- Pengguna hijab sering mengalami aroma parfum cepat hilang akibat keringat berlebih dan tertutupnya area kulit oleh kain.
- Dilla Jaidi menyarankan penggunaan antiperspirant dan body serum untuk menjaga kulit tetap segar serta terhidrasi dengan baik.
- Teknik layering body spray dan eau de toilette terbukti efektif memperkuat aroma parfum agar tahan lebih lama.
Suara.com - Titik semprot parfum untuk wanita berhijab ternyata tidak bisa disamakan dengan pengguna yang tidak mengenakan hijab. Banyak hijabers mengeluhkan parfum cepat hilang hanya beberapa jam setelah digunakan karena tubuh lebih mudah berkeringat dan sebagian area kulit tertutup kain.
Tak sedikit yang mengaku sudah menggunakan parfum favorit dengan harga tidak murah, tetapi wanginya hanya bertahan beberapa jam. Setelah itu, aroma perlahan memudar dan kalah oleh keringat yang muncul sepanjang hari.
Kondisi ini sebenarnya cukup wajar. Aroma parfum bekerja dengan menempel pada kulit. Ketika tubuh berkeringat lebih banyak, wangi parfum bisa lebih cepat menguap atau bercampur dengan aroma tubuh sehingga ketahanannya berkurang.
Karena itu, rahasia tubuh harum sepanjang hari bukan sekadar memilih parfum yang mahal atau menyemprotkannya berulang kali. Yang lebih penting adalah menyiapkan "fondasi" tubuh agar aroma bisa bertahan lebih lama.
Beauty influencer Dilla Jaidi termasuk salah satu yang rutin membagikan trik ini kepada para pengikutnya. Menurutnya, tubuh yang wangi sepanjang hari dibangun melalui beberapa tahapan sederhana yang saling melengkapi.
Langkah Pertama: Tahan Keringat dengan Antiperspirant

Menurut Dilla, langkah yang sering diabaikan banyak orang adalah mengontrol keringat terlebih dahulu.
Sebelum menggunakan parfum, ia menyarankan pemakaian antiperspirant deodorant. Produk ini membantu mengurangi produksi keringat berlebih sehingga aroma tubuh tetap segar lebih lama.
Saat keringat lebih terkontrol, parfum yang digunakan setelahnya juga tidak mudah hilang.
Langkah Kedua: Lembapkan Kulit dengan Body Serum

Tips berikutnya adalah menggunakan body serum atau pelembap tubuh setelah mandi.
Kulit yang lembap dapat menahan molekul aroma lebih baik dibandingkan kulit yang kering. Karena itu, parfum cenderung lebih awet ketika diaplikasikan di atas kulit yang terhidrasi dengan baik.
"Dilla selalu pakai body serum setelah mandi supaya kulit lembap dan wanginya lebih nempel," demikian tips yang sering dibagikannya dalam berbagai konten kecantikan.
Langkah Ketiga: Layering Body Spray dan Eau de Toilette

Bagian paling penting dari trik ala Dilla Jaidi adalah teknik layering fragrance.
Alih-alih hanya menggunakan satu jenis parfum, ia mengombinasikan body spray dengan eau de toilette. Body spray berfungsi sebagai lapisan aroma pertama, sementara eau de toilette memperkuat dan memperpanjang ketahanan wanginya.
Ketika dua lapisan aroma ini digunakan bersamaan, hasilnya lebih tahan lama dibandingkan hanya mengandalkan parfum saja.
Konsep yang digunakan Dilla Jaidi tersebut sebenarnya dapat diterapkan menggunakan rangkaian perawatan tubuh Marina Hijab.
Kombinasi antiperspirant, pelembap tubuh, body mist, dan parfum bekerja seperti membangun lapisan demi lapisan aroma.
Antiperspirant membantu mengurangi keringat, pelembap menjaga kulit tetap terhidrasi, sementara body mist dan parfum saling memperkuat aroma.
Hasilnya, tubuh tidak hanya lebih harum, tetapi juga terasa lebih segar dan nyaman sepanjang hari. Bahkan, beberapa produk dalam rangkaian Marina Hijab menghadirkan cooling sensation yang membantu mengurangi rasa gerah saat mengenakan hijab dalam waktu lama.
Jadi, jika selama ini parfum Anda terasa cepat hilang meski sudah disemprot berkali-kali, mungkin masalahnya bukan pada parfumnya. Bisa jadi, tubuh Anda hanya membutuhkan fondasi yang tepat agar aroma favorit tersebut bertahan lebih lama.
Dengan teknik layering ala Dilla Jaidi dan rangkaian perawatan yang mendukung, tampil wangi seharian saat berhijab bukan lagi hal yang sulit.