Bisa Bikin Gendut dan Diabetes? Ini 8 Bahaya Duduk Terlalu Lama

Nur Khotimah

Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:15 WIB
Bisa Bikin Gendut dan Diabetes? Ini 8 Bahaya Duduk Terlalu Lama
Ilustrasi terlalu lama duduk. (Unsplash.com/Bonnie Kittle)
baca 10 detik
  • Duduk terlalu lama merupakan kebiasaan yang umum terjadi, terutama pada pekerja kantoran, pelajar, dan pengguna komputer.
  • Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa duduk lebih dari 6–8 jam per hari secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, terutama jika kurang beraktivitas fisik.
  • Karena itu, penting memahami dampak duduk sepanjang hari, termasuk kaitannya dengan kenaikan berat badan dan gangguan kesehatan lainnya.

Suara.com - Duduk merupakan aktivitas yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi pekerja kantoran, pelajar, maupun mereka yang sering menggunakan komputer.

Namun, kebiasaan duduk terlalu lama ternyata dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus setiap hari.

Sejumlah penelitian bahkan menemukan bahwa duduk lebih dari 6 hingga 8 jam per hari secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, terutama jika tidak diimbangi aktivitas fisik yang cukup.

Karena itu, penting untuk memahami dampak yang mungkin muncul akibat terlalu lama duduk agar dapat mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Lalu, apa saja bahaya duduk terlalu lama sepanjang hari terhadap tubuh, termasuk benarkah kebiasaan ini bisa bikin gendut? Melansir Healthline, berikut delapan dampak yang perlu diwaspadai.

ilustrasi bekerja dari rumah [pexels/Vlada Karpovich]
ilustrasi terlalu lama duduk. [pexels/Vlada Karpovich]

1. Kenaikan Berat Badan

Duduk terlalu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh karena otot menjadi lebih jarang bergerak. Akibatnya, tubuh menghasilkan lebih sedikit enzim yang membantu mengolah lemak dan gula dari makanan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan kurang bergerak berkaitan dengan peningkatan indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, dan persentase lemak tubuh.

Duduk terlalu lama juga dapat meningkatkan penumpukan lemak visceral di sekitar organ vital, yang berisiko memicu diabetes dan penyakit jantung.

baca juga

2. Kaki dan Otot Bokong Melemah

Kurangnya aktivitas fisik membuat otot kaki dan bokong jarang digunakan untuk menopang tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan atrofi atau penyusutan otot sehingga kekuatannya berkurang seiring waktu.

Otot tubuh bagian bawah berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas tubuh. Jika otot-otot tersebut melemah, risiko cedera saat berjalan, berolahraga, atau melakukan aktivitas sehari-hari bisa meningkat.

3. Risiko dan Komplikasi Diabetes

Terlalu banyak duduk, terutama saat menonton televisi, dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Sebaliknya, aktivitas fisik intensitas sedang terbukti dapat membantu menurunkan risiko penyakit tersebut.

Bagi penderita diabetes, kebiasaan duduk terlalu lama juga dapat memperburuk kondisi kesehatan. Risiko komplikasi seperti stroke, gangguan penglihatan, dan masalah kesehatan lainnya pun dapat meningkat.

ilustrasi bekerja (Pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi terlalu lama duduk. (Pexels.com/RDNE Stock project)

4. Kecemasan dan Depresi

Kurangnya aktivitas fisik tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang jarang bergerak lebih berisiko mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Aktivitas fisik secara teratur diketahui dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres. Karena itu, membatasi waktu duduk dan lebih banyak bergerak dapat mendukung kesehatan mental secara keseluruhan.

5. Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama dapat mengganggu sirkulasi darah karena darah cenderung menumpuk di kaki. Akibatnya, aliran darah yang kembali ke jantung berkurang sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Selain itu, efek lain dari gaya hidup sedentari seperti resistensi insulin, peradangan, dan gangguan metabolisme juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa semakin lama seseorang duduk menonton televisi, semakin tinggi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.

6. Risiko Kanker

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

Risiko tersebut antara lain ditemukan pada kanker usus besar, endometrium, ovarium, serta beberapa jenis kanker lainnya.

Para ahli menduga hal ini berkaitan dengan perubahan hormon, resistensi insulin, dan peradangan kronis yang dipicu oleh kurangnya aktivitas fisik. Kondisi-kondisi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sel kanker.

7. Bahu dan Leher Kaku

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat membuat otot bahu dan leher menjadi tegang. Risiko ini semakin besar jika Anda sering membungkuk saat bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ponsel saat duduk memiliki kaitan kuat dengan munculnya nyeri leher.

Semakin lama posisi tubuh tidak berubah, semakin besar pula kemungkinan timbul rasa kaku dan tidak nyaman pada area tersebut.

8. Varises

Duduk terlalu lama dapat menyebabkan darah berkumpul di pembuluh darah kaki akibat sirkulasi yang kurang lancar. Kondisi ini dapat memicu munculnya varises atau pembuluh darah yang tampak menonjol di permukaan kulit.

Meski umumnya tidak berbahaya, varises dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan.

Dalam kasus tertentu, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko komplikasi yang lebih serius, seperti pembekuan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Gelap di Balik Duduk Terlalu Lama: Dari Otot Menyusut Hingga Mood Ambyar

Rahasia Gelap di Balik Duduk Terlalu Lama: Dari Otot Menyusut Hingga Mood Ambyar

Your Say | Selasa, 11 November 2025 | 14:10 WIB

Stop Duduk Terlalu Lama! Otak Bisa Melemah Hingga Kesehatan Terancam

Stop Duduk Terlalu Lama! Otak Bisa Melemah Hingga Kesehatan Terancam

Your Say | Minggu, 09 November 2025 | 13:35 WIB

Ini Kesalahan Fatal Nessie Judge yang Bikin Netizen Jepang Murka, Cek Kronologinya!

Ini Kesalahan Fatal Nessie Judge yang Bikin Netizen Jepang Murka, Cek Kronologinya!

Lifestyle | Kamis, 06 November 2025 | 11:53 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×