- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dipanggil Presiden Prabowo ke Istana Negara pada 9 Juni 2026 terkait isu jabatan.
- Budi Gunadi Sadikin memiliki latar belakang pendidikan fisika nuklir ITB serta pengalaman luas sebagai profesional sektor perbankan.
- Isu pergantian posisi menjadi Menteri Keuangan muncul karena rekam jejak Budi yang kuat di bidang keuangan nasional.
Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini diisukan menjadi Menteri Keuangan (Menkeu). Isu ini muncul setelah Budi Gunadi dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara pada Selasa, 9 Juni 2026.
Hal ini membuat publik turut bertanya-tanya, Budi Gunadi Sadikin gelarnya apa?
Pendidikan Budi Gunadi Sadikin
![Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tergesa-gesa tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa sore (6/9/2026). Ia bertemu Presiden bersama Chatib Basri di tengah rumor pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan. [Suara.com/Novian Ardiansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/09/73858-budi-gunadi-sadikin.jpg)
Lahir pada 6 Mei 1964 di Bandung, pria berusia 62 tahun ini dikenal sebagai profesional korporasi yang sukses di dunia perbankan sebelum terjun ke ranah pemerintahan.
Budi Gunadi Sadikin merupakan lulusan Sarjana Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1988. Banyak yang menyebutnya dengan gelar “Ir.” (Insinyur), meski ada kontroversi terkait penggunaan gelar tersebut.
Berdasarkan data akademik, ia lulus dari FMIPA jurusan Fisika Nuklir dengan gelar Doktorandus (Drs.), bukan Insinyur yang biasanya diperuntukkan bagi lulusan teknik.
Budi juga memiliki sertifikasi internasional Chartered Financial Consultant (CHFC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute (2004), serta sempat menempuh pendidikan lanjutan di Universitas Washington, Amerika Serikat.
Latar belakang pendidikan di bidang fisika nuklir yang “tidak biasa” untuk seorang menteri kesehatan justru menjadi kekuatan tersendiri.
Karier Budi dimulai sebagai Information Technology Officer di IBM Asia Pasifik di Tokyo (1988–1994). Ia kemudian berkiprah di sektor perbankan dengan posisi penting di Bank Bali, ABN Amro Bank, Bank Danamon, hingga menjadi Direktur Utama Bank Mandiri (2013–2016).
Prestasinya di dunia keuangan membuatnya dipercaya memimpin PT Inalum (Persero) dan menjabat Wakil Menteri BUMN (2019–2020).
Pengalamannya yang luas di bidang manajemen, keuangan, dan transformasi digital menjadi alasan Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Menkes pada Desember 2020, menggantikan Terawan Agus Putranto.
Ia menjadi Menkes kedua yang bukan berlatar belakang medis dalam sejarah Indonesia.
Sebagai Menkes, Budi Gunadi Sadikin menghadapi tantangan berat, terutama di masa pandemi Covid-19. Ia terlibat dalam pengadaan vaksin, alat tes PCR, dan distribusi obat.
Di era Prabowo, ia kembali dipercaya memimpin Kementerian Kesehatan dengan fokus pada peningkatan layanan kesehatan, transformasi digital di sektor kesehatan, dan penguatan industri farmasi dalam negeri.
Belakangan, nama Budi Gunadi Sadikin santer diisukan menjadi kandidat kuat Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Isu ini beredar luas di media sosial dan pemberitaan, terutama karena latar belakang perbankan dan pengalamannya mengelola BUMN yang sangat kuat.
Saat ditanya langsung usai menghadap Presiden Prabowo, Budi menjawab singkat dengan senyum.
“Sekarang masih jadi Menkes,” ucap Budi Gunadi Sadikin.
Ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Presiden Prabowo.
Karier Budi menunjukkan pola “cross-sector leader” yang mampu beradaptasi di berbagai bidang. Dari fisikawan nuklir, bankir senior, pemimpin BUMN, hingga pengelola sektor kesehatan, ia membuktikan bahwa kompetensi manajerial dan visi strategis lebih penting daripada latar belakang disiplin ilmu semata.
Pendekatannya yang berbasis data dan pengalaman korporasi sering dipuji dalam penanganan isu-isu kompleks seperti vaksinasi massal dan reformasi rumah sakit.
Meski demikian, kontroversi kinerja Kementerian Kesehatan tetap mewarnai perjalanannya. Publik menantikan bagaimana Budi akan terus berkontribusi, baik di posisi Menkes maupun potensi peran baru di bidang keuangan.
Dengan rekam jejak yang solid di sektor keuangan dan BUMN, namanya memang masuk akal sebagai kandidat Menkeu. Namun, hingga kini, Budi Gunadi Sadikin tetap fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Kesehatan.