5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:27 WIB
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
Ilustrasi jam dinding.[Pexels/Holafabiola]
baca 10 detik
  • Prinsip Feng Shui menyarankan pembuangan benda rusak seperti jam mati, tanaman kering, serta barang pecah untuk menghindari energi negatif.
  • Menghindari barang dengan kenangan buruk dan objek tajam penting dilakukan guna mencegah hambatan pada aliran energi positif penghuni.
  • Menjaga kebersihan ruang dari benda-benda tersebut bertujuan meningkatkan keberuntungan, kesehatan, serta keharmonisan dalam lingkungan tempat tinggal sehari-hari.

Suara.com - Feng Shui, seni kuno dari Tiongkok dalam mengatur aliran energi (chi) di ruang hidup, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan agar keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran mengalir lancar.

Menurut prinsip ini, beberapa barang sehari-hari justru bisa menghambat chi positif dan malah mendatangkan energi stagnan atau negatif.

Berikut lima barang yang sebaiknya dihindari atau segera dibuang dari rumah agar tidak membawa sial.

1. Jam Rusak atau Berhenti

Jam dinding yang mati dan tidak pernah diperbaiki menjadi salah satu benda yang dipercaya bisa membawa sial. 

Simbol waktu yang mandek ini dianggap menghentikan aliran rezeki dan peluang. Rumah dengan jam rusak sering dikaitkan dengan kehidupan yang stagnan, karir mandek, atau hubungan yang tidak berkembang.

Lebih baik ganti dengan jam yang berfungsi baik atau hilangkan sama sekali jika tidak perlu.

2. Tanaman Mati, Kering, atau Kaktus

Tanaman melambangkan kehidupan dan pertumbuhan. Ketika daun mengering atau mati, ia justru memancarkan energi kematian dan kemunduran.

baca juga

Kaktus dengan duri tajamnya juga dihindari karena dianggap menciptakan “panah racun” yang memecah keharmonisan di dalam rumah..

Ganti dengan tanaman hijau segar yang memiliki daun bulat dan lembut untuk mendatangkan chi positif dan vitalitas.

3. Barang Pecah, Retak, atau Rusak yang Tidak Diperbaiki

Piring retak, cermin pecah, atau furnitur yang sudah rusak bukan hanya jelek secara estetika.
Dalam Feng Shui, benda-benda ini melambangkan kekurangan, kemiskinan, dan kerapuhan hidup.

Energi ini bisa memengaruhi kesehatan keluarga dan kestabilan finansial. Jika sudah tidak bisa diperbaiki, segera buang agar energi baru bisa masuk.

4. Barang Bekas dengan Kenangan Buruk

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui

Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:58 WIB

5 Tips Feng Shui Kamar Tidur agar Rezeki Mengalir, Jangan Salah Taruh Cermin

5 Tips Feng Shui Kamar Tidur agar Rezeki Mengalir, Jangan Salah Taruh Cermin

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:05 WIB

Kasur Dilarang Menghadap ke Mana? Ini Posisi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Kasur Dilarang Menghadap ke Mana? Ini Posisi yang Sebaiknya Dihindari Menurut Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

Denny Indrayana: RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Perampasan Asa

News | Senin, 14 September 2026 | 17:57 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Prabowo Lantik Suahasil Nazara jadi Menteri Keuangan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 17:51 WIB

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

Produser Film Sang Pengadil Didakwa Cuci Uang Zarof Ricar dengan 4 Modus

News | Senin, 14 September 2026 | 17:49 WIB

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, DPR Ungkap Harapan Besar Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:34 WIB

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Bri | Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

×