sangat dekat dengan keresahan banyak pekerja muda saat ini. Bukan hanya soal teknologi yang semakin canggih, tetapi juga tentang kekhawatiran apakah manusia masih akan relevan di tengah perkembangan AI.

Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara dari industri kreatif dan digital, seperti Airlangga Aridharma, Edward Santoso, dan Riska Putri.

Mereka membahas bagaimana AI mulai mengubah cara manusia bekerja, skill yang perlahan mulai tergeser, hingga kemampuan yang justru semakin penting di era sekarang seperti komunikasi, kreativitas, leadership, dan kemampuan membangun relasi.

Selain membahas tantangan, diskusi juga menyoroti bagaimana AI seharusnya dipandang sebagai tools untuk membantu pekerjaan, bukan semata ancaman bagi manusia. Kemampuan beradaptasi dan memahami cara menggunakan AI secara efektif kini mulai menjadi skill penting dalam professional journey generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z dan Tren Mindful Buying: Cara Anak Muda Mengatur Napas Finansial di Tengah Ketidakpastian

Gen Z dan Tren Mindful Buying: Cara Anak Muda Mengatur Napas Finansial di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:05 WIB

Krisis Iklim Ubah Cara Hidup Anak Muda, Sejauh Mana Mereka Dilibatkan Dalam Mitigasi?

Krisis Iklim Ubah Cara Hidup Anak Muda, Sejauh Mana Mereka Dilibatkan Dalam Mitigasi?

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:30 WIB

Konser di Titik Nol Jogja, Ratusan Anak Muda Serukan Kebebasan Bersuara

Konser di Titik Nol Jogja, Ratusan Anak Muda Serukan Kebebasan Bersuara

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:29 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×