Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda 'Main' ke Alam

Dinda Rachmawati

Kamis, 04 Juni 2026 | 18:50 WIB
Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda 'Main' ke Alam
Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda ke Alam (Suara.com/Dinda)
baca 10 detik
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membuka Indofest 2026 di Jakarta pada 4 Juni untuk mendukung tren aktivitas luar ruang.
  • Pemerintah meluncurkan platform digital Ayo ke Taman Nasional guna mempermudah akses informasi dan pembelian tiket masuk kawasan konservasi.
  • Indofest 2026 merayakan satu dekade penyelenggaraan sebagai ajang pertemuan komunitas serta pameran produk lokal untuk mendukung gaya hidup petualangan.

Suara.com - Meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas luar ruang bukan lagi sekadar tren sesaat. Dalam beberapa tahun terakhir, mendaki gunung, berkemah, trekking, hingga menjelajahi taman nasional semakin akrab dengan keseharian anak muda

Aktivitas yang dulu identik dengan komunitas pecinta alam kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih luas. Fenomena tersebut tercermin dari terus bertambahnya jumlah kunjungan ke taman nasional di berbagai daerah di Indonesia. 

Di tengah dominasi kehidupan digital dan penggunaan gawai yang semakin tinggi, tren ini dinilai menjadi kabar baik karena menunjukkan semakin banyak generasi muda yang memilih berinteraksi langsung dengan alam.

Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni menyebut aktivitas luar ruang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup yang semakin populer di kalangan masyarakat.

"Kunjungan ke taman nasional selalu naik setiap tahunnya. Ini menunjukkan tren yang menggembirakan bahwa anak-anak kita tidak hanya bermain handphone di kamar masing-masing, tetapi outdoor activities telah menjadi sebuah hal yang bersifat mainstream," ujar Raja Juli Antoni saat membuka Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2026 di Hall B JICC Senayan, Jakarta, Kamis (4/6).

Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat yang diusung Indofest 2026. Memasuki usia ke-10 tahun, festival outdoor terbesar di Asia Tenggara itu tidak hanya menjadi ajang pameran perlengkapan petualangan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara komunitas, industri, dan para pencinta alam yang jumlahnya terus bertambah.

Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda ke Alam (Suara.com/Dinda)
Outdoor Kini Jadi Gaya Hidup, Indofest 2026 Catat Antusiasme Anak Muda ke Alam (Suara.com/Dinda)

Project Director Indofest 2026, Niken Saraswati Ratnaningtyas, melihat meningkatnya minat terhadap aktivitas luar ruang sebagai bagian dari perubahan gaya hidup, khususnya di kalangan generasi muda.

"Secara global, generasi Z menjadi salah satu kelompok yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap aktivitas outdoor. Fenomena yang sama juga terlihat di Indonesia. Aktivitas luar ruang semakin diminati karena mudah diakses, beragam, dan sesuai dengan kondisi alam serta iklim Indonesia," ujarnya.

Seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung ke kawasan konservasi, pemerintah juga berupaya memperbaiki pengalaman wisata yang lebih mudah dan nyaman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan transformasi digital di taman nasional.

baca juga

Raja Juli mengakui bahwa ketika dirinya mulai menjabat sekitar satu setengah tahun lalu, sebagian besar sistem layanan wisata masih dilakukan secara manual, termasuk dalam pengelolaan tiket masuk.

"Sistem ticketing-nya juga masih sistem sobek. Saya merasa bahwa ini tidak efektif, tidak efisien, sekaligus tidak transparan dan tidak akuntabel," katanya.

Menurut Raja Juli, saat ini sekitar 93 persen taman nasional telah menjalankan digitalisasi layanan. Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Kementerian Kehutanan meluncurkan platform digital baru bernama Ayo ke Taman Nasional dalam rangkaian pembukaan Indofest 2026.

Aplikasi ini dirancang sebagai platform terpadu yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi destinasi sekaligus membeli tiket taman nasional secara lebih praktis.

"Kalau dulu mau ke Komodo ada aplikasinya sendiri, ke Rinjani ada sendiri, ke Gunung Gede Pangrango ada sendiri. Sekarang kami mencoba melakukan transformasi digital sehingga masyarakat memiliki satu platform yang lebih sederhana," ujar Raja Juli.

Peluncuran platform tersebut di Indofest menjadi simbol bahwa pertumbuhan budaya petualangan di Indonesia kini diiringi pembenahan sistem pendukungnya. 

Pemerintah tidak hanya mendorong masyarakat untuk lebih dekat dengan alam, tetapi juga berupaya membuat akses menuju kawasan konservasi menjadi lebih mudah.

Indofest 2026 sendiri berlangsung pada 4–7 Juni 2026 dan menandai satu dekade penyelenggaraan festival sejak pertama kali digelar pada 2016. 

Chief Executive Officer COS Event, Disyon Toba, mengatakan perjalanan tersebut tidak lepas dari upaya membangun ekosistem outdoor yang melibatkan industri, komunitas, hingga pemerintah.

"Perjalanan 10 tahun Indofest tidaklah mudah. Tantangan terbesar adalah menyatukan produsen, pelaku industri outdoor, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memiliki visi dan tujuan yang sama," ujarnya.

Tahun ini, sekitar 80 merek perlengkapan outdoor berpartisipasi dalam Indofest, dengan sekitar 80 persen di antaranya merupakan brand lokal. 

Selain menghadirkan berbagai produk dan inovasi terbaru, festival juga menampilkan mini museum perjalanan Indofest, program sosial pengumpulan pakaian layak pakai, berbagai sesi komunitas, serta hiburan dari musisi seperti Fiersa Besari, Mocca, Ten 2 Five, dan Souljah.

Perpaduan antara meningkatnya minat generasi muda terhadap aktivitas outdoor, penguatan komunitas, serta transformasi digital yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa wisata alam Indonesia tengah memasuki babak baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beralih dari Tisu ke Kain Lap, Solusi Simpel Menuju Gaya Hidup Minim Sampah

Beralih dari Tisu ke Kain Lap, Solusi Simpel Menuju Gaya Hidup Minim Sampah

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:20 WIB

Kedaulatan Pangan atau Ketergantungan yang Dipelihara?

Kedaulatan Pangan atau Ketergantungan yang Dipelihara?

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik

Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:01 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×